Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Remontada atas Athena, Valverde Akui Madrid Sempat Kena Mental

2 min read
Remontada atas Athena, Valverde Akui Madrid Sempat Kena Mental
Kapten Real Madrid, Federico Valverde. (Dok. LaLiga via Footballicious).
  • Real Madrid bangkit setelah dua kali tertinggal dari AEK Athens dan mengamankan kemenangan 3-2 di Liga Champions.

  • Federico Valverde mengakui gol kedua AEK sempat memengaruhi mental Madrid sebelum tim kembali menyatukan fokus.

  • Kepercayaan rekan setim dan staf pelatih mendorong Valverde mencetak gol penentu pada injury time.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Real Madrid sukses melakukan remontada di markas AEK Athens dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (15/11/2026) dini hari WIB. Gol sensasional Federico Valverde menjadi penentu kemenangan Los Blancos dengan skor 3-2.

Kemenangan dramatis ini diraih susah payah oleh tim besutan Jose Mourinho. Valverde secara blak-blakan mengakui kalau mental timnya sempat goyah saat tuan rumah kembali menambah angka di papan skor saat pertengahan babak kedua.

  1. 1. Sempat goyah saat lawan cetak gol kedua

    Pertandingan di Yunani tersebut sejatinya berjalan alot meski Madrid mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. AEK yang tertekan justru sukses membuat mental para pemain Madrid runtuh dua kali.

    Pertama, lewat gol cepat yang dicetak Aboubakary Koita saat duel baru berusia 12 menit. Gol tersebut berhasil disamakan Jude Bellingham 20 menit berselang.

    Puncaknya ketika AEK kembali unggul lewat gol Stavros Pilios pada menit 75. Valverde tidak menampik bahwa gol kedua tersebut memberikan pukulan psikologis yang cukup berat bagi timnya.

    "Gol mereka memengaruhi kami, setelah tertinggal 2-1 sepertinya kami akan kesulitan lagi," kata Valverde selepas laga, dikutip dari Mundo Deportivo.

    Beruntung, ketegangan itu tidak berlangsung lama karena para pemain segera menyatukan kembali fokus mereka. Kylian Mbappe hanya butuh tiga menit untuk kembali menyamakan kedudukan.

  2. 2. Kepercayaan pelatih jadi kunci *remontada

    Kebangkitan Madrid akhirnya disempurnakan lewat tembakan melengkung mematikan dari Valverde ke sudut jauh gawang lawan. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku terkadang ragu untuk mengambil keputusan menembak langsung dari jarak jauh.

    Namun, kepercayaan penuh dari ruang ganti dan instruksi staf pelatih memberikannya keberanian ekstra di *injury time*. Tembakan sensasionalnya pun berhasil menggetarkan jala tuan rumah, sekaligus menyegel kemenangan Los Blancos.

    "Saya berterima kasih kepada rekan setim dan pelatih yang memberi kepercayaan diri serta dorongan agar saya berani memukul bola itu. Bagi kami, sungguh menyenangkan bisa bermain untuk staf kepelatihan ini," ucap Valverde.

  3. 3. Bukti DNA pantang menyerah *Los Blancos

    Kemenangan dramatis ini sekaligus menjaga kesempurnaan Madrid di fase awal Liga Champions musim ini, dengan empat kemenangan. Valverde merasa bangga karena timnya kembali membuktikan DNA raja Eropa.

    "Ini adalah keunggulan tim, kami semua percaya satu sama lain hingga detik terakhir. Di menit-menit krusial terbukti bahwa tim ini tidak pernah berhenti berusaha untuk bangkit," ujar gelandang Uruguay tersebut.

Related Articles

See More