Comscore Tracker

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarah

Dari wabah hitam sampai Revolusi Perancis

Ada sebuah filosofi Romawi Kuno terkenal yang berbunyi, "Historia magistra vitae" atau sejarah adalah guru terbaik.

Mengapa sejarah dianggap sebagai guru terbaik? Karena setiap hari kita selalu diingatkan tentang pentingnya masa lalu. Sejarah membentuk kehidupan kita dan tempat kita hidup, baik itu keluarga, bangsa, budaya, bahkan agama yang secara historis merupakan bagian dari masyarakat pada umumnya. 

Cara kita memahami sejarah membentuk cara kita memandang dunia di masa kini dan memengaruhi cara kita memahami realitas masa depan. Pemahaman yang tepat tentang bagaimana sejarah membentuk masa kini dan masa depan sangat penting untuk memahami segala peristiwa yang terjadi di sekitar kita.

Selain berpengaruh terhadap dunia pada umumnya, peristiwa-peristiwa ini juga berpengaruh terhadap sejarah bangsa Indonesia. Berikut 15 peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah dunia.

1. Wabah Hitam (1346-1353)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahthoughtco.com

Epidemi "Black Death", yang juga disebut wabah hitam atau wabah pes, di seluruh Eropa dan Asia, telah menjadi salah satu peristiwa paling terkenal dalam sejarah. Wabah ini menewaskan 30-60 persen dari seluruh populasi Eropa saat itu, yang berkisar antara 75 sampai 200 juta jiwa.

Pertumbuhan populasi tidak berlanjut sampai satu abad kemudian, dan populasi global tidak pulih sampai abad ke-17. Gejolak agama, sosial, dan ekonomi yang mendalam akibat wabah hitam pun tak dapat terelakkan.

Jumlah korban yang besar menyebabkan kekurangan tenaga kerja ekstrem, yang membuat upah menjadi lebih tinggi untuk para petani yang masih bisa bekerja. Secara tidak langsung wabah hitam juga membantu mematahkan otoritas absolut Gereja Katolik pada saat itu.

2. Pax Romana (27 SM-180 M)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahthegreatcoursesplus.com

Diambil dari bahasa Latin yang berarti "Perdamaian Romawi," Pax Romana adalah periode kedamaian selama dua ratus tahun di dalam Kekaisaran Romawi. Tentu saja hal ini adalah pencapaian yang luar biasa untuk sebuah kerajaan yang terkenal haus akan perang.

Periode Pax Romana adalah puncak hegemoni Kekaisaran Romawi. Banyak inovasi yang dikembangkan pada masa itu dan masih digunakan sampai sekarang, seperti sistem pos, pipa ledeng, perbaikan rekayasa jalan, sistem hukum baru, dan berbagai kemajuan budaya.

Pada saat itu, Pax Romana dianggap sebagai mukjizat, karena tidak pernah ada kedamaian untuk waktu yang begitu lama dalam periode sejarah mana pun. Konsep ini sangat berpengaruh, dan para sejarawan telah menciptakan istilah-istilah varian seperti Pax Americana, Pax Mongolica, atau Pax Britannica untuk periode kedamaian hegemonik lainnya.

3. Jatuhnya Konstantinopel (1453)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahpropertyturkey.com

Peristiwa ini terjadi setelah pengepungan 53 hari oleh Sultan Mehmed II dari Ottoman yang masih berusia 21 tahun. Konstantinopel bukanlah sembarang kota; itu adalah kota terkemuka di dunia dan telah menjadi ibukota Kekaisaran Romawi Timur selama enam belas abad.

Jatuhnya kota ini dianggap sebagai anugerah besar bagi Islam dan menjadi pukulan telak bagi Kristen. Sebelumnya kota ini dianggap berperan dalam penyebaran agama Kristen, bahkan dinamai dari seorang Kaisar Romawi, Constantine. Setelah ditaklukkan Ottoman, kota ini menjadi benteng bagi umat Islam.

Perebutan Konstantinopel menjadi awal ekspansi Ottoman ke Eropa. Pengepungan kota ini juga menandai penggunaan artileri pertama kali dalam pertempuran. Gelombang cendekiawan dan pengungsi Bizantium akibat serangan Konstantinopel berdampak pada Renaisans di Eropa Barat.

