Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Banjir Nagoya, CdM Asian Games 2026 Pastikan Tim Indonesia Aman

Banjir Nagoya, CdM Asian Games 2026 Pastikan Tim Indonesia Aman
CdM Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu. (Dok. Tim CdM Indonesia)
  • CdM Todotua Pasaribu memastikan atlet Indonesia di Jepang aman meski hujan ekstrem dan banjir melanda Nagoya, termasuk kawasan Atlet Village dekat pelabuhan.
  • Panitia telah melakukan evakuasi dan meningkatkan kesiagaan di Atlet Village; Tim CdM mengikuti keputusan pemerintah serta penyelenggara karena banjir mengganggu aktivitas publik, rumah sakit, sekolah, dan venue.
  • Tim CdM menyiapkan dukungan akomodasi, transportasi, serta layanan atlet melalui 78 tenaga pendukung. Kontingen Indonesia berisi 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh atlet Indonesia yang telah berada di Jepang dalam kondisi aman di tengah cuaca ekstrem dan banjir yang melanda Nagoya, Jepang.

Todotua mengatakan situasi tersebut menjadi perhatian Tim CdM. Hujan lebat yang mengguyur Nagoya dalam beberapa waktu terakhir turut berdampak terhadap kondisi di sekitar kawasan tersebut.

“Memang kebetulan posisi Atlet Village yang dijadikan tempat penginapan bagi seluruh atlet yang ikut berkompetisi di Asian Games itu berada di wilayah pelabuhan, di pinggir dan tidak jauh dari laut,” ujar Todotua di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

  1. 1. Sejumlah langkah antisipasi sudah dipersiapkan

    Todotua Pasaribu, Chef de Mission Indonesia untuk Asian Games 2026, mengenakan kemeja putih dalam potret resmi.
    CdM Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu. (Dok. Tim CdM Indonesia)

    Menurut Todotua, panitia penyelenggara telah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan melakukan evakuasi sebelumnya serta meningkatkan status kesiagaan di kawasan Atlet Village.

    Todotua menegaskan, setiap keputusan terkait penanganan kondisi di lapangan akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan panitia penyelenggara Asian Games.

    “Kita akan mengikuti aturan dari panitia dan pemerintah setempat. Sejauh ini atlet kita yang sudah berada di sana posisinya aman. Kita tinggal menunggu, mudah-mudahan dalam waktu segera kondisi bisa reda,” kata Todotua.

  2. 2. Banjir Nagoya berdampak ke berbagai aktivitas

    Todotua Pasaribu, Chef de Mission Indonesia untuk Asian Games 2026, berpose dalam dokumentasi tim CdM Indonesia.
    CdM Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu. (Dok. Tim CdM Indonesia)

    Todotua sebelumnya menyampaikan bahwa Tim CdM telah memantau perkembangan situasi di Nagoya sejak malam hari. Banjir yang terjadi berdampak terhadap berbagai aktivitas di kota tersebut.

    Dampaknya tidak hanya dirasakan Kontingen Indonesia, tetapi juga peserta Asian Games 2026 lainnya. Sejumlah aktivitas publik ikut terdampak, termasuk layanan umum seperti rumah sakit dan sekolah.

    “Ini situasi major. Bukan hanya venue olahraga, tetapi juga pelayanan umum. Jadi ini memang keputusan pemerintah setempat dan merupakan kondisi force majeure,” jelas Todotua.

  3. 3. Tim CdM pastikan kebutuhan atlet terpenuhi di Asian Games 2026

    Potret Todotua Pasaribu yang ditunjuk sebagai CdM Indonesia untuk Asian Games 2026 dalam dokumentasi Tim CdM Indonesia.
    CdM Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu. (Dok. Tim CdM Indonesia)

    Todotua menegaskan dukungan nonteknis terhadap Kontingen Indonesia akan terus diberikan sejak keberangkatan, selama pelaksanaan pertandingan, hingga seluruh kontingen kembali ke Tanah Air.

    Fokus utama Tim CdM adalah memastikan seluruh kebutuhan atlet, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga layanan pendukung, dapat terpenuhi. Dengan begitu, para atlet dapat berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan.

    Untuk memenuhi kebutuhan kontingen selama berada di Jepang, Tim Indonesia juga menyiapkan 78 tenaga pendukung. Mereka terdiri dari dokter, masseur, fisioterapis, serta tim Head Quarter.

    “Dukungan non-teknis akan kami berikan secara maksimal. Kami akan memastikan kebutuhan akomodasi, transportasi, layanan pendukung, dan kebutuhan atlet dapat berjalan dengan baik melalui koordinasi dengan masing-masing cabang olahraga,” ujar Todotua.

    Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 kini memasuki tahap akhir persiapan. Setelah melalui proses finalisasi Delegation Registration Meeting (DRM), Tim Indonesia akan diperkuat 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More