Para Srikandi Muda Bersaing Ketat di Audisi Umum PB Djarum 2026

- Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus memasuki hari kedua, dengan peserta putri menunjukkan potensi menjanjikan meski jumlahnya lebih sedikit daripada sektor putra.
- Yuni Kartika menilai teknik dasar peserta putri cukup baik, terutama kelompok U-11, namun seleksi karantina juga akan mempertimbangkan aspek fisik dan mental.
- Fiendiziya Gwen Fernandes lolos ke fase turnamen U-11, sementara Yukiko Graciela Manangkot kembali memburu Super Tiket; pemenang diumumkan setelah turnamen 11–13 September.
Jakarta, IDN Times - Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus yang berlangsung di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, memasuki hari kedua pada Kamis (10/9/2026). Di sektor putri, para pebulutangkis muda terus bersaing ketat.
Anggota Tim Pencari Bakat Audisi Umum Bulutangkis 2026, Yuni Kartika, menilai bakat-bakat putri yang muncul dalam Audisi Umum edisi Kudus menunjukkan kualitas yang cukup menjanjikan.
“Secara jumlah, atlet putri memang lebih sedikit dibandingkan peserta audisi putra. Maka kami benar-benar harus pintar memperhatikan para atlet yang memiliki potensi,” kata Yuni dalam keterangannya.
1. Teknik dasar sudah baik, tapi bukan segalanya

Semarak pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus. (Dok. Megapro) Yuni menilai kemampuan teknik dasar para peserta putri di Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus secara umum sudah cukup baik. Selain itu, asal daerah peserta juga cukup beragam dan merata.
“Untuk teknik dasar rata-rata relatif banyak yang sudah baik. Kemudian, kalau melihat potensi, cukup menggembirakan karena untuk usia paling bawahnya itu (U-11), banyak yang menjanjikan,” ujar Yuni.
Meski demikian, Yuni menegaskan penilaian tidak hanya dilakukan berdasarkan penampilan atlet di lapangan. Ada sejumlah faktor lain yang akan menjadi pertimbangan ketika peserta memasuki fase karantina.
“Tapi, selain permainan di atas lapangan, nantinya akan ada faktor-faktor lain yang akan bisa dinilai saat fase karantina seperti fisik maupun mental,” ujar Yuni.
2. Rela pindah ke Sleman demi mengejar mimpi

Semarak pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus. (Dok. Megapro) Salah satu atlet yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 adalah Fiendiziya Gwen Fernandes. Atlet asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, itu rela pindah ke Sleman, Yogyakarta, untuk menjalani latihan lebih intensif.
Kerja keras Gwen mulai membuahkan hasil. Tampil percaya diri di kategori U-11 putri, dia berhasil melaju ke Tahap Turnamen setelah mengalahkan Aishya Azzalea asal Kabupaten Kendal dengan skor 21-8.
“Aku mau ikut PB Djarum karena PB Djarum itu salah satu klub besar yang sering juara di turnamen-turnamen. Terus aku juga mau ikut pertandingan internasional dan berprestasi seperti atlet-atlet PB Djarum,” tutur Gwen.
Audisi kali ini menjadi pengalaman pertama Gwen. Dia mengaku sempat merasa gugup karena menghadapi lawan yang cukup berat, dan akan terus mempersiapkan diri ke depannya.
“Ini pertama kalinya aku ikut Audisi Umum PB Djarum, ternyata lawannya lumayan berat jadi sedikit grogi. Untuk turnamen besok, aku akan mempersiapkan diri dengan baik,” katanya.
3. Yukiko kembali mengejar Super Tiket

Semarak pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus. (Dok. Megapro) Semangat pantang menyerah juga ditunjukkan Yukiko Graciela Manangkot yang mengikuti proses seleksi kategori KU-12. Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus bukan menjadi pengalaman pertamanya.
Sebelumnya, Yukiko mengikuti Audisi Umum PB Djarum Makassar pada Agustus 2026. Saat itu, dia mampu melangkah hingga semifinal. Namun, perjuangannya terhenti di fase tersebut sehingga belum berhasil mengamankan Super Tiket.
“Aku ingin sekali bergabung dengan PB Djarum karena fasilitas dan latihannya pasti terjamin. Orang tua juga sudah mendukung penuh. Selalu mengantar latihan, sampai ikut Audisi Umum PB Djarum di Kudus ini supaya bisa menjadi pemain top dunia,” kata Yukiko.
Pebulutangkis putri yang mengidolakan Chiharu Shida itu menilai kesempatan mengikuti audisi menjadi pengalaman berharga untuk terus berkembang.
“Kesempatan ikut audisi ini akan jadi pengalaman berharga aku untuk terus berlatih dan pantang menyerah hingga mencapai targetku sendiri,” ujar Yukiko.
Rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus akan dimulai dengan fase screening pada Rabu (9/9) dan Kamis (10/9). Di tahap ini, para atlet muda akan diuji kemampuannya sesuai gender dan kategori usia melalui laga satu gim berdurasi 21 poin tanpa sistem deuce atau setting.
Selanjutnya, proses seleksi melaju ke fase turnamen yang dihelat selama tiga hari yakni Jumat (11/9) hingga Minggu (13/9). Di hari terakhir turnamen, akan diumumkan peserta yang berhak meraih Super Tiket dan meneruskan perjuangannya ke tahap karantina Audisi Umum PB Djarum 2026.





