Penaklukan Konstantinopel bukan hanya menandai runtuhnya Kekaisaran Bizantium, runtuhnya Kekaisaran Romawi selama 1.500 tahun dan kebangkitan Kekaisaran Ottoman, tetapi juga menjadi akhir dari Abad Pertengahan. Konstantinopel berganti nama menjadi Istanbul dan menjadi ibu kota Turki hingga tahun 1923.

4. Perang Sipil Amerika (1861-1865)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahpinterest.it

Banyak yang berpikir bahwa Perang Saudara Amerika hanya memiliki implikasi di Amerika Serikat saja. Nyatanya, kemenangan pihak Uni atas Konfederasi menjadi kemunduran bagi kelompok pro-perbudakan pada saat itu.

Setelah kemenangan Uni, republik Amerika Serikat dipulihkan dan perbudakan dijadikan ilegal – sebuah pukulan telak bagi perdagangan budak global dan monarki absolut. Peristiwa ini juga menjadi perang paling mematikan yang pernah dialami oleh Amerika Serikat.

Sulit untuk membayangkan apa yang akan terjadi selama 150 tahun terakhir jika seandainya pihak Uni kalah di Perang Saudara pada saat itu.

5. Reformasi Protestan (1517-1750)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahwikipedia.org

Sebagian besar dari kita pasti pernah mendengar tentang Reformasi Protestan. Terkadang peristiwa ini hanya digambarkan dengan sederhana, dan hanya menceritakan Martin Luther yang memakukan "95 Tesis"-nya ke pintu gereja.

Nyatanya, gerakan sosiopolitik yang terjadi di Eropa pada saat itu memegang peranan penting dalam peristiwa ini. Reformasi Protestan mendatangkan konsekuensi ideologis, politis dan religius yang mendalam bagi masyarakat di masa mendatang.

Pada awalnya, reformasi ini dimulai sebagai perjuangan agama yang mempertanyakan otoritas dan praktik absolut Gereja Katolik Roma, tetapi dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa Barat dan Tengah sebagai gerakan anti-feodal. Reformasi menyebabkan perpecahan antara Protestan dan Katolik, dan Gereja Katolik kehilangan monopoli agama atas Protestan. 

Dalam pengertian historis yang lebih besar, reformasi dianggap sebagai bentuk perjuangan melawan feodalisme. Dalam reformasi Protestan, akal dan budaya terbebas dari dominasi Katolik dan subordinasi gereja dengan negara melahirkan era ilmu pengetahuan dan sekularisme.

Para pembaru yang pindah ke "Dunia Baru" juga memiliki pengaruh besar pada pendirian negara Amerika Serikat, dan akan mencapai puncaknya dalam Perang 30 Tahun. Baik Zaman Pencerahan maupun Revolusi Industri tidak akan mungkin terjadi tanpa Reformasi Protestan.

Baca Juga: La Sagrada Familia, Katedral Artistik Penuh Sejarah di Barcelona

6. Revolusi Medis (Abad 19-20 M)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahwesterncivguides.umwblogs.org

Bayangkan sebuah dunia tanpa dokter atau kedokteran modern. Sangat menakutkan, bukan? Sulit untuk mempercayai fakta bahwa beberapa abad yang lalu masih banyak anggapan bahwa penyakit disebabkan oleh roh jahat atau sebagai hukuman ilahi bagi orang yang berdosa.

Hasil kerja Louis Pasteur tentang bakteri penyebab penyakit berhasil menyembuhkan banyak penyakit menular pada abad ke-19. Penemuan vaksin berhasil menyembuhkan penyakit mengerikan seperti cacar, dan juga mengimunisasi anak-anak dari polio dan rabies.

Setelahnya, Alexander Fleming menemukan Penicillin sebagai antibiotik pertama pada tahun 1928, yang terbukti efektif melawan banyak infeksi bakteri yang mematikan. Perkembangan ini, bersama dengan kemajuan dalam teknologi, kimia, dan biologi, melahirkan era kedokteran modern.

