Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat mengaspal di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika (AFP / Sony Tumbelaka)
  • Balapan utama MotoGP Qatar berpotensi hanya diikuti 15 pembalap karena cedera dan kondisi kesehatan sejumlah rider.

  • Marc Marquez membutuhkan margin 74 poin atas Jorge Martin untuk mengunci gelar juara dunia di Qatar.

  • Kegagalan menang atau hasil Martin yang lebih baik dapat membuat penentuan gelar berlanjut hingga seri berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (8/11/2026)

Balapan utama MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail. Marquez berpeluang mengunci gelar jika menang dan Martin tidak mendapatkan poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Balapan utama MotoGP Qatar berpotensi hanya diikuti 15 pembalap, yang dapat memengaruhi persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.
  • Who?
    Marc Marquez, Jorge Martin, Francesco Bagnaia, Maverick Vinales, dan Luca Marini disebut dalam situasi ini.
  • Where?
    Balapan utama berlangsung di Sirkuit Lusail, Qatar.
  • When?
    Minggu (8/11/2026).
  • Why?
    Jumlah pembalap berpotensi berkurang karena cedera kaki, cedera bahu, dan kondisi kesehatan yang menurun.
  • How?
    Marquez harus menang dan berharap Martin tidak mendapatkan poin agar selisih 74 poin tercipta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balapan MotoGP Qatar bisa diikuti lebih sedikit pembalap karena ada yang cedera atau sakit. Marc Marquez ingin menjadi juara dunia, tetapi ia harus menang dan Jorge Martin tidak mendapat poin. Kalau tidak, Marc harus menunggu balapan berikutnya. Marc bilang ia harus tetap sabar dan berkonsentrasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Potensi hanya 15 pembalap di balapan utama membuat setiap rider yang tampil tetap berpeluang meraih poin. Situasi ini juga menjaga persaingan gelar MotoGP 2026 tetap terbuka, karena Marc Marquez belum otomatis menjadi juara dan harus menghadapi hasil balapan serta performa Jorge Martin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Balapan utama MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11/2026), bisa saja terganggu akibat kekurangan pembalap. Jumlah rider yang ada di lintasan bisa saja berkurang drastis atas berbagai alasan.

Pada sesi sprint race, cuma ada 17 pembalap yang start, dan 16 di antaranya finis. Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mundur dalam sesi sprint race dan bisa saja tak mengaspal di balapan utama karena cedera kaki.

Jumlah ini masih bisa berkurang karena beberapa pembalap mengalami cedera, seperti Maverick Vinales yang mengalami cedera bahu. Kemudian, Luca Marini masih sakit dan bisa saja kondisi tubuhnya menurun. Dengan kondisi ini, ada potensi pembalap yang tampil di balapan utama MotoGP Qatar cuma 15.

Situasi ini bisa saja berdampak pada persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Kenapa demikian?

1. Cuma 15 pembalap, semua jadi dapat poin

Jadi, demi bisa juara dunia di Qatar, Marc Marquez butuh keunggulan hingga 74 poin atas pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin. Saat ini, Marquez sudah mencetak margin 49 poin atas Martin.

Dengan demikian, Marquez harus menang di Qatar dan berharap Martin tak mendapatkan poin dalam balapan utama. Kalau kondisi itu terjadi, maka selisih 74 poin akan tercipta dan Marquez resmi dinobatkan sebagai juara dunia.

Tapi dengan potensi kekurangan pembalap, perayaan gelar Marquez bisa tertunda. Sebab hanya 15 pembalap yang bisa meraih poin dalam setiap balapan.

2. Kalau gagal juara di balapan utama juga bisa tertunda

Skenario lain yang bisa membuat Marquez tertunda gelarnya adalah gagal menjadi juara di balapan utama. Dengan finis di belakang Martin, Marquez harus berjuang keras hingga seri Portugal atau Valencia.

Bahkan, andai Marquez berada di lima besar dan Martin juara, maka persaingan akan terus berlangsung sampai akhir.

3. Harus bersabar

Marquez mengaku harus bersabar dalam merespons situasi saat ini. Justru, dalam keunggulannya, The Baby Alien merasa situasinya sangat kritis dan bisa berbalik jika tak ditangani dengan cara yang tepat.

"Kami harus bekerja dengan tingkat konsentrasi yang sama dan mentalitas serupa. Lalu, kita lihat apa yang terjadi berikutnya. Tapi, saya memprediksi balapan sangat sulit karena Aprilia sangat cepat," ujar Marquez, dilansir TNT Sports.

Curated For You

Editorial Team

Related Article