Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi balap mobil (unsplash.com/Isaac Maffeis)
  • Haas resmi mencoret Esteban Ocon untuk sisa musim 2026 setelah perselisihan dengan insinyur balap di GP Meksiko, disusul ketegangan yang telah berlangsung beberapa waktu.
  • Rafael Camara menggantikan Ocon dan debut F1 di GP Brasil 6–8 November 2026, setelah Haas menilai performanya kuat dalam pengujian mobil sebelumnya.
  • Camara, pemimpin klasemen F2 2026, membawa rekam juara FREC 2024 dan F3 2025; debutnya menandai dua pembalap Brasil di grid F1 untuk pertama kali sejak 2016.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nasib Esteban Ocon menjelang pekan balap Formula 1 GP Brasil yang akan digelar pada 6--8 November 2026 akhirnya terungkap. Ia kehilangan kursi balapnya di Haas pada sisa musim ini. Haas mengeluarkan keputusan resmi pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.

Rafael Camara yang telah meneken kontrak untuk memperkuat Haas pada 2027 akan debut lebih awal di Autodromo Jose Carlos Pace. Pemuncak klasemen sementara Formula 2 2026 itu akan tampil di hadapan publik negaranya sendiri di Formula 1 untuk pertama kalinya. Mengapa Haas menunjuk Camara untuk melakoni balapan di GP Brasil?

1. Haas telah mengganti Esteban Ocon selepas perselisihan pada FP2 GP Meksiko 2026

Haas sebetulnya telah mengganti Esteban Ocon sejak sesi latihan ketiga (FP3) GP Meksiko yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Ryo Hirakawa yang tampil pada FP1 berkesempatan menggantikan Ocon pada sisa pekan balap GP Meksiko. Pembalap asal Jepang itu berhasil membukukan 1 poin usai finis di posisi kesepuluh.

Keputusan Haas mendepak Ocon menyusul kejadian pada FP2 di Autodromo Hermanos Rodriguez. Pembalap asal Prancis itu terlibat perselisihan dengan Laura Mueller selaku insinyur balap lewat radio tim. Mueller memberitahu Ocon terkait pergantian rencana pemakaian ban kepada jenis medium. Namun, Ocon bersikukuh ingin tetap memakai ban soft.

Haas langsung melakukan pertemuan dengan Ocon selepas FP2. Namun, Ocon dikabarkan terlibat konfrontasi fisik dengan kepala tim Haas, Ayao Komatsu pada pertemuan tersebut. BBC melansir, Ocon membantah adanya kekerasan fisik meski mengakui perbedaan pendapat menyebabkan adanya diskusi dengan pihak-pihak yang terlibat. Kondisi tersebut merupakan puncak dari ketegangan hubungan antara Haas dan Ocon yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

2. Rafael Camara menjalani debut lebih awal bersama Haas di GP Brasil 2026

Haas mengaku keputusan mendepak Esteban Ocon bukanlah hal mudah. Akan tetapi, Haas mengaku mengambil langkah tersebut demi kebaikan tim. Mereka menegaskan akan menghormati kerahasiaan pembicaraan tertutup yang terjadi dengan Ocon. Sebagai gantinya, Rafael Camara akan melakoni balapan di GP Brasil 2026.

"Kami telah menunjuk Camara untuk mendampingi Bearman di GP Brasil. Kami tahu kemampuan Camara setelah ia tampil sangat baik pada sesi Testing of Previous Car (TPC) pada Agustus 2026. Kami tak sabar menyambutnya bergabung dengan tim akhir pekan ini," kata Ayao Komatsu dilansir Formula 1.

Di sisi lain, Ryo Hirakawa tidak terpilih pada pekan balap GP Brasil karena bentrokan jadwal dengan balapan pemungkas WEC 2026 bertajuk 6 Hours of Monza. Balapan tersebut dihelat pada 8 November 2026. Hirakawa turun di kelas hypercar bersama Sebastian Buemi dan Brendon Hartley dengan memperkuat Toyota Racing.

Ketiga pembalap tersebut mengemudikan mobil bernomor 8. Mereka berada di puncak klasemen dengan perolehan 114 poin. Mereka unggul 17 poin atas Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Nyck de Vries yang juga membela Toyota Racing, tetapi memakai nomor mobil 7. Hirakawa, Buemi, dan Hartley bisa mengunci gelar juara dengan membukukan 8 poin lebih banyak di Sirkuit Monza, Italia, akhir pekan ini.

3. Rekam jejak mentereng Rafael Camara sebelum menginjakkan kaki di Formula 1

Rafael Camara telah menunjukkan performa gemilang pada ajang balap single-seater. Ia berhasil meraih gelar juara Formula Regional European Championship 2024 bersama Prema Racing. Berselang setahun, Camara sukses menyabet titel juara Formula 3 2025 pada musim debutnya dengan memperkuat Trident.

Saat ini, Camara sedang bertarung dalam perebutan gelar juara Formula 2 2026. Pembalap berumur 21 tahun itu memuncaki klasemen berkat perolehan 207 poin. Camara unggul 7 poin atas Nikola Tsolov.

Momen debut Rafael Camara di GP Brasil 2026 menghadirkan catatan unik. Ini menjadi pertama kalinya ada dua pembalap Brasil yang berkompetisi di Formula 1 dalam 10 tahun terakhir. Selain Camara, pembalap Brasil lainnya yang mengisi grid Formula 1 2026 adalah Gabriel Bortoleto yang memperkuat Audi.

Terakhir kali ada dua pembalap Brasil di Formula 1 terjadi pada 2016. Ketika itu, Felipe Massa dan Felipe Nasr saling beradu cepat dengan tim berbeda. Massa menjadi bagian dari skuad Williams, sedangkan Nasr membela Sauber.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article