7. Revolusi Industri dan Teknologi (1760-1914)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahcellcode.us

Revolusi Industri seringkali digambarkan dengan industri mesin skala besar, ledakan penemuan baru, dan awal dari zaman modern. Revolusi Industri pertama kali dimulai pada tahun 1760 di Britania Raya.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya Revolusi Industri. Namun Secara umum peristiwa ini dianggap sebagai dampak dari Renaisans, dan menyebar ke seluruh penjuru Eropa setelah Revolusi Perancis. Akibatnya, jejak feodalisme terakhir lenyap dan era kapitalisme modern dimulai.

Revolusi Industri bukan hanya cerobong asap atau cara produksi baru. Lebih dari itu, peristiwa ini dinilai sebagai perubahan mendadak dan mendalam dalam semua hubungan sosial. Ide-ide baru berdasarkan sains dan logika mulai menyebar. Proses kerja terfragmentasi menjadi proses kerja kooperatif tunggal, yang mengarah ke tempat kerja modern dan mobilitas sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Setiap kenyamanan modern yang kita nikmati hari ini, dari perawatan kesehatan, transportasi, dan teknologi adalah karena Revolusi Industri. Namun, hal ini juga berdampak pada perbudakan, eksploitasi, pekerja anak, polusi, dan banyak hal buruk lainnya. Meskipun demikian, dunia modern tidak akan ada tanpa Revolusi Industri.

8. Revolusi Amerika (1765-1783)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahmedium.com

Sama seperti Perang Sipil, Revolusi Amerika juga tidak hanya mempengaruhi Amerika Serikat saja. Kaum revolusioner yang berjuang untuk kemerdekaan tiga belas koloni, dengan ide-ide pencerahan yang melawan monarki Inggris, telah menjadi simbol untuk pemberontakan melawan otoritas.

Peristiwa ini akhirnya menempa sebuah bangsa di zaman modern yang menjadi satu-satunya negara adikuasa dan mempengaruhi sebagian besar dunia. Tidak hanya melahirkan Amerika Serikat, perang ini juga berhasil menyebarkan gagasan bahwa setiap orang dilahirkan setara dan harus diperlakukan secara adil.

Revolusi Amerika juga menginspirasi Revolusi Perancis, dan gerakan-gerakan revolusioner di seluruh dunia. Gagasan Jeffersonian tentang demokrasi dan republikanisme terus dibaca dan dipelajari. Pengaruh abadi Revolusi Amerika membuatnya menjadi salah satu peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

9. Penemuan Mesin Cetak Gutenberg (1440)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahtimetoast.com

Mesin cetak mungkin menjadi penemuan paling penting selama 2.000 tahun terakhir. Penemu asal Jerman, Johannes Gutenberg, memperkenalkan mesin cetak ke Eropa, merevolusi literasi dan bertindak sebagai katalis untuk penyebaran pengetahuan di seluruh dunia. Penemuannya adalah salah satu kekuatan pendorong utama di belakang Renaisans.

Sebelum mesin cetak Gutenberg ditemukan, buku disalin dengan tulisan tangan dan dipatok dengan harga yang sangat mahal. Para biksu, penulis, dan kaum terpelajar bekerja selama berjam-jam dengan lampu minyak untuk membuat salinan literatur, teks-teks keagamaan, dokumen resmi, dll. Dalam beberapa kasus, prosesnya bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Setelah Gutenberg membuat mesin cetaknya, buku-buku dapat dicetak dalam waktu yang sangat singkat. Pendidikan tidak lagi terbatas pada orang-orang tertentu saja. Pamflet politik dapat dicetak sebanyak-banyaknya dan memengaruhi gerakan sosial yang akan terjadi setelahnya. Mesin cetak Gutenberg mengubah dunia dan kehidupan sehari-hari manusia.

10. Renaisans (Abad 14-17 M)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahnacional.hr

Tokoh-tokoh seperti Leonardo Da Vinci, Michelangelo, dan Raphael adalah contoh kecil dari seberapa besar kontribusi Renaisans terhadap dunia. Salah satu periode sejarah dunia yang paling kaya akan budaya dan arsitektur ini menandai transisi akhir dari Abad Pertengahan ke periode modern.

Renaisans memicu kelahiran kembali peradaban setelah wabah hitam, menyingkirkan kebodohan dan melahirkan perkembangan ilmu matematika dan astronomi. Buku-buku dicetak untuk pertama kalinya, memberi orang awam kemampuan untuk membaca sesuka hati.

Ilmu pengetahuan, seni, dan sastra maju ke tingkatan baru. Peta dunia disusun dan peradaban baru ditemukan. Gagasan bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta pun berhasil disanggah.

Renaisans adalah masa dimana para ahli mempertanyakan tradisi dan kepercayaan lama. Ciri khas budaya Renaissance yang paling khas adalah sifat dan pandangan dunia anti-feodal, sekuler, dan humanistik. Peristiwa ini menandai kebangkitan dunia dan awal dari era modern.

11. Kolonialisme (Abad 16-20 M)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahhowstuffworks.com

Efek historis dari periode kolonial membekas selama berabad-abad, dengan melintasi semua benua di dunia. Sejak abad ke-16, beberapa negara besar Eropa mendirikan koloni di benua Afrika, Asia, dan Amerika.

Spanyol dan Portugis adalah "Kaisar Kolonial" pertama, yang diikuti oleh Inggris, Perancis, Belanda, Rusia, dan akhirnya oleh Belgia, Jerman, dan Italia. Zaman kolonialisme menghasilkan pembagian dunia dan eksploitasi di negara-negara dunia ketiga.

Di banyak benua, kolonialisme menyebabkan perubahan dalam budaya, bahasa, masyarakat, dan ekonomi. Peristiwa ini juga menyebabkan kematian jutaan orang, terutama saat negara-negara Eropa membantai penduduk asli, kebanyakan melalui perusahaan swasta dengan restu dari raja-raja mereka untuk misi "peradaban."

Gerakan-gerakan anti-kolonialis bergelora setelah dua perang dunia, dan banyak dari koloni yang akhirnya mendapatkan kemerdekaan mereka. Tetapi periode kolonial tidak resmi berakhir sampai Portugal menyerahkan Macau ke Cina pada tahun 1999.

12. Perang Dunia II (1939-1945)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahvox.com

Konflik di seluruh dunia di mana Sekutu mengalahkan kekuatan Axis melibatkan hampir setiap negara di belahan bumi manapun, dan menjadi perang paling mematikan dalam sejarah peradaban manusia dengan perkiraan 50 hingga 80 juta korban. Pria, wanita, dan anak-anak terbunuh atau dimusnahkan oleh jutaan orang, termasuk dalam Holocaust, di mana 11 juta orang terbunuh.

Ada beberapa perdebatan tentang kapan Perang Dunia Kedua dimulai. Ada yang menyebut bahwa perang ini dimulai sejak invasi Italia ke Ethiopia pada 1935, Perang Saudara Spanyol pada 1936, invasi Jepang ke Cina pada 1937, atau ketika Inggris dan Perancis mendeklarasikan perang terhadap Jerman setelah invasi Polandia pada tahun 1939.

Perang Dunia II telah mengubah wajah bumi selamanya, menyebabkan berakhirnya era kerajaan Eropa, menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan memulai Perang Dingin.

13. Revolusi Oktober (1917)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahcellcode.us

Revolusi Oktober atau Revolusi Bolshevik adalah Revolusi sosialis – sekaligus berhasil, di dunia. Dimulai dengan gerakan revolusioner di Kekaisaran Rusia untuk menggulingkan otokrasi di bawah Tsar pada bulan Februari 1917, Vladimir Lenin melanjutkan revolusi untuk menggulingkan pemerintahan sementara pada bulan Oktober 1917.

Revolusi ini menghasilkan membentuk negara sosialis pertama di dunia, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia, dan menjadi awal Perang Saudara Rusia. Setelah Tentara Merah sosialis mengalahkan Tentara Putih yang monarki dan kapitalis, mereka mendirikan pemerintahan yang akan menjadi U.S.S.R. atau Uni Soviet pada tahun 1922.

