Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik Northern Fulmar, Burung Laut Penyembur Minyak

4 min read
5 Fakta Menarik Northern Fulmar, Burung Laut Penyembur Minyak
burung fulmarus glacialis (commons.wikimedia.org/Hobbyfotowiki)
  • Northern Fulmar di Atlantik Utara, Pasifik Utara, dan Arktik menyemburkan minyak lambung berbau menyengat untuk mengusir predator; cairan ini juga menjadi cadangan energi.
  • Burung pelagis ini memiliki lubang hidung berbentuk tabung, mencari ikan, cumi, dan krustasea di laut lepas, serta memanfaatkan penciuman tajam untuk menemukan makanan.
  • Saat berkembang biak, Northern Fulmar bersarang berkoloni di tebing pesisir, menghasilkan satu telur yang dierami bergantian; spesies ini dapat hidup sekitar 50 tahun atau lebih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Northern Fulmar (Fulmarus glacialis) merupakan burung laut yang banyak ditemukan di kawasan Samudra Atlantik Utara, Samudra Pasifik Utara, dan Samudra Arktik. Sekilas, penampilannya menyerupai burung camar dengan tubuh kekar, sayap panjang, serta paruh tebal yang memiliki struktur lubang hidup berbentuk tabung. Namun, burung ini mempunyai keunikan tersendiri, terutama kemampuannya menyemburkan cairan berminyak dari lambung ketika menghadapi ancaman.

Sebagian besar kehidupan Northern Fulmar berlangsung di laut lepas, tempat burung ini mencari ikan, cumi-cumi, dan berbagai hewan laut kecil. Ketika musim berkembang biak tiba, burung ini berkumpul dalam koloni di tebing-tebing pesisir untuk membangun sarang dan membesarkan anaknya. Yuk, kita simak lima fakta menarik Northern Fulmar, burung laut penyembur minyak ini!

  1. 1. Mampu menyemburkan minyak untuk mengusir predator

    Burung Fulmarus glacialis
    burung fulmarus glacialis (inaturalist.org/samzhang)

    Salah satu kemampuan paling unik Northern Fulmar adalah menyemburkan cairan berminyak yang berasal dari lambungnya. Dilansir BirdLife International, cairan tersebut memiliki bau menyengat dan dapat diarahkan ke predator atau hewan lain yang dianggap mengancam. Mekanisme pertahanan ini membantu burung melindungi diri, terutama ketika berada di sekitar tempat bersarang.

    Minyak lambung tersebut bukan sekadar cairan pertahanan, tetapi juga memiliki kandungan energi yang tinggi. Northern Fulmar dapat memanfaatkannya sebagai sumber energi tambahan, termasuk untuk mendukung kebutuhan anaknya. Dengan demikian, cairan yang sama mempunyai dua fungsi penting, yaitu membantu pertahanan dan menyediakan cadangan energi.

  2. 2. Memiliki lubang hidung berbentuk tabung

    Burung Fulmarus glacialis
    burung fulmarus glacialis (commons.wikimedia.org/Anne Burgess)

    Northern Fulmar mempunyai struktur lubang hidung berbentuk tabung yang terletak di bagian atas paruhnya. Ciri ini merupakan karakteristik kelompok burung laut dalam ordo Procellariiformes, yang juga mencakup petrel dan albatros. Bentuk paruhnya yang tebal dan melengkung membantu burung ini menangkap serta memegang mangsa.

    Penampilan Northern Fulmar juga memiliki variasi warna yang menarik. Dilansir All About Birds, bentuk yang paling umum mempunyai bagian atas tubuh berwarna abu-abu dan bagian bawah putih, sehingga sekilas menyerupai burung camar. Namun, terdapat pula individu dengan bulu yang jauh lebih gelap, terutama pada populasi di kawasan Pasifik Utara.

  3. 3. Menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut lepas

    Burung Fulmarus glacialis
    burung fulmarus glacialis (inaturalist.org/Ken Chamberlain)

    Northern Fulmar merupakan burung pelagis, yaitu burung yang menghabiskan sebagian besar waktunya di laut terbuka. Dilansir Animal Diversity Web, di habitat tersebut, burung ini mencari ikan, cumi-cumi, krustasea, dan berbagai organisme laut lainnya. Indra penciumannya yang tajam turut membantu menemukan sumber makanan di hamparan laut yang luas.

    Dalam mencari makan, Northern Fulmar dapat menangkap mangsa di permukaan air atau menyelam dangkal ke bawahnya. Burung ini juga kerap mendatangi kapal penangkap ikan untuk memakan sisa hasil tangkapan yang dibuang ke laut. Setelah musim berkembang biak berakhir, Northern Fulmar kembali menghabiskan sebagian besar waktunya menjelajahi perairan untuk mencari makanan.

  4. 4. Bersarang di tepi terjal yang menghadap laut

    Burung Fulmarus glacialis
    burung fulmarus glacialis (inaturalist.org/James Dodd)

    Saat musim berkembang biak, Northern Fulmar biasanya membentuk koloni di tebing berbatu yang curam dan pulau-pulau terpencil. Lokasi tersebut menyediakan tempat untuk bersarang sekaligus akses menuju laut sebagai sumber makanan. Sarangnya relatif sederhana, sering kali hanya berupa cekungan kecil di tanah atau permukaan berbatu.

    Dilansir All About Birds, burung betina umumnya menghasilkan satu telur dalam satu musim berkembang biak. Kedua induk bergantian mengerami telur dan mencari makanan untuk memenuhi kebutuhan anaknya setelah menetas. Ketika anak sudah cukup besar dan mampu meninggalkan sarang, burung muda tersebut akan mulai menjalani kehidupan di laut.

  5. 5. Dikenal memiliki umur panjang

    Burung Fulmarus glacialis
    burung fulmarus glacialis (inaturalist.org/regulusx)

    Northern Fulmar termasuk burung laut yang berumur panjang dibandingkan banyak spesies burung lainnya. Individu dewasa dapat hidup hingga beberapa dekade, dan sejumlah catatan menunjukkan bahwa burung ini bisa mencapai usia sekitar 50 tahun atau lebih. Umur panjang tersebut berkaitan dengan pola hidupnya yang mengandalkan kelangsungan hidup individu dewasa selama bertahun-tahun.

    Meski dapat berumur panjang, Northern Fulmar tidak langsung berkembang biak ketika masih muda. Burung ini umumnya mulai berkembang biak ketika berusia sekitar delapan hingga sepuluh tahun, bahkan beberapa individu diketahui memulainya pada usia lebih tua. Pola tersebut menunjukkan bahwa kelangsungan hidup jangka panjang memiliki peran penting dalam siklus hidup spesies ini.

    Northern Fulmar merupakan burung laut yang memiliki sejumlah keunikan, mulai dari kemampuan menyemburkan minyak hingga kebiasaannya menjelajahi laut lepas. Struktur hidung berbentuk tabung, teknik mencari makan, dan kebiasaan bersarang di tebing juga memperlihatkan adaptasinya terhadap lingkungan laut utara. Dengan umur yang panjang dan pola hidup yang khas, burung ini menjadi salah satu contoh menarik dari keanekaragaman kehidupan burung laut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More