4 Ganda Campuran Indonesia di Laga Perdana Kejuaraan Asia 2026

- Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 resmi dimulai di Ningbo, China, dengan empat pasangan ganda campuran Indonesia tampil pada laga perdana sektor ini.
- Dua pasangan Indonesia, Adnan/Indah dan Bobby/Melati, harus tersingkir lebih awal setelah kalah dari wakil Taiwan dan Thailand dalam dua gim langsung.
- Jafar/Felisha serta Amri/Nita sukses melaju ke babak kedua usai menang atas lawan Hong Kong dan Jepang lewat pertarungan tiga gim yang berlangsung ketat.
Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 dimulai pada Selasa (7/4/2026) di Ningbo, China. Turnamen yang setara dengan level BWF Super 1000 ini menggelar kualifikasi dan laga 32 besar untuk sektor ganda campuran pada hari pembuka. Indonesia menurunkan empat pasangan ganda campuran untuk bersaing di sana.
Hasilnya cukup beragam. Dari 4 pasangan yang bertanding, 2 mengamankan tiket ke babak kedua. Sementara itu, dua lainnya harus terhenti lebih awal.
1. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil gagal mengatasi perlawanan pasangan Taiwan
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus mengawali perjuangan mereka dengan hasil kurang memuaskan. Menghadapi wakil Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, mereka kesulitan mengembangkan permainan sejak awal pertandingan. Tekanan lawan membuat Adnan/Indah harus menyerah dalam dua game langsung.
Ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 31 menit tersebut, Adnan/Indah kalah dengan skor 16-21 dan 18-21. Hasilnya sekaligus memastikan langkah mereka terhenti lebih awal di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026.
2. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti takluk atas pasangan unggulan ketiga asal Thailand
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga kurang beruntung pada laga perdana. Mereka harus berhadapan dengan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, yang datang sebagai unggulan ketiga turnamen. Sejak awal pertandingan, Bobby/Melati kesulitan mengimbangi permainan cepat dan solid lawan.
Dalam duel berdurasi 28 menit tersebut, Bobby/Melati harus mengakui keunggulan lawan lewat 2 game langsung dengan skor 9-21 dan 14-21. Ini pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional sehingga kedudukannya 1-0. Kekalahan membuat Bobby/Melati dipastikan angkat koper lebih awal dari Kejuaraan Asia 2026.
3. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menang atas pasangan Hong Kong
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu meraih hasil positif pada laga perdana. Sebagai unggulan ketujuh, mereka menghadapi pasangan Hong Kong, Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau, dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Jafar/Felisha sempat kehilangan momentum di game kedua sebelum bangkit.
Mereka akhirnya memastikan kemenangan lewat pertarungan 3 game dengan skor 21-9, 15-21, dan 21-15 dalam durasi 50 menit. Ini juga pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional sehingga kedudukan baru 1-0. Kemenangan lantas membawa Jafar/Felisha melangkah ke babak kedua Kejuaraan Asia 2026.
4. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menang dramatis atas pasangan Jepang
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga menang pada hari pertama Kejuaraan Asia 2026. Mereka menghadapi pasangan Jepang, Akira Koga/Natsu Saito, dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal. Duel ini berjalan sengit karena kehadiran reli panjang dan saling kejar poin di tiap game.
Amri/Nita akhirnya keluar sebagai pemenang lewat pertarungan 3 game dengan skor 19-21, 21-16, dan 22-20 dalam durasi 1 jam 25 menit. Mereka menggenggam hasil positif pada pertemuan pertama dengan Koga/Saito di level internasional. Hasil ini sekaligus menegaskan posisi Amri/Nita untuk ke babak kedua Kejuaraan Asia 2026.
5. Babak kedua Kejuaraan Asia 2026 akan menjadi tantangan tersendiri
Tantangan berat sudah menanti Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah pada babak kedua. Mereka mesti menghadapi pasangan unggulan pertama, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Secara head-to-head, ini akan menjadi pertemuan keempat dan Amri/Nita belum pernah meraih kemenangan dari tiga laga sebelumnya.
Sementara itu, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu masih menunggu calon lawan. Mereka akan berhadapan dengan pemenang antara pasangan Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin, dan pasangan Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong. Menarik untuk dinantikan bagaimana peluang kedua pasangan Indonesia ini pada babak kedua Kejuaraan Asia 2026.
Secara keseluruhan, sektor ganda campuran Indonesia mencatat hasil beragam pada laga perdana Kejuaraan Asia 2026. Dua pasangan berhasil melaju dan menjaga asa, sementara dua lainnya terhenti lebih awal setelah menghadapi lawan-lawan tangguh. Selanjutnya, dua wakil yang tersisa mesti bertanding pada babak kedua pada Kamis (9/4/2026) untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
