Revolusi Oktober menyebabkan efek domino, mulai dari mengakhiri Perang Dunia I, mengatur panggung untuk Perang Dunia II, menjadi sebab kebangkitan dan kehancuran Fasisme, menyebarkan sekaligus menjatuhkan Komunisme, memulai Perang Dingin, dekolonisasi, dan menjadi inspirasi bagi pemberontakan setelahnya, seperti revolusi komunis di Jerman, Hongaria, Mongolia, Kuba, Vietnam, Cina, dan negara lainnya.

14. Pembunuhan Archduke Ferdinand II (1914)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahhistory.com

Para sejarawan berpendapat bahwa semua peristiwa yang terjadi di abad kedua puluh mengarah ke Perang Dunia I (1914-1918). Peristiwa ini disebabkan oleh pembunuhan Archduke Franz Ferdinand II, pewaris takhta Austria, oleh nasionalis Yugoslavia, Gavrilo Princip, pada Juni 1914.

Pada Agustus 1914, Austria-Hongaria mendeklarasikan perang terhadap Serbia, Jerman menyatakan perang terhadap Perancis dan Rusia, dan Inggris menyatakan perang terhadap Jerman, sehingga memulai reaksi berantai dari berbagai peristiwa yang akhirnya melibatkan semua kekuatan besar saat itu.

Perang ini adalah pertama kalinya senjata mematikan modern digunakan dalam perang konvensional, termasuk senjata kimia dan tank. Lebih dari 9 juta orang terbunuh dan seluruh kekaisaran, seperti Rusia, Jerman, Ottoman, dan Austria, runtuh seketika.

Penyebab Perang Dunia II bisa dianggap sebagai gencatan sejata yang "gagal" setelah Perang Dunia I, yang pada waktu itu dikenal sebagai Perang Besar. Tidak ada yang bisa membayangkan sesuatu yang lebih buruk dari Perang Dunia I, sampai dunia harus menghadapi Perang Dunia II beberapa dekade kemudian.

15. Revolusi Perancis (1789-1794)

Menolak Lupa, Ini 15 Peristiwa Paling Berpengaruh dalam Sejarahfee.org

Dampak dari Revolusi Perancis tidak hanya membentuk dunia modern dan membuka jalan bagi kapitalisme, namun juga mengatur panggung untuk pemberontakan dan perubahan revolusioner di seluruh penjuru dunia.

Periode pergolakan sosial dan politik yang radikal selama Revolusi Perancis dan Perang Napoleon memiliki dampak global, tidak hanya di Perancis atau Eropa, tetapi di seluruh planet ini. Peristiwa ini akan selalu diingat sebagai peristiwa yang mengakhiri feodalisme dan mengarah pada transformasi total dalam struktur sosial di setiap negara.

Gambar-gambar revolusi, seperti Storming of the Bastille, guillotine, dan kepribadian raksasa Robespierre, sekarang menjadi ikon. Revolusi Perancis berhasil memperkenalkan konsep republik ke dunia. Peristiwa ini menjadi dasar kudeta Napoleon Bonaparte dan perang-perang berikutnya, serta memperkenalkan konsep modern dari sistem korps untuk militer (menggantikan tentara sewaan), Napoleonic Code, dan gagasan perang total.

Dengan keberadaannya yang menimbulkan transformasi historis dan sosial di seluruh dunia, Revolusi Perancis dapat dengan mudah dianggap sebagai peristiwa historis yang paling monumental di era modern. Lebih dari itu, Revolusi Perancis adalah peristiwa sejarah yang menentukan dan mengubah dunia selamanya.

Nah itu tadi 15 peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah. Nyatanya, memilih 15 peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah adalah salah satu hal yang paling sulit dan kontroversial untuk dilakukan, karena sejarah peradaban manusia sendiri berlangsung selama beberapa ribu tahun, dan terlalu banyak bias dalam sebagian besar peristiwa tersebut.

Baca Juga: 4 Wabah Paling Mematikan dalam Sejarah, Telan Banyak Korban

Shandy Pradana Photo Community Writer Shandy Pradana

"Verba volant, scripta manent." Rock n' Roll enthusiast. Cinephile.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Just For You