Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Isi Tenaga, Alwi Farhan Sempat Pulang Kampung Jelang Debut di All England

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan di Pelatnas PBSI Cipayung
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)
Intinya sih...
  • Alwi Farhan bersiap debut di All England 2026
  • Persiapan panjang dengan tur Eropa musim ini, termasuk All England dan Swiss Open 2026
  • Tak ada target muluk, hanya berharap tampil maksimal di All England perdananya
  • All England istimewa bagi Alwi sebagai turnamen tertua dan mimpi yang nyata
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, bakal menapaki fase baru dalam karier profesionalnya. Alwi, untuk pertama kalinya, akan berlaga dalam All England pada edisi 2026.

Turnamen tertua di dunia ini menjadi salah satu yang paling diidamkan oleh para pebulu tangkis profesional di dunia. Alwi, merasa begitu tertantang, dalam menghadapi turnamen tersebut dan telah menetapkan satu target. Apa itu?

1. Alwi cuma mau main lepas

-
Selebrasi Alwi Farhan usai juara Indonesia Masters 2026, Minggu (25/1/2026). (Dok. PBSI).

Target Alwi tak muluk. Dia cuma mau tampil maksimal, tanpa beban, dan mampu melaju jauh di turnamen tersebut. Sebab, dia sadar jika tekanan di All England berbeda dengan turnamen lainnya.

"Bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. Apa yang dilatih dan disiapkan. Untuk hasil biar saya janji sama diri saya sendiri. Saya tidak mau terbebani karena pertama kali tapi ingin coba yang terbaik di All England," kata Alwi saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (12/2/2026)

2. Sempat pulang kampung

Alwi Farhan di podium tunggal putra Indonesia Masters 2026
Alwi Farhan di podium tunggal putra Indonesia Masters 2026 (dok.PP PBSI)

Demi menghadapi All England, Alwi sempat pulang kampung ke Solo, Jawa Tengah. Di sana, dia merasa lebih nyaman dan mendapatkan suntikan secara moral karena bertemu keluarganya.

"Saya ke All England dan Swiss Open, sempat pulang ke rumah sebentar. Pastinya jadi tambahan tenaga. Sekarang ada persiapan yang panjang dan harus bisa dimaksimalkan. Ini bekal buat saya untuk tur Eropa," ujar Alwi.

3. Birmingham menjadi mimpi Alwi

Alwi Farhan bersama pelatih Indra Wijaya usai menjadi juara di Indonesia Masters 2026
Alwi Farhan bersama pelatih Indra Wijaya usai menjadi juara di Indonesia Masters 2026 (IDN Times/Margith Damanik)

Main di Super 1000 sudah biasa buat Alwi. Tapi, aura turnamen yang digelar di Utilita Arena, Birmingham, itu akan menjadi sangat spesial. Maka dari itu, pemuda 20 tahun tersebut begitu antusias.

"Kalau Super 1000 sudah yang ketiga. Tapi, main di Birmingham Arena jadi mimpi yang nyata. Pastinya senang dan antusias. Katanya kan lebih bergengsi, jadi turnamen tertua. Itu wishlist main dan juara di sana. Semoga ada hasil yang baik mengikuti," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

Bank Jakarta Dukung Pelita Jaya, Demi Dongkrak Gengsi Ibu Kota

12 Feb 2026, 22:22 WIBSport