Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Menjadi Pesepak Bola Profesional, Ini yang Perlu Dilakukan

Cara Menjadi Pesepak Bola Profesional, Ini yang Perlu Dilakukan
ilustrasi pesepak bola (unsplash.com/suprunph)
Intinya Sih
  • Profesi pesepak bola profesional memang terdengar menggiurkan, tetapi tetap butuh perjuangan untuk mencapainya.

  • Selain niat kuat dan latihan konsisten, kamu harus siap mental, baik selama proses berlatih, seleksi, sampai masuk klub.

  • Langkah pentingnya meliputi bergabung dengan SSB atau akademi, rutin ikut seleksi dan turnamen, menjaga kondisi fisik, serta menarik perhatian pemandu bakat agar bisa segera mendapat kontrak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Profesi pemain sepak bola profesional menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang tumbuh dengan kecintaan besar terhadap olahraga tersebut. Bermain di stadion besar, mengenakan jersey klub favorit hingga membela tim nasional, hal-hal demikian menjadi gambaran yang biasa muncul di benaknya masing-masing.

Namun, menjadi pemain profesional tentu tidak semudah yang dibayangkan. Dunia sepak bola terkenal sangat kompetitif. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, latihan yang konsisten, serta mental kuat untuk menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanannya.

Lantas, bagaimana sebenarnya cara menjadi pesepak bola profesional? Berikut ini langkah-langkahnya yang bisa dicoba.

1. Mulai sejak dini

Sebagian pesepak bola hebat telah mengenal atau akrab dengan si kulit bundar sejak kecil. Hasilnya, mereka bisa terus mengembangkan teknik dasar seperti dribbling, passing, hingga shooting secara lebih alami.

Meski begitu, memulai sejak usia dini bukanlah syarat mutlak untuk menjadi pesepak bola profesional. Ada juga pemain yang baru serius menekuni sepak bola saat remaja dan tetap mampu menembus level tertinggi.

Satu yang terpenting adalah memiliki kemauan untuk belajar, berlatih secara konsisten, dan terus mengembangkan kemampuan dari waktu ke waktu. Selain itu, jangan mudah patah semangat apabila terjadi hal-hal yang mungkin belum sesuai ekspektasi.

2. Gabung SSB atau akademi

Setelah memantapkan niat, kamu bisa mencoba bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) atau akademi. SSB atau akademi sering menjadi jalur awal bagi pemain muda untuk dipantau para pencari bakat dari klub-klub profesional.

Tak harus pergi ke luar negeri, cukup pilih SSB lokal yang memiliki pelatih profesional dan program terstruktur. Di tempat ini, kamu akan lebih banyak belajar tentang teknik, taktik, hingga pengalaman bertanding yang lebih kompetitif.

Jika ada kesempatan, kamu juga bisa masuk ke akademi yang dimiliki sebuah klub profesional. Pasalnya, akademi seperti ini umumnya memiliki program pembinaan yang lebih terstruktur dan fasilitas memadai. Selain itu, pemain yang menonjol juga berpeluang besar untuk dipromosikan ke tim kelompok umur.

3. Latihan secara konsisten dan jaga kondisi fisik

Bakat saja tidak cukup untuk menjadi pemain profesional. Kamu tetap perlu latihan secara rutin dan konsisten, baik itu dalam hal teknik, fisik, maupun mental. Hal ini menjadi penting karena pemain profesional tentu punya jadwal latihan yang ketat dalam kesehariannya.

Sepak bola juga menuntut kondisi fisik yang prima. Karena itu, para calon pemain profesional harus bisa menjaga kebugaran tubuhnya, baik melalui latihan fisik, nutrisi seimbang, tidur cukup, dan menghindari kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan.

4. Rajin ikut seleksi

Sebagai calon pesepak bola profesional, kamu juga semestinya rajin mengikuti seleksi atau talent scouting yang diadakan oleh klub, akademi, atau asosiasi sepak bola. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemandu bakat biasanya tidak hanya memperhatikan kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga sikap dan tingkah lakumu selama di lapangan.

Semakin sering mengikuti seleksi, makin banyak pula peluangmu untuk dilirik. Anggap saja setiap trial sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman, mengukur kemampuan diri, sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih ada.

