Kala Ketum PBSI Fadil Imran Jajal Bagas/Apri di Pelatnas PBSI

- Ketua Umum PBSI Fadil Imran menjajal sparring di Pelatnas Cipayung bersama Verrell Yusin Mulia, menghadapi pasangan ganda campuran baru Bagas Maulana/Apriyani Rahayu.
- Fadil, yang bermain dengan tangan kiri, dominan di depan net dan mencetak poin lewat netting, smes, serta pukulan silang; pasangan Fadil/Verrell sempat menang 21-19.
- Fadil pensiun dari Polri pada 30 Agustus 2026 dan datang memantau persiapan 20 atlet bulu tangkis Indonesia menuju Asian Games 2026.
Jakarta, IDN Times - Pemandangan berbeda tersaji di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (10/9/2026). Tampak, Ketua Umum (Ketum) PBSI Fadil Imran menjajal ganda campuran baru, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu (Bagas/Apri).
Pantauan IDN Times di lokasi, Fadil berpasangan dengan Verrell Yusin Mulia. Macam Lin Dan atau Flandy Limpele, Fadil menggenggam raket dengan tangan kirinya.
1. Cenderung banyak main di depan

Ketum PBSI Fadil Imran jajal Bagas/Apri di Pelatnas. (IDN Times/Sandy Firdaus) Dalam sparring tersebut, Fadil cenderung banyak bermain di depan. Urusan belakang dia serahkan kepada Verrell. Dia lebih banyak main di dekat area net.
Ternyata, netting dari sosok yang pernah jadi Kapolda Metro Jaya itu ciamik. Dia beberapa kali dapat poin dari netting-nya itu. Smes-nya juga terbilang tajam dan kencang untuk ukuran pria berusia 58 tahun.
2. Bagas/Apri sampai dibuat kerepotan

Ketum PBSI Fadil Imran jajal Bagas/Apri di Pelatnas. (IDN Times/Sandy Firdaus) Bagas/Apri yang jadi lawan dari Fadil/Verrell tampak kesulitan dan kerepotan. Mereka tak jarang menerima pukulan-pukulan silang dari Fadil yang ternyata tajam juga.
Sosok yang terakhir menjabat sebagai Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri itu bahkan sempat memenangi salah satu gim dengan skor 21-19. Ternyata, kemampuannya bermain tepok bulu ciamik.
3. Sudah pensiun dari Polri per Agustus 2026

Ketua Umum PP PBSI, Muhammad Fadil Imran bersama kapten tim Thomas Indonesia Fajar Alfian dan kapten tim Uber Indonesia Putri Kusuma Wardani (IDN Times/Margith Damanik) Fadil resmi pensiun per 30 Agustus 2026. Pangkat terakhirnya adalah Komjen dengan jabatan Astamaops Kapolri. Dia purna tugas meski ada peraturan baru soal perpanjangan masa kerja anggota Polri hingga berusia 60 tahun.
Sebab regulasi baru yang disahkan oleh DPR hanya berlaku untuk anggota Polri dengan tahun kelahiran mulai 1969. Artinya Fadil dan rekan-rekan seumurannya mesti purna bakti di usia 58 tahun.
Fadil Imran datang ke Pelatnas PBSI untuk memantau persiapan para atlet jelang Asian Games 2026. Tim Badminton Indonesia mengirim 20 atlet yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri di ajang itu.




















