Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Penyebab Anjing Terlihat Lemas dari Biasanya

ilustrasi anjing pudel (unsplash.com/Steven Van Elk)
ilustrasi anjing pudel (unsplash.com/Steven Van Elk)
Intinya sih...
  • Anjing lemas bisa jadi karena kekurangan nutrisi, seperti protein, vitamin, dan mineral yang memengaruhi daya tahan tubuh dan fungsi ototnya.
  • Dehidrasi atau kurang minum dapat membuat anjing lebih cepat lelah dan tidak bertenaga, sehingga perlu diwaspadai dengan tanda-tanda dehidrasi.
  • Infeksi, penyakit tertentu, atau stres juga bisa menjadi penyebab anjing terlihat lemas dan perlu diperhatikan oleh pemiliknya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Anjing yang kelihatan lemas kerap kali membuat pemiliknya merasa khawatir karena kondisi ini menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Perubahan perilaku seperti kurang aktif, sering berbaring, atau tidak merespon ajakan bermain tentu harus diperhatikan sejak awal.

Meski mungkin terkadang diakibatkan oleh kelelahan biasa, namun anjing yang tampak lemas juga bisa menjadi indikasi adanya gangguan serius jika kondisinya berlangsung lama. Simakkan beberapa penyebab berikut ini yang membuat anjing terlihat lemas dan perlu diwaspadai oleh pemiliknya.

1. Kekurangan asupan nutrisi

ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Jakub Dziubak)
ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Jakub Dziubak)

Anjing yang tidak memeroleh asupan makanan bergizi seimbang biasanya akan lebih mudah kehilangan energi untuk beraktivitas. Kekurangan protein, vitamin, dan mineral bisa memengaruhi daya tahan tubuh, serta fungsi otot anjing secara keseluruhan.

Bukan hanya kualitas makanan, namun jumlah porsi tidak sesuai dengan usia dan tingkat aktivitas turut membuatnya terlihat lebih lesu. Jika kondisi ini dibiarkan, maka anjing akan sangat berisiko mengalami penurunan berat badan dan masalah kesehatan lanjutan.

2. Dehidrasi atau kurang minum

ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Angel Luciano)
ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Angel Luciano)

Kurangnya asupan cairan bisa menyebabkan anjing lebih cepat mengalami lelah dan tampak tidak bertenaga. Dehidrasi memang bisa terjadi pada saat cuaca sedang panas atau setelah anjing melakukan berbagai aktivitas fisik berlebihan tanpa diimbangi oleh minum yang cukup.

Tanda dehidrasi biasanya dapat dilihat dari gusi yang kering dan kulit yang kurang elastis pada saat dicubit secara perlahan. Kondisi ini memang harus sudah ditangani karena dehidrasi berat justru akan membahayakan fungsi organ tubuh dari anjing.

3. Infeksi atau penyakit tertentu

ilustrasi anjing (pexels.com/Dom Bucci)
ilustrasi anjing (pexels.com/Dom Bucci)

Anjing yang terserang infeksi, virus, bakteri, atau parasit biasanya akan lebih sering menunjukkan gejala lemas dan kurang nafsu makan. Sistem kekebalan tubuh yang sedang bekerja melawan penyakit akan membuat energi anjing terkuras secara signifikan dan membuatnya terlihat lebih lemas.

Beberapa penyakit seperti gangguan pencernaan, demam, atau infeksi saluran kemih juga turut menyebabkan anjing terlihat tidak bersemangat. Pemeriksaan ke dokter hewan sangat disarankan apabila lemas disertai dengan gejala lain yang terlihat mencurigakan.

4. Stres atau perubahan lingkungan

ilustrasi anjing dan pemiliknya (pexels.com/Alice Castro)
ilustrasi anjing dan pemiliknya (pexels.com/Alice Castro)

Perubahan lingkungan seperti pindah rumah, kehadiran hewan baru, atau rutinitas yang berubah ternyata bisa memicu stres berlebihan pada anjing. Stres berkepanjangan akan membuat anjing rentan menarik diri dan tampak kurang aktif jika dibandingkan biasanya.

Kurangnya perhatian dan interaksi juga turut memengaruhi kondisi mental dari anjing. Kondisi psikologis yang terganggu akan berdampak langsung pada tingkat energi dan semangat hidupnya.

Anjing yang terlihat lemah tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda adanya masalah fisik atau mental. Dengan mengenali penyebabnya sejak awal, maka pemilik bisa mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan dari hewan peliharaannya. Jangan pernah sepelekan kondisi kesehatannya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Penyebab Anjing Terlihat Lemas dari Biasanya

17 Jan 2026, 18:15 WIBScience