Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Fikri yang Penasaran Akhiri Kutukan Runner-up Lewat Indonesia Open 2026

Fikri yang Penasaran Akhiri Kutukan Runner-up Lewat Indonesia Open 2026
Daniel Marthin dan Muhammad Shohibul Fikri di konferensi pers Indonesia Open 2026 (IDN Times/Margith Damanik)
Intinya Sih

  • Muhammad Shohibul Fikri terus berjuang mengakhiri kutukan runner-up setelah gagal meraih gelar juara di beberapa turnamen besar sepanjang musim 2026.
  • Fikri menyadari seringnya finis sebagai runner-up bukan karena kurang usaha, melainkan belum mendapat rezeki untuk menjadi juara meski sudah tampil maksimal.
  • Meski kerap gagal di final, Fikri menegaskan tidak akan menyerah dan tetap bersyukur bisa konsisten mencapai babak akhir sambil mengejar trofi pertamanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Anggota ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri, menegaskan tidak akan menyerah untuk mengunci trofi pertamanya pada musim 2026. Fikri mengaku masih penasaran dengan manisnya raihan trofi usai alami sederet kegagalan di musim ini.

Dalam sejumlah turnamen, Fikri memang sering mengalami kesialan. Dia lebih sering jadi runner-up ketimbang juara.

1. Ada kutukan runner-up yang menyelimuti Fikri

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di podium ganda putra
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di podium ganda putra di Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

Fikri bak dihantui kutukan runner-up. Terbaru, dia bersama Fajar kalah di final Singapore Open 2026 dan memperpanjang puasa gelar yang dijalani keduanya. Setelah juara di China Open 2025, keduanya selalu kalah dalam lima final terakhirnya di Korea Open, Denmark Open, French Open, Australian Open, dan Singapore Open.

Pola serupa juga terjadi saat Fikri masih berpasangan dengan Bagas Maulana. Tercatat, Bagas/Fikri menelan kekalahan dari lima final yang dijalani usai menjadi juara All England 2022. Fikri juga harus berpuas diri sebagai runner-up di Thailand Open dan Swiss Open 2025 saat berpasangan dengan Daniel Marthin.

2. Berdalih belum rezeki

Daniel Marthin dan Muhammad Shohibul Fikri di konferensi pers Indonesia Open 2026 (IDN Times/Margith Damanik)
Daniel Marthin dan Muhammad Shohibul Fikri di konferensi pers Indonesia Open 2026 (IDN Times/Margith Damanik)

Fikri sadar akan kutukan runner-up yang menyelimutinya bersama beberapa pasangan berbeda. Fikri menegaskan, selama ini sudah berusaha untuk meraih hasil paling maksimal dalam tiap penampilannya.

"Saya juga menyadari akan hal itu (sering jadi runner-up) ya. Saya sudah beberapa kali final, tapi memang gagal. Saya sudah berjuang semaksimal mungkin dengan kemampuan. Saya selalu berusaha semaksimal mungkin, selalu berdoa. Tapi mungkin memang rezekinya belum (menjadi juara)," kata Fikri dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2026).

3. Pastikan gak menyerah

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

Fikri menegaskan tidak akan menyerah untuk menjadi juara dalam tiap turnamen yang dijalaninya. Meski begitu, dia merasa bersyukur karena gak jadi bulan-bulanan dan tersingkir lebih awal di setiap turnamen.

"Saya pun tidak akan menyerah, akan selalu berusaha terus untuk melewati masa sulit itu. Yang pasti, saya selalu bersyukur dan sangat senang bisa kembali ke final, tidak kalah di babak-babak awal. Ya, itu juga sudah menjadi kebanggaan untuk saya. Tapi, itu tidak membuat saya cepat puas. Saya akan terus berjuang untuk bisa mendapatkan gelar pertama," kata Fikri.

Share Article
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More