900 Lebih Perenang Panaskan Oceanman Bali 2026

- Oceanman Bali 2026 akan digelar di Pantai Kedonganan pada 19–21 Juni dengan tema 'Waves of Change', menghadirkan lebih dari 900 perenang dari 27 negara.
- Enam kategori lomba disiapkan untuk berbagai usia dan kemampuan, sekaligus mendorong sport tourism melalui Oceanman Festival yang melibatkan UMKM, kuliner, dan budaya lokal.
- Penyelenggara menyiapkan standar keselamatan internasional mencakup pengawasan, kondisi arus, serta kesiapan tim agar ajang berlangsung aman dan profesional.
Jakarta, IDN Times - Kompetisi renang perairan terbuka bergengsi dunia, Oceanman, akan berlangsung di Bali pada tahun ini. Indonesia kembali masuk dalam kalender Oceanman World Series, setelah vakum dua tahun.
Mengusung tema "Waves of Change", ajang ini akan dihelat di Pantai Kedonganan, Bali, pada 19-21 Juni 2026. Seri Bali disebut-sebut menjadi yang paling diminati dalam kalender internasional.
1. Peserta membeludak dari 27 negara
Klaim tersebut terlihat dari meledaknya antusiasme para perenang di seluruh dunia. Jelang satu bulan pelaksanaan, panitia mencatat lebih dari 900 peserta dari 27 negara berbeda yang siap menaklukkan ombak Pulau Dewata.
Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan edisi terakhirnya, yakni 2023 lalu. Kala itu, jumlah partisipan hanya menyentuh 700 perenang.
Hingga saat ini, deretan negara yang sudah terdaftar adalah Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Australia, India, Rusia, Jepang, Thailand, Amerika Serikat, Uni Arab Emirates (UEA), Hong Kong, Italia, Meksiko, Kolombia, Inggris, Irlandia, Islandia, Hungaria, Qatar, Korea Selatan, Maladewa, Taiwan, Ukraina, Azerbaijan, hingga Belarusia.
"Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap open water swimming secara global. Dengan latar laut Bali yang ikonik dan jalur renang yang menantang, Oceanman Bali menjadi salah satu seri yang paling diminati dalam kalender internasional," kata Chairman Oceanman Indonesia, Wibowo Suseno Wirjawan, dalam keterangan resminya.
2. Dongkrak sport tourism tanah air
Tahun ini, panitia menghadirkan enam kategori lomba yang dirancang untuk berbagai tingkat kemampuan dan usia peserta. Kategori tersebut meliputi Oceankids 500m, Oceanteams 3x500m, Oceanfins 2km, Ocean Sprint 2km, Half Oceanman 5km, hingga kategori paling bergengsi Oceanman 10km.
Selain adu nyali, kehadiran ratusan peserta internasional beserta keluarga dan timnya diproyeksikan bakal memberikan efek domino positif bagi sektor pariwisata. Kawasan Kedonganan yang terkenal dengan kuliner lautnya diyakini bakal kebanjiran turis mancanegara selama ajang berlangsung.
"Tak hanya menghadirkan persaingan olahraga, kehadiran ratusan peserta internasional juga membawa dampak langsung bagi sektor," ucap Wibowo Suseno Wirjawan.
"Badan Pengelola Kawasan Pariwisata Pesisir (BPKP2K) Kedonganan akan menghadirkan Oceanman Festival sebagai wadah bagi pelaku kuliner, UMKM lokal, serta pelaku budaya untuk mempromosikan dan mengembangkan produk mereka kepada pengunjung dari berbagai negara," Direktur PT Avatara Lintas Media, Herty Purba selaku promotor menambahkan.
3. Tingkatkan jaminan keselamatan
Di sisi lain, lonjakan peserta ini sekaligus menuntut kesiapan matang dari pihak penyelenggara. Co-Founder Oceanman Indonesia sekaligus pelatih Timnas Renang Indonesia, Felix Sutanto, menyatakan penyelenggara siap menjawab tantangan tersebut.
"Mencakup aspek keselamatan, pengawasan, serta kondisi alam seperti arus dan ombak sehingga Oceanman Bali 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga penyelenggaraan berskala besar dengan standar internasional," ucap Felix Sutanto.


















