Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cadillac Resmi Rekrut Valtteri Bottas dan Sergio Perez untuk F1 2026

tampilan logo Cadillac
tampilan logo Cadillac (pixabay.com/ knollzw)
Intinya sih...
  • Cadillac memilih Valtteri Bottas dan Sergio Perez karena pengalaman keduanya di F1 diharapkan dapat membantu perkembangan tim baru tersebut.
  • Valtteri Bottas merasa terhormat mendapat kesempatan menjadi bagian dari perjalanan awal Cadillac di F1, sementara Sergio Perez menyebutnya sebagai pengalaman menarik dalam kariernya.
  • Bottas telah berkecimpung di F1 sejak 2013, sedangkan Perez telah berkiprah sejak 2011 dengan memperkuat beberapa tim lain sebelum bergabung dengan Cadillac untuk musim 2026.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cadillac akhirnya memberi kepastian perihal susunan pembalap mereka menyongsong Formula 1 2026. Valtteri Bottas dan Sergio Perez memperkuat tim tersebut musim depan. Pengumuman tersebut resmi dirilis pada Selasa (26/8/2025) sore WIB.

Bottas dan Perez menandatangani kontrak berdurasi 2 tahun bersama Cadillac. Kehadiran kedua pembalap mendapat sambutan hangat dari tim asal Amerika Serikat tersebut. Lantas, apa yang mendorong Cadillac menjatuhkan pilihan kepada Bottas dan Perez?

1. Cadillac beberkan alasan memilih Valtteri Bottas dan Sergio Perez masuk ke skuad untuk Formula 1 2026

Cadillac membeberkan alasan di balik pemilihan Valtteri Bottas dan Sergio Perez. Pengalaman kedua pembalap selama berkompetisi di Formula 1 diharapkan dapat membantu perkembangan tim. Apalagi, Cadillac berstatus sebagai tim baru di kejuaraan sehingga butuh masukan dalam proses pengembangan.

"Merekrut dua pembalap yang sangat berpengalaman seperti Bottas dan Perez adalah sinyal niat yang berani. Mereka telah melihat semuanya dan tahu hal yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di Formula 1. Namun, hal yang terpenting adalah mereka paham arti membangun sebuah tim. Kepemimpinan, masukan, insting yang terasah oleh balapan, dan kecepatan mereka akan menjadi hal berharga saat kami menghidupkan tim ini," kata Graeme Lowdon selaku kepala tim Cadillac dilansir Formula 1.

2. Valtteri Bottas senang mendapat kesempatan jadi pembalap Cadillac

Valtteri Bottas senang bisa mendapat kesempatan memperkuat Cadillac. Ia merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan awal Cadillac di Formula 1. Bottas menilai Cadillac punya ambisi yang tetap membumi dalam proyek mereka. Ia berharap bisa membantu tim tersebut berkembang ke arah lebih baik.

"Sejak aku memulai pembicaraan dengan Cadillac, aku merasakan sesuatu yang berbeda. Itu adalah sesuatu yang ambisius, tetapi juga realistis. Ini bukan hanya proyek balap. Ini adalah visi jangka panjang," kata Valtteri Bottas dikutip F1i.

"Tidak tiap saat kamu punya kesempatan menjadi bagian dari sesuatu yang dibangun dari awal dan membantu membentuknya menjadi sesuatu yang benar-benar layak di Formula 1. Aku merasa terhormat telah bekerja dengan sejumlah tim terbaik di dunia. Aku sudah bisa melihat profesionalisme dan semangat yang sama di sini. Ini merek ikonik dengan warisan besar dalam motorsport Amerika dan sangat istimewa bagiku menjadi bagian dari cerita saat mereka masuk ke panggung Formula 1," sambungnya.

3. Sergio Perez menyebut menjadi bagian dari Cadillac adalah pengalaman menarik dalam kariernya

Tak hanya Valtteri Bottas yang merasa terhormat bisa menjadi pembalap Cadillac, tetapi juga Sergio Perez. Pembalap berkebangsaan Meksiko itu menyebut pengalaman memperkuat Cadillac menjadi sesuatu yang menarik dalam karier balapnya. Perez berharap dapat berkontribusi untuk Cadillac selama berkompetisi di kejuaraan.

"Cadillac adalah nama legendaris dalam motorsport Amerika. Membantu membawa perusahaan fantastis ini ke Formula 1 adalah tanggung jawab besar dan aku yakin dapat mengembannya. Aku bangga menjadi bagian dari proyek ambisius dan bermakna ini sejak awal," ujar Sergio Perez dilansir F1i.

"Aku senang menjadi bagian dari jajaran yang dinamis ini. Aku percaya kami dapat membentuk tim ini menjadi pesaing yang nyata bersama-sama. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh dunia dan kami ingin membanggakan semua orang," sambungnya.

Bottas dan Perez bukan nama asing di Formula 1. Kedua pembalap telah berkecimpung di kejuaraan sejak lama. Bottas telah berkecimpung sejak 2013. Ia debut bersama Willams sebelum pindah ke Mercedes pada 2017. Kemudian, Bottas pindah ke Alfa Romeo, yang kini berubah menjadi Sauber, pada 2022 dan berada di tim tersebut hingga akhir 2024.

Sementara itu, Perez telah berkiprah di Formula 1 sejak 2011 dengan memperkuat Sauber. Ia lalu pindah ke McLaren pada 2013 sebelum memperkuat Force India pada 2014. Ketika tim tersebut berubah nama menjadi Racing Point pada 2019, Perez masih tetap berada di sana hingga 2020. Pada 2021, Perez berlabuh ke Red Bull dan bertahan di sana hingga pengujung 2024.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us