Russia Dilanda Salju Ekstrem, Apa Penyebabnya?

- Salju ekstrem melanda Rusia, mencetak rekor dalam 130 tahun terakhir
- Angin kencang dan sistem tekanan rendah di Laut Okhotsk menjadi penyebab utama badai salju
- Semenanjung Kamchatka mengalami pemadaman listrik, penutupan jalan, dan kekurangan pasokan
Salju ekstrem melanda Rusia dan mencetak rekor yang nyaris tak pernah terjadi sebelumnya. Di Semenanjung Kamchatka, curah salju terberat dalam 130 tahun terakhir melumpuhkan sistem transportasi, menutup jalan, dan memicu kekurangan pasokan.
Dilansir laporan The Moscow Times, oritas setempat telah menetapkan status darurat setelah longsoran salju dari atap bangunan menelan korban jiwa. Sementara itu, tumpukan salju dilaporkan mencapai 3 hingga 12 meter mengubur permukiman, hingga apartemen lantai empat dilaporkan nyaris tertelan salju. Lantas, apa yang sebenarnya memicu badai salju sedahsyat ini?
Angin kencang picu salju ekstrem
Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh Rusia memang terbiasa menghadapi cuaca ekstrem, mulai dari salju tahunan hingga aktivitas gunung berapi. Namun, badai salju kali ini jauh melampaui rata-rata historis. Curah salju yang sangat tinggi memicu pemadaman listrik, menutup jalan utama, membatalkan penerbangan, dan menciptakan ancaman nyata bagi keselamatan warga.
Penyebab utama di balik salju ekstrem ini adalah terbentuknya sejumlah sistem tekanan rendah di Laut Okhotsk, laut marginal di Samudra Pasifik barat laut. Sistem ini menghasilkan angin kencang yang terus-menerus membawa massa udara dingin dan lembap ke daratan, memicu hujan salju lebat tanpa henti.
Sekolah dan bisnis lokal terpaksa ditutup, aktivitas kerja beralih ke jarak jauh, sementara toko-toko mulai kehabisan kebutuhan pokok seperti roti, susu, dan telur. Rekaman di media sosial bahkan menunjukkan mobil-mobil terkubur lebih dari dua meter salju yang memperlihatkan skala bencana yang menyerupai “kiamat salju.”


















