Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aprilia Memprediksi Ducati Normal Lagi di MotoGP Spanyol 2026
potret pembalap MotoGP Aprilia (pexels.com/Wayne Lee)
  • Jorge Martin menilai Ducati akan bangkit di MotoGP Spanyol 2026 setelah memanfaatkan jeda satu bulan untuk memperbaiki performa tim.
  • Martin mengingatkan Aprilia agar tetap rendah hati dan fokus mengumpulkan poin meski mendominasi tiga seri awal musim 2026.
  • Ducati masih kesulitan di awal musim dengan Marquez dan Bagnaia tertahan di papan tengah, sementara Aprilia unggul 32 poin di klasemen konstruktor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, berusaha untuk tidak jemawa usai meraih hasil apik dalam tiga seri awal musim 2026. Dia memprediksi, Ducati akan bangkit di MotoGP Spanyol 2026.

Sejauh ini, Aprilia menunjukkan dominasinya dalam tiga seri awal MotoGP 2026. Pabrikan asal Italia itu menyapu bersih tiga kemenangan di balapan utama, lewat aksi Marco Bezzecchi.

Martin sendiri mampu finis dua kali sebagai runner-up di sesi balapan. Raihan itu didapat di MotoGP Brasil dan Amerika Serikat. Untuk sementara, mereka mengasapi Ducati, tetapi kewaspadaan harus tetap ada.

1. Jeda satu bulan yang akan dimanfaatkan Ducati

potret motor Ducati di MotoGP (pexels.com/@wayne-lee-209546040)

Martin mengungkapkan, dengan jeda satu bulan yang sekarang ada di MotoGP 2026, Ducati akan memanfaatkan itu untuk melakukan perbaikan. Dia yakin, Ducati tak akan tinggal diam, dan akan bangkit di Jerez nanti.

"Di Jerez nanti, saya memprediksi segalanya akan kembali normal, Ducati akan kembali normal, dan kami harus terus melangkah seperti ini, saling membantu. Kami sedang membuat perbedaan," kata Martin, dilansir "DAZN".

2. Aprilia harus tetap rendah hati

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, merayakan kemenangannya memastikan diri jadi juara MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram, Buriram, MInggu (1/3/2026). (FOTO: Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Martin mengingatkan kepada Aprilia, harus tetap rendah hati di MotoGP 2026 ini. Terus mencetak poin adalah fokus yang kudu Aprilia tekankan di setiap balapan MotoGP 2026 ke depan.

"Saya rasa bagian tersulit tahun ini baru akan dimulai sekarang, tetap rendah hati dan terus mencetak poin. Namun, apa pun yang terjadi akan tetap bagus, karena jelas bahwa saya telah tampil sangat baik sejauh ini," kata Martin.

3. Ducati memang masih kesulitan

potret pembalap MotoGP Ducati (pexels.com/Francesco Marcucci)

Ketika Aprilia menggeliat, Ducati masih kesulitan di tiga seri awal MotoGP 2026. Marc Marquez tertahan di posisi kelima dengan raihan 45 poin, begitu juga Francesco Bagnaia yang tertahan di posisi sembilan dengan capaian 25 poin.

Di klasemen konstruktor MotoGP 2026, untuk sementara Ducati juga harus mngakui keunggulan Aprilia. Mereka berselisih 32 poin, dibuntuti KTM yang ada di peringkat ketiga, serta Honda dan Yamaha yang masih terkapar di peringkat bawah.

Editorial Team