Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sebelum Ada Sepatu, Ternyata Cara Jalan Manusia Sangat Jauh Berbeda

Sebelum Ada Sepatu, Ternyata Cara Jalan Manusia Sangat Jauh Berbeda
ayurvedaupay.com

Orang berjalan menggunakan alas kaki dengan berbagai alasan. Ada yang untuk alasan keamanan, kebersihan, kenyamanan dan masih banyak lagi. Namun tahukah kamu bahwa sebelum ditemukan alas kaki, ternyata cara jalan manusia sangat jauh berbeda. Dilansir dari Tech Insider, manfaatnya pun akan dibahas di sini!

1. Dahulu kala sebelum adanya sepatu, manusia berjalan tanpa alas kaki selama ribuan tahun

Coba pikirkan bagaimana kamu berjalan ketika gak menggunakan alas kaki. Kaki akan menapak di permukaan tanah dalam keadaan nyaris rata. Langkahmu akan terus mengalir seiring berjalan dan jempolmu lah yang mendorong langkah ke depan. Manusia berjalan dengan cara seperti ini selama ribuan tahun. Para peneliti menemukan bahwa gaya berjalan ini akan mengurangi tekanan di lutut.

2. Sepatu generasi pertama zaman dahulu masih memungkinkan manusia untuk berjalan secara alami

Sepatu era pertama hanya merupakan balutan selembar kain atau kulit. Namun masih membuat manusia berjalan dengan alami. Sepatu zaman modern mengubah semua hal tersebut. Dengan diciptakannya sol yang tebal, cara berjalan manusia benar-benar berubah. Sejak dipakainya sepatu bersol tebal itu, manusia mulai mengambil langkah lebih panjang yang menyebabkan tekanan pertama kali pada tumit.

3. Manusia modern memiliki kaki yang lebih kaku dan kurang fleksibel akibat diciptakannya sepatu bersol tinggi

Karena saat memakai sepatu, langkah kita gak mengalir luwes dan gak menapak sepenuhnya, kaki manusia akhirnya jadi kurang fleksibel. Selain itu, sepatu membatasi pergerakan jempol-jempol kaki kita. Tanpa jempol yang bebas, kaki akan mengangkat lebih berat dari atas tanah.

4. Berjalan tanpa alas kaki itu jauh lebih sehat dibandingkan menggunakan alas kaki

Sebuah penelitian tahun 2007 berusaha mengamati perbedaan antara orang yang berjalan dengan sepatu dan orang yang berjalan tanpa alas kaki. Mereka menemukan bahwa orang yang berjalan tanpa alas kaki, lebih sedikit 12% tekanan pada lututnya, dibandingkan orang yang berjalan menggunakan sepatu.

Memang berjalan tanpa alas kaki gak selalu memungkinkan, tapi bukan berarti gak mungkin. Sudah saatnya menemukan waktu dan kesempatan yang tepat untuk berjalan tanpa alas kaki. Kalau kamu terbiasa melakukannya, gak hanya kakimu yang akan berterima kasih padamu, tapi juga tubuhmu keseluruhan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bayu D. Wicaksono
EditorBayu D. Wicaksono
Follow Us

Latest in Science

See More

3 Fenomena Komet April 2026, Ini Waktu dan Cara Mengamati

04 Apr 2026, 21:44 WIBScience