Meski start dari barisan tengah, Maximo Quiles sejatinya punya kans untuk menang. Ia memulai balapan dengan apik. Pada lap 2, ia mencetak putaran tercepat (fastest lap) 1 menit 55,444 detik. Itu putaran tercepat di balapan ini.
Quiles hanya butuh tiga putaran untuk merangsek dari P15 ke P7. Dua lap kemudian, ia sudah bisa bersaing di posisi tiga besar. Bahkan, Quiles sempat memimpin balapan pada lap 8.
Sayangnya, Quiles mengalami insiden selip ban belakang di tikungan pamungkas pada dua lap terakhir. Quiles pun terlempar ke posisi belakang. Rider berusia 18 tahun itu kehabisan waktu untuk kembali ke depan.
“Tepat sebelum lap terakhir aku mengalami highside dan motornya hampir lepas kendali. Aku tak tahu bagaimana atau mengapa itu terjadi. Aku comeback dan naik dari P15 ke P5 saat memasuki tikungan terakhir. Namun, pembalap di depanku memotong jalurku dan aku terpaksa mengurangi kecepatan. Hari ini bukan hari keberuntunganku,” kata Quiles dilansir laman resmi Aspar Team.
Kompetisi di Moto3 memang tak pernah mudah. Pembalap lain juga beraksi dengan ganas. Termasuk Quiles, ada enam pembalap yang pernah memimpin jalannya balapan. Mereka adalah Joel Kelso (GRYD - MLav Racing), Brian Uriarte, Adrian Fernandez (Leopard Racing), David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP), dan Edie O’Shea (GRYD - MLav Racing).