Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Waktu Terbaik Mengamati Hujan Meteor Orionid 21 Oktober 2026

3 min read
Waktu Terbaik Mengamati Hujan Meteor Orionid 21 Oktober 2026
ilustrasi hujan meteor Orionid (pexels.com/Александра Колпакова)

Hujan meteor Orionid menjadi salah satu fenomena langit yang menarik untuk diamati pada Oktober 2026. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncaknya pada 21 Oktober 2026. Hujan Orionid terjadi ketika Bumi melintasi jalur debu dan serpihan yang ditinggalkan Komet Halley saat mengorbit Matahari.

Ketika partikel-partikel tersebut memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, gesekan dengan udara membuatnya berpijar dan terlihat seperti bintang jatuh. Dalam kondisi langit gelap, hujan meteor ini diperkirakan menghasilkan sekitar 10–20 meteor per jam. Meski begitu, jumlah yang terlihat bisa lebih sedikit akibat cahaya Bulan dan polusi cahaya. Lalu, kapan waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Orionid pada 21 Oktober 2026? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

  1. 1. Asal-usul hujan meteor Orionid

    ilustrasi Komet Halley
    ilustrasi Komet Halley (pixabay.com/Pexels)

    Hujan meteor Orionid berasal dari debu dan serpihan yang ditinggalkan Komet Halley saat mengorbit Matahari. Mengutip dari NASA, setiap kali Komet Halley mendekati Matahari, inti komet melepaskan material berupa es dan debu berbatu ke ruang angkasa. Material tersebut kemudian menyebar dan membentuk jalur debu di sepanjang orbit komet.

    Setiap tahun, Bumi melintasi jalur tersebut sehingga sebagian partikel memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi dan berpijar sebagai meteor. Komet Halley sendiri membutuhkan sekitar 76 tahun untuk menyelesaikan satu kali orbit mengelilingi Matahari. Selain menghasilkan Orionid pada Oktober, serpihan komet yang sama juga menjadi sumber hujan meteor Eta Aquarid yang muncul pada Mei.

  2. 2. Dini hari menjadi waktu terbaik untuk mengamati Orionid

    ilustrasi hujan meteor Orionid
    ilustrasi hujan meteor Orionid (unsplash.com/Om Mishra)

    Hujan meteor Orionid adalah fenomena yang aktif pada 2 Oktober—12 November 2026. Puncak hujan meteor ini diperkirakan terjadi pada 21—22 Oktober 2026. Setiap malamnya, selama periodenya masih berlangsung, Orionid bisa mulai diamati pada pukul 22.20—5.05 WIB.

    Dilansir laman In-The-Sky.org, waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor ini pada waktu dini hari atau sekitar pukul 04.00 WIB. Saat mencapai puncaknya, malam 21 Oktober dan dini hari 22 Oktober, Orionid diperkirakan bakal memproduksi sekitar 15 meteor per jam dalam kondisi langit benar-benar gelap. Artinya, jumlah tersebut bisa berbeda-beda tergantung lokasi dan cuaca saat pengamatan berlangsung.

    Mengutip dari NASA, hujan meteor Orionid terkenal karena meteor-meteor yang ada bisa melesat dengan kecepatan sekitar 66 kilometer per detik saat memasuki atmosfer Bumi. Kecepatan tinggi ini membuat meteor Orionid kadang meninggalkan jejak cahaya yang bertahan beberapa detik di langit. Jadi, jangan sampai melewatkannya, ya!

  3. 3. Tips mengamati hujan meteor Orionid

    ilustrasi hujan meteor Orionid
    ilustrasi hujan meteor Orionid (pexels.com/Nothing Ahead)

    Untuk mengamati hujan meteor Orionid, pilih lokasi yang gelap dan jauh dari lampu kota agar meteor yang redup lebih mudah terlihat. Berdasarkan panduan dari NASA, berilah mata waktu sekitar 20–30 menit untuk beradaptasi dengan kondisi gelap sebelum mulai mengamati. Kamu tidak membutuhkan teleskop atau teropong karena meteor bisa melintas di berbagai bagian langit dan lebih mudah diamati dengan mata telanjang.

    Siapkan kursi atau alas untuk berbaring agar kamu bisa memandang langit dengan nyaman selama beberapa waktu. Hindari terlalu sering melihat layar ponsel karena cahaya terang bisa mengganggu adaptasi mata terhadap kegelapan. Terakhir, bersabarlah dan pilih area langit yang luas untuk diamati karena meteor bisa muncul dari berbagai arah, bukan hanya di dekat rasi Orion.

    Hujan meteor merupakan salah satu fenomena langit yang bisa diamati dengan mata telanjang tanpa membutuhkan alat khusus. Pastikan cuaca cerah dan langit tidak tertutup awan agar peluang melihat meteor lebih besar. Jadi, sudah siap mengamati hujan meteor Orionid pada 21 Oktober 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More