5. Ikut kompetisi dan turnamen

Pengalaman bertanding juga penting untuk mengasah mental dan kemampuan bermain sesungguhnya. Kamu bisa ikut kompetisi seperti liga SSB, liga pelajar, turnamen daerah, sampai seleksi tim kota atau provinsi.

Semakin sering bermain di pertandingan resmi, maka semakin banyak pula pengalaman yang kamu dapatkan. Di sejumlah turnamen, pemandu bakat biasanya ikut hadir untuk mencari talenta baru.

6. Tarik perhatian pemandu bakat dan dapatkan kontrak

Setelah kemampuanmu semakin berkembang, rajin-rajinlah mencari informasi tentang trial atau seleksi klub profesional. Ketika penampilanmu mulai menarik perhatian, mereka bisa saja langsung menyodorkan kontrak kerja sama.

Namun, biasanya mereka tak langsung memberi kontrak profesional. Sebagian akan menawarkan untuk bergabung ke tim mudanya dulu dengan potensi kesempatan kontrak profesional di kemudian hari.

Selain itu, kamu juga bisa mencari agen untuk membantu menemukan peluang dan menegosiasikan kontrak profesional. Akan tetapi, jangan lupa untuk memastikan memilih agen dengan reputasi yang baik demi kelancaran proses ke depannya.

7. Tetap rendah hati dan terus berlatih

Setelah resmi mendapat kontrak profesional, tugasmu belum selesai. Kamu masih harus bersaing untuk bisa menembus tim utama atau setidaknya bertahan di dalam tim.

Oleh karenanya, tetaplah rendah hati dan jangan malas berlatih. Selalu ikuti instruksi pelatih beserta aturan-aturan yang ditentukan oleh klub.

Tantangan menjadi pesepak bola profesional

Pada proses menuju level profesional, perjalananmu tidak akan lepas dari berbagai hambatan. Berikut beberapa tantangan yang paling sering dihadapi:

  • Persaingan ketat dengan ribuan pemain lain
  • Konsistensi menjaga disiplin hidup setiap hari
  • Kesulitan membagi waktu antara sekolah, latihan, dan kehidupan pribadi
  • Perlu pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya untuk latihan serta kompetisi
  • Tekanan mental saat bertanding atau gagal seleksi
  • Tidak semua pemain langsung mendapat kontrak profesional
  • Risiko cedera yang bisa menghambat karier

Itulah tadi ulasan lengkap mengenai cara menjadi pesepak bola profesional. Pada intinya, kamu harus memantapkan niat, terus berusaha, pantang menyerah, dan selalu rendah hati dalam kondisi apa pun.

Nah, apabila tertarik mengulik dunia sepak bola hingga peluang menjadi atlet profesional, kamu dapat menghadiri diskusi bertema "Gen Z and The Future of Indonesian Football" dengan pembicara Erick Thohir dan Beckham Putra. Diskusi tersebut akan terselenggara di sesi The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age pada Indonesia Summit 2026, 17—18 Juni di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta. Dapatkan tiketmu sekarang di bit.ly/IS_26 dan jadilah bagian dari diskusi yang akan menentukan arah masa depan Indonesia.

FAQ seputar cara menjadi pesepak bola profesional

Bagaimana cara menjadi pesepak bola profesional?

Ada sejumlah langkah yang perlu dilewati untuk jadi pesepak bola profesional. Sebut saja dari rajin berlatih dan memantapkan niat, kemudian mengikuti seleksi dari klub atau akademi hingga mencuri perhatian pemandu bakat dan berakhir menerima kontrak.

Berapa gaji pemain sepak bola profesional?

Gaji pesepak bola profesional sangat variatif. Di level lokal, angkanya bisa dari jutaan rupiah sampai ratusan juta per bulannya.

Bagaimana cara masuk klub sepak bola?

Ada beberapa cara. Termudah, kamu bisa bergabung dengan cara mengikuti seleksi terbuka yang diselenggarakan klub atau akademi profesional.

Apa bisa jadi pemain bola tanpa ikut SSB?

Sebenarnya tetap bisa. Namun, kamu harus sering-sering mengikuti seleksi umum agar bisa dilirik pemandu bakat.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More