3 Tim yang Menang Besar pada Matchday 4 Liga Champions 2026/2027

- Como mencatat kemenangan tandang terbesar Liga Champions dengan membantai RC Lens 9-1; Anastasios Douvikas mencetak hattrick, membawa Como ke peringkat empat dengan sembilan poin.
- PSG menang 6-0 di kandang Villarreal, dengan empat gol tercipta sebelum menit ke-20. Juara bertahan itu memuncaki klasemen berbekal 12 poin dari empat laga.
- LASK mengalahkan Slovan Bratislava 4-0 melalui brace Kasper Jorgensen serta gol Robert Ljubicic dan Samuel Adenari, sehingga naik ke posisi 16 dengan enam poin.
Sejumlah hasil mengejutkan terjadi pada matchday keempat Liga Champions Eropa 2026/2027. Beberapa tim mampu mendulang kemenangan besar. Banyaknya perolehan gol ini krusial bagi tim untuk menentukan kelolosan ke fase gugur secara otomatis. Ada tiga tim yang berhasil meraih kemenangan besar kali ini. Seperti apa performanya? Berikut laporan pertandingannya.
1. Como mengukir rekor kemenangan besar usai menang 9-1 atas RC Lens
Malam bersejarah hadir di Stade Bollaert-Delelis, Prancis. Como 1907 tanpa ampun mempecundangi RC Lens di hadapan pendukungnya melalui skor telak 9-1. Menurut catatan UEFA, Como mengukir rekor kemenangan terbesar era baru Liga Champions sejak 1992. Dengan margin 8 gol, Como menyamai kemenangan Real Madrid (8-0 vs Malmo FF) dan Liverpool (8-0 vs Besiktas). Skor 9-1 juga menjadi rekor kemenangan tandang terbesar di Liga Champions.
Sejatinya, Como dan Lens menghadirkan pertarungan sengit. Como memang lebih dominan lewat catatan 18 peluang dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Sementara, Lens mampu menghasilkan 10 peluang dengan 3 on target. Pembeda besar klinisnya penyelesaian akhir ini yang membuat Como menang besar. Pada babak pertama, kedua tim saling berbalas serangan. Namun, Como unggul 3-0 berkat gol brace Anastasios Douvikas dan gol Nico Paz.
Setelah jeda, Como memberondong gawang Lens enam gol. Lucas Da Cunha dan Marc-Oliver Kempf membuat skor menjadi 5-0. Douvikas lalu melengkapi hattrick-nya pada laga ini. Mattia Liberali kemudian menambah derita Lens setelah membuat gol ketujuh untuk Como. Lens sempat membuat gol melalui Ruben Aguilar. Namun, gol ini hanya menjadi pelipur lara. Como menambah dua gol lagi melalui Martin Baturina dan Matteo Papacciolo untuk menang 9-1. Kemenangan ini membuat Como merangsek ke peringkat empat dengan koleksi sembilan poin.
2. PSG menghantam Villarreal enam gol tanpa balas di hadapan pendukungnya
Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan ambisinya meraih hattrick Liga Champions. Bertamu ke markas Villarreal di Estadio de La Ceramica, Spanyol, PSG menghancurkan tuan rumah enam gol tanpa balas. Kemenangan PSG ini mengukuhkan statusnya sebagai juara bertahan. Hasil ini juga membuat PSG menduduki puncak klasemen dengan torehan 12 poin dari 4 laga.
Pada babak pertama, PSG langsung tancap gas. Empat gol bersarang ke gawang tuan rumah ketika laga belum genap 20 menit. Joao Neves membuka keran gol PSG pada menit 9. Hanya 4 menit kemudian, Desire Doue dan Senny Mayulu membuat skor menjadi 3-0. Fabian Ruiz lalu menyumbang gol keempat menit 17. Keunggulan 4-0 ini dipertahankan PSG hingga jeda babak.
Memasuki paruh kedua, Ruiz membuat PSG menjauh menjadi 5-0 pada menit 50. Villarreal sejatinya bukan tanpa peluang. Namun, tumpulnya lini serangan membuat mereka mengalami kekalahan. Sepanjang permainan, tuan rumah bisa menghasilkan 14 peluang dengan hanya 2 tepat sasaran. Sementara, PSG yang lebih agresif mampu bermain klinis hingga enam gol tercipta. David Boly lalu memungkasi kemenangan 6-0 PSG berkat golnya pada menit 78.
3. LASK menghancurkan Slovan Bratislava dengan skor 4-0
Beralih ke Raiffeisen Arena, Linz, Austria, LASK berpesta gol ketika menerima kunjungan Slovan Bratislava. Menjamu kampiun Liga Slovakia 2025/2026, LASK tanpa kesulitan berarti. LASK yang juga berstatus juara Liga Austria tampil tanpa celah dengan menang 4-0. Kemenangan ini mengantarkan LASK naik ke peringkat 16 dengan perolehan enam poin.
Melihat statistik, LASK menunjukkan permainan agresif lewat 22 kali percobaan dengan 9 peluang berbahaya. Sementara, Slovan Bratislava hanya membuat 7 peluang dengan 4 tepat sasaran. Agresivitas LASK tersebut terlihat sejak awal permainan. Pada babak pertama, LASK berhasil memimpin 3-0 lewat brace Kasper Jorgensen dan satu gol Robert Ljubicic.
Pada awal babak kedua, LASK menjauh berkat gol Samuel Adenari pada menit 48. Kendati unggul 4-0, LASK tidak mengendurkan serangan. Sejumlah ancaman dilancarkan ke pertahanan tim tamu. Upaya serupa juga dicoba Slovan Bratislava, tetapi gagal menembus kokohnya barisan belakang tuan rumah. Hingga bubaran, skor tidak berubah untuk LASK.
Hasil laga di atas menunjukkan kualitas serangan tim hingga menang besar. Dengan produktivitas gol itu, peluang tim-tim untuk melaju ke fase gugur secara langsung terbuka lebar. Patut ditunggu konsistensi mereka hingga akhir league phase Liga Champions 2026/2027.



















