Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengenal Tenrec Bergaris Dataran Rendah, Hewan Berduri Pemakan Cacing

Mengenal Tenrec Bergaris Dataran Rendah, Hewan Berduri Pemakan Cacing
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Thomas Fuhrmann)

Tenrec bergaris dataran rendah merupakan spesies endemik Madagaskar yang masuk ke dalam famili Tenrecidae. Mamalia berukuran kecil ini memiliki habitat di hutan hujan tropis dataran rendah Madagaskar bagian utara dan timur. Hewan dengan nama latin Hemicentetes semispinosus ini memiliki bentuk fisik yang mirip dengan landak. 

Tenrec memiliki susunan duri yang berantakan. Hewan ini memiliki panjang tubuh sekitar 12,2–16,5 cm, dengan berat sekitar 200 gram saja. Ada fakta apa lagi ya mengenai tenrec bergaris dataran rendah? Yuk kita simak!

1. Pola garis untuk berkamuflase

Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Frank Vassen)
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Frank Vassen)

Tenrec bergaris dataran rendah memiliki rambut berwarna hitam dan kuning yang menutupi seluruh tubuhnya. Terdapat empat garis kuning yang memanjang di bagian punggung dan samping tubuhnya. Pola garis ini merupakan sejenis kamuflase agar tubuh tenrec tersamarkan ketika mencari makan. 

Tenrec memiliki rambut berduri yang dapat digunakan sebagai mekanisme pertahanan. Duri ini menutupi lapisan rambut lembut yang menempel pada tubuh tenrec. Hewan ini tidak memiliki ekor dan hanya memiliki kloaka yang berfungsi sebagai tempat reproduksi, buang air kecil, sekaligus tempat mengeluarkan feses.

2. Hidup secara berkelompok

Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Tenrec bergaris dataran rendah merupakan satu-satunya spesies tenrec yang bersosialisasi dan hidup dalam kelompok. Kelompok hewan ini terdiri dari 20 individu yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Tenrec merupakan hewan yang aktif di siang hari. Mereka dapat mencari makan sendirian ataupun dalam kelompok kecil. Tenrec merupakan karnivora pemakan cacing tanah. Mereka juga dapat memakan berbagai jenis serangga untuk melengkapi kebutuhan nutrisi. 

3. Berkomunikasi dengan metode stridulasi

Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Ainazelo)
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Ainazelo)

Tenrec berkomunikasi satu sama lain dengan metode yang disebut stridulasi. Stridulasi merupakan metode menghasilkan suara dengan menggesekkan bagian tubuh tertentu. Pada tenrec, bagian tubuh tersebut merupakan duri khusus di bagian tengah punggung yang bergetar dan menghasilkan suara bernada rendah. Tenrec bergaris dataran rendah diketahui merupakan satu-satunya mamalia yang memiliki kemampuan stridulasi ini, karena pada umumnya metode ini digunakan oleh serangga, salah satunya adalah jangkrik.

4. Jantan berkelahi untuk mendapatkan betina

Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Frank Vassen)
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Frank Vassen)

Individu tenrec jantan umumnya akan berkelahi satu dengan lainnya untuk mendapatkan betina. Setelah berhasil, jantan akan mencoba mendekati betina sembari mendesis dan moncongnya diangkat ke atas. Jika diterima, maka jantan akan mulai mengendus betina di sekitar leher, kemudian kloaka, dan akhirnya melakukan perkawinan. Musim kawin tenrec umumnya terjadi selama musim hujan di Madagaskar, yaitu antara bulan November hingga Mei.

5. Anak yang baru dilahirkan tidak berduri

Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Alimohamed0)
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Alimohamed0)

Periode kehamilan tenrec umumnya terjadi selama 55–58 hari. Anak yang dilahirkan umumnya akan memiliki berat sekitar 11 gram, dengan panjang tubuh 55–67 cm. Ketika baru dilahirkan, anak tenrec tidak memiliki duri di tubuhnya. Rambut berduri itu baru akan mulai tumbuh di hari pertama kelahirannya.

6. Mengalami mati suri

Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Frank Vassen)
Tenrec bergaris dataran rendah (commons.wikimedia.org/Frank Vassen)

Tenrec bergaris dataran rendah dapat mengalami torpor atau mati suri. Fase mati suri atau hibernasi ini dapat terjadi selama musim dingin dengan suhu yang sangat rendah. Hewan ini akan berhibernasi di sarang mereka yang berupa lubang di tanah. Umumnya sarang ini terletak di dekat sumber air.

Demikian fakta-fakta mengenai tenrec bergaris dataran rendah. Ternyata bukan hanya landak saja hewan yang memiliki duri, melainkan tenrec yang berasal dari Madagaskar ini juga memilikinya. Bagaimana tanggapanmu mengenai hewan ini? Yuk tulis di komentar!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Related Articles

See More

5 Fakta Stapelia Hirsuta, Bunga Bintang Berbulu dengan Aroma Ekstrem

27 Apr 2026, 21:29 WIBScience