Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kisah Veddriq Leonardo Memanjat di Tengah Kabut Asap Kalimantan
Veddriq Leonardo dalam acara Locker Room by IDN Times pada Selasa (20/8/2024). (IDN Times/Alya Achyarini)
  • Veddriq berