7 Fakta Vermilion Flycather, si Setia yang Suka Makan Serangga

Vermilion flycather merupakan burung kecil yang bisa kamu temui di sepanjang Amerika Selatan dan bagian selatan Amerika Utara. Panjang tubuhnya kisaran 13-14 cm dengan berat 11-14 gram. Kamu bisa dengan mudah membedakan jantan dan betina karena mereka terlihat berbeda, bahkan sangat mencolok.
Vermilion flycather berada dalam famili Tyrannidae dan memiliki nama ilmiah Pyrocephalus obscurus. Ada banyak fakta menarik tentang mereka, kamu bisa mengetahuinya melalui fakta berikut ini.
1. Wilayah penyebaran vermilion flycather

Penyebaran vermilion flycather mencakup hampir seluruh Meksiko, itu meluas ke utara hingga bagian barat daya Amerika Serikat. Penyebarannya juga menuju selatan hingga sebagian wilayah Amerika Tengah dan bagian barat laut juga tengah dari Amerika Selatan. Mereka juga tersebar di utara hingga Kanada.
Animalia menginformasikan bahwa burung satu ini menyukai daerah yang agak terbuka dan ditemukan banyak pepohonan atau semak belukar seperti sabana. Kamu juga bisa menemuinya di hutan tepi sungai, hutan tropis dan lembab serta di kawasan pertanian. Terdapat juga di gurun tapi areanya tetap berada di dekat perairan.
2. Vermilion flycather jantan dan betina terlihat berbeda

Vermilion jantan memiliki warna oranye kemerahan yang sangat cerah, itu terlihat sangat mencolok. Sementara itu, betina hanya berwarna abu-abu dengan rona dasar putih, ada juga corak warna kekuningan di bagian bawahnya. Kamu mungkin bisa keliru mengenali betina sebagai burung say's phoebe.
3. Pola migrasi vermilion flycather

Berdasarkan informasi dari A-Z Animals, migrasi sangat penting bagi vermilion flycather karena telah membantu memperluas populasinya. Mereka yang berada di selatan bermigrasi ke utara, sedangkan populasi di utara memilih untuk tidak bermigrasi selamanya. Migrasinya dimulai pada awal Maret, itu dilakukannya untuk pindah ke daerah yang lebih hangat.
4. Vermilion flycather banyak memburu serangga

Vermilion flycather adalah pemakan serangga. Mereka bertengger di tiang pagar, dahan pepohonan atau tumpukan semak untuk mengamati serangga yang akan dimangsanya. Saat menemukan target, burung ini akan terbang menukik untuk menangkap mangsanya di udara. Menu dietnya kebanyakan serangga seperti lalat, belalang dan kumbang, tapi terkadang juga memakan ikan dan lebah.
5. Vermilion flycather jantan bernyanyi dan terbang untuk menarik perhatian betina

Setelah menandai wilayahnya, mereka melindunginya dengan memamerkan jambul dan ekornya, lalu mulai melakukan pertunjukan udara yang memukau. Melansir Bird Feed Hub, ketinggiannya bisa mencapai 30,48 meter di udara. Saat pertunjukan kawin itu, mereka berkicau cepat, mengepakkan sayap dan meluncur. Jika sudah menemukan pasangannya, jantan akan memperlihatkan area bersarang terbaik di wilayahnya.
6. Vermilion flycather memuntahkan bagian serangga yang tidak bisa dimakan

Kebanyakan serangga memiliki kerangka luar tebal yang terbuat dari protein, itu disebut chitin. Itu sulit dicerna, jadi mereka menghemat energi dan waktu dengan mengeluarkan chitin dari makannya. Perilakunya sama seperti burung hantu yang memuntahkan pelet dengan tulang mangsanya.
7. Vermilion flycather setia pada pasangannya

Sistem perkawinan vermilion flycather adalah monogami, mereka hanya memiliki satu pasangan seumur hidup. Musim kawin populasi di utara biasanya antara Maret-Juli dan di selatan terjadi di bulan Oktober-Januari. Pasangan biasanya memilih bersarang sendirian, itu terbuat dari ranting dan material lembut lainnya lalu ditutupi dengan lumut.
Menarik, bukan? Walaupun berukuran kecil, vermilion flycather sebenarnya sangat agresif saat melindungi wilayahnya, terutama ketika memasuki musim kawin. Mereka juga melakukan tarian dan mengeluarkan vokalisasi khusus untuk menarik betina. Apakah kamu pernah bertemu dengan burung satu ini?


















