Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil Indonesia terakhir yang bertahan di sektor ganda putra. Berstatus unggulan kedua, pasangan ini juga menjalani debut sebagai pasangan di Kejuaraan Dunia 2026. Sayangnya, langkah Fajar/Fikri terhenti di babak perempat final.
Fajar/Fikri kalah dari pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, dalam dua game langsung dengan skor 19-21 dan 16-21. Pertandingan tersebut berlangsung selama 32 menit dan menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan. Dengan hasil ini, rekor head to head mereka kini imbang 1-1, sekaligus membuat Fajar/Fikri gagal meraih medali di Kejuaraan Dunia 2026.
Hasil di Kejuaraan Dunia 2026 menunjukkan bahwa tiga ganda putra Indonesia belum mampu membawa pulang medali dari New Delhi. Fajar/Fikri menjadi pasangan dengan pencapaian terbaik di sektor ini, yakni di babak delapan besar. Catatan ini menjadi hasil yang perlu dievaluasi untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
Meski belum berhasil meraih medali, perjalanan ketiga pasangan memberikan pengalaman penting, terutama bagi Raymond/Nikolaus serta Fajar/Fikri yang menjalani debut di Kejuaraan Dunia sebagai pasangan. Persaingan di New Delhi juga menunjukkan bahwa status unggulan tidak selalu menjamin perjalanan hingga babak akhir.