Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Pola Makan Kucing Hutan, Apa yang Mereka Makan?

ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Dasrath)
ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Dasrath)
Intinya sih...
  • Kucing hutan memiliki cara berburu yang unik, dengan menyergap atau mengintai mangsanya dari pohon, tanah, batang, dan kayu.
  • Kucing hutan adalah karnivora murni dan memakan segala jenis daging di alam liar, termasuk ayam hidup, tikus, burung, dan kelinci.
  • Sebagai karnivora sejati, kucing hutan bisa diberikan wet food secara bertahap untuk mengenalkan makanan olahan tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Apa yang terlintas di pikiran kamu saat mendengar nama kucing hutan? Wajah yang imut menggemaskan layaknya kucing pada umumnya? Atau sifat manja yang selalu ingin bermain-main layaknya anak kecil? Sayangnya, kucing hutan di sini sangat berbeda dengan kucing peliharaan pada umumnya. Baik dari segi perilaku, penampilan, dan habitat.

Di tengah megahnya hutan, kucing ini hidup liar dengan tampilan yang besar, kuat, dan wajah garang. Layaknya predator kelas kakap, kucing hutan menunjukkan perilaku yang sangat agresif saat berburu. Lalu bagaimana dengan pola makan kucing hutan ini? Apakah sama seperti kucing-kucing pada umumnya? Yuk, kita cari tahu faktanya!

Mengenal lebih jauh perilaku berburu kucing hutan

ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Raju Kasambe)
ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Raju Kasambe)

Kucing hutan memiliki cara berburu yang berbeda dari kucing peliharaan. Biasanya kucing hutan akan menyergap atau mengintai mangsanya dari pohon, tanah, batang, dan kayu. Mengandalkan insting berburu yang kuat, kucing hutan biasanya memilih hidup soliter dan teritorial.

Alih-alih menghindari percikan air, kucing hutan justru lebih adaptif terkait dengan habitat di lahan basah. Misalnya kucing bakau yang memiliki strategi berburu cukup unik karena kemampuannya berjalan sembari memperhatikan kondisi air, seolah memperhatikan apakah ada ikan-ikan lezat di dalam sana yang bisa ia santap. Butuh waktu satu jam lebih untuk kucing hutan mengamati kondisi perairan sebelum akhirnya menyergap ikan dengan lihainya.

Apa saja santapan favorit kucing hutan?

ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Tisha)
ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Tisha)

Kucing hutan adalah karnivora murni, segala jenis daging yang ada di alam liar merupakan santapan favorit mereka. Beberapa makanan yang menjadi menu andalannya adalah ayam hidup, khususnya bagian otak dan jeroan karena memiliki aroma yang lebih kuat. Terkadang, kucing hutan juga akan menghabiskan waktunya di atas pohon demi mengincar tikus untuk makan malam.

Tidak hanya ayam dan tikus, kucing hutan pun sesekali menikmati lembutnya daging burung. Tepat di malam hari, saat burung-burung terlelap dalam sarangnya, kucing hutan akan beraksi dengan serangannya yang tanpa ampun. Tidak ketinggalan, kelinci pun turut menjadi buronan kucing hutan, terlebih hewan lucu ini hidupnya berkelompok sehingga mudah bagi kucing hutan untuk memangsa mereka.

Apakah kucing hutan bisa makan wet food layaknya kucing peliharaan?

ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Sunnyjosef)
ilustrasi kucing hutan (commons.wikimedia/Sunnyjosef)

Berdasarkan informasi sebelumnya, bahwa kucing hutan gemar sekali menyantap ayam, tikus, hingga kelinci hidup-hidup. Tetapi, apa jadinya jika kucing ini diberi makanan dry food atau wet food seperti kucing rumahan? Sebagai karnivora sejati, kucing hutan bisa saja diberikan wet food, namun dalam catatan diberikan secara bertahap . Artinya, dalam masa pengenalan makanan, berikan sedikit demi sedikit wet food yang digabungkan dengan makanan segar hingga kucing mulai terbiasa dengan makanan olahan tersebut.

Mengenal pola makan kucing hutan membuka jendela bagi kita untuk memahami betapa kompleks dan adaptifnya kehidupan predator alami ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan kemampuan berburu yang cermat dan pilihan makanannya yang beragam, kucing hutan mengajarkan kita pentingnya harmoni antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us