Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Guyonan Marquez saat Jatuh di Sprint Race MotoGP Spanyol: Momennya Pas

Guyonan Marquez saat Jatuh di Sprint Race MotoGP Spanyol: Momennya Pas
Pembalap Ducati, Marc Marquez (AFP / Jean-Philippe Marcou)
Intinya Sih
  • Marc Marquez memenangkan sprint race MotoGP Spanyol meski sempat jatuh lima lap sebelum finis dan berhasil melanjutkan balapan setelah mengganti motor di pit.
  • Marquez mengakui insiden jatuh itu akibat keputusan yang kurang tepat, namun beruntung terjadi di tikungan terakhir sehingga motornya masih bisa digunakan kembali.
  • Dalam kondisi lintasan basah, Marquez dan Francesco Bagnaia memilih ban basah sementara pembalap lain memakai ban kering, menunjukkan strategi berani yang turut mendukung kemenangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berkelakar tentang kemenangannya dalam sesi sprint race MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Sabtu (25/4/2026). Marquez menilai, keberhasilan menguasai sprint race juga disebabkan oleh insiden yang dialaminya saat balapan tersisa lima lap.

Marquez sempat jatuh dalam sesi sprint race. Meski begitu, motornya masih berada dalam kondisi prima dan bisa dipacu kembali di atas lintasan. Dengan cepat, Marquez memacu Desmosedici GP26 miliknya ke pit dan mengganti motornya, hingga akhirnya bisa menang.

"Tapi, Anda tak pernah mau jatuh, terutama ketika saya rasa itu jadi kesalahan. Kondisinya memang sulit dan saya tak mengambil keputusan dengan benar. Beruntung, saya jatuh di tikungan terakhir. Jika jatuh di tikungan pertama atau kedua, habislah saya karena setang motor sudah rusak," ujar Marquez, dilansir Crash.

1. Jatuh yang pas, akhirnya bisa ganti motor

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, usai juara Sprint Race MotoGP Spanyol (AFP / Jorge Guerrero)
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, usai juara Sprint Race MotoGP Spanyol (AFP / Jorge Guerrero)

Ketika jatuh, Marquez ternyata menyusun strategi. Dia sengaja jatuh di area run-off, yang memungkinkannya melihat seluruh pesaing lewat.

"Tepat ketika saya jatuh, langsung ke pit demi mengganti motor. Sebab, motor yang saya gunakan rusak akibat jatuh. Dari situlah, saya memulai kembali balapan dan berada di posisi tiga. Saya salip Pecco, Binder jatuh, dan seseorang bilang, 'Oke, ini hasil akhirnya'," kata Marquez.

2. Sebenarnya gak perlu

Marquez sebenarnya menyesali insiden tersebut. The Baby Alien menghindari risiko dan di awal balapan berharap sama sekali tak mengalami kecelakaan. Namun, peristiwa tersebut menjadi hal wajar karena merupakan bagian dari balapan.

"Semua pembalap melakukan kesalahan yang sama, karena Anda di sana. Saya juga mengulangi kecerobohan 2014 lalu di Aragon," ujar Marquez.

3. Pilihan ban yang berani beda

Sesi sprint race sempat diguyur hujan deras. Kondisi ini, begitu riskan dan harus diakali dengan baik oleh setiap pembalap. Saat para pembalap menggunakan ban yang kering, Marquez mengambil langkah berani bersama rekannya, Francesco Bagnaia, dengan memilih jenis basah.

"Jadi, pemilihan ban yang licin itu tak memungkinkan," ujar Marquez.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Related Articles

See More