Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Kekalahan Pertama Villarreal dengan Selisih 6 Gol

4 min read
4 Kekalahan Pertama Villarreal dengan Selisih 6 Gol
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/Vienna Reyes)
  • Villarreal kalah 0-6 dari PSG di kandang pada Liga Champions 2026/2027, setelah tertinggal empat gol dalam 17 menit dan kebobolan lagi pada babak kedua.
  • Kekalahan 0-6 dari PSG menjadi kekalahan Villarreal dengan selisih enam gol pertama sejak dibantai Hercules 0-6 di Segunda Division pada 28 Oktober 1995.
  • Rekor kekalahan terburuk Villarreal tetap 1-8 dari Barcelona B pada 1992; mereka juga pernah takluk 0-6 dari Valencia di Copa del Rey 1993.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Villarreal tidak berdaya ketika menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio de la Ceramica, Villarreal, Spanyol, pada matchday keempat fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027, Selasa (3/11/2026). Mereka dibantai juara bertahan UCL tersebut dengan skor 0-6. Hasil ini masuk daftar kekalahan terbesar klub yang terbentuk pada 1923 itu. Per 5 November 2026, ada tiga laga lain ketika Villarreal juga tumbang dengan selisih minimal enam gol.

  1. 1. Villarreal sudah tertinggal empat gol dalam 17 menit ketika kalah 0-6 dari PSG pada 3 November 2026

    Villarreal benar-benar tidak mampu menandingi Paris Saint-Germain pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/2027. Meski bermain di kandang, mereka sudah tertinggal empat gol dalam 17 menit pertama. Tim asuhan Inigo Perez itu kecolongan untuk pertama kali pada menit 9. Mereka gagal mengantisipasi skema sepak pojok. Hasilnya, Joao Neves berhasil menyelesaikan second ball di depan gawang. Tiga menit berselang, Desire Doue menuntaskan peluang yang berawal dari bluder Peter Gulacsi. Beberapa detik kemudian, situasi serupa terulang. Achraf Hakimi memotong umpan Gulacsi kepada Ayoze Perez dan berujung dengan gol Senny Mayulu.

    Ironisnya, eror yang sama lagi-lagi terjadi pada menit 17. Kali ini, umpan Renato Veiga kepada Carlos Macia diintersep Vitinha. Kemelut lantas terjadi di kotak penalti Villarreal dan menghasilkan gol keempat PSG yang dicetak Fabian Ruiz. Ruiz kemudian membukukan brace pada menit 50. Gelandang asal Spanyol itu mengontrol umpan panjang dari Vitinha dan menaruh bola ke gawang dengan melakukan nutmeg kepada Gulacsi. David Boly akhirnya menyudahi pesta PSG pada menit 78. Debutan tersebut mengantongi gol setelah menggantikan Hakimi 4 menit sebelumnya.

  2. 2. Villarreal dibantai 0-6 oleh Hercules pada 28 Oktober 1995

    Sebelum 3 November 2026, kekalahan terakhir Villarreal dengan selisih enam gol terjadi pada 28 Oktober 1995. Saat itu, mereka menyerah 0-6 dari Hercules dalam laga pekan kesembilan Segunda Division Spanyol 1995/1996 ini. Villarreal mengalaminya di kandang, Estadio de la Ceramica.

    Mereka tumbang akibat lengah pada babak kedua. Villarreal hanya tertinggal 0-2 sebelum jeda akibat gol Janko Jankovic pada menit 24 dan Eduardo Rodriguez pada menit 41. Setelahnya, gawang mereka dibobol Rodriguez (46’), Jose Palomino (55’), Francisco Anton (59’), dan Jankovic (70’).

  3. 3. Villarreal menyerah 0-6 dari Valencia pada 14 April 1993

    Villarreal berhasil membuat kejutan di Copa del Rey 1992/1993. Berstatus sebagai tim kasta kedua, mereka mampu menembus perempat final. Ini sekaligus menjadi pencapaian terbaik mereka pada saat itu. Sayangnya, Villarreal gagal melaju lebih jauh akibat disingkirkan Valencia dengan agregat 1-8. Mereka sebetulnya hanya kalah 1-2 ketika bermain di kandang pada leg pertama. Namun, tim yang dilatih Carlos Simon tersebut tidak berkutik ketika melawat ke Mestalla, Valencia, Spanyol, pada leg kedua. Villarreal dibantai 0-6.

    Valencia memulai pestanya lewat tendangan rebound Juan Sanchez pada menit kelima. Sanchez kemudian menggandakan keunggulan pada menit 20. Carlos Arroyo mencetak gol ketiga Valencia pada menit 40. Sanchez lantas membukukan hattrick pada menit 48. Arroyo mengikuti jejak Sanchez menorehkan brace pada menit 79. Valencia akhirnya menciptakan gol pemungkasnya melalui Fernando pada menit 87. Sebagai catatan, Valencia gugur pada semifinal akibat kalah dari Real Zaragoza. Sementara, Zaragoza gagal menjadi juara akibat kalah dari Real Madrid.

  4. 4. Villarreal dihajar Barcelona B dengan skor 1-8 pada 27 September 1992

    Kekalahan pertama Villarreal dengan selisih enam gol sekaligus menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah klub. Mereka dibantai Barcelona B dengan skor 1-8 pada 27 September 1992. Saat itu, Villarreal yang dilatih Osman Bendezu hadir sebagai tamu di Mini Estadi, Barcelona, Spanyol, dalam laga pekan keempat Segunda Division 1992/1993 ini.

    Villarreal sebetulnya sempat mengimbangi permainan tuan rumah. Mereka tertinggal oleh gol Pablo Maqueda pada menit 4 dan menyamakan kedudukan lewat aksi Pedro Alcaniz pada menit 22. Sayangnya, Villarreal terkapar setelahnya. Gawang mereka dibobol Oscar Garcia (38’), Goran Vucevic (45’, 53’), Maqueda (49’), Sergi Barjuan (55’, 61’), dan Thomas Christiansen (90’).

    Tiga kekalahan pertama Villarreal dengan selisih enam gol terjadi ketika mereka masih berstatus sebagai tim kasta kedua. Setelah tidak tersentuh aib semacam itu begitu lama, tim berjuluk El Submarino Amarillo ini kembali merasakannya pada 3 November 2026 dengan dibantai Paris Saint-Germain di kompetisi sekelas Liga Champions. Kini, para pemain dan staf pelatih jelas akan berjuang keras agar daftar tidak bertambah, setidaknya selama mereka ada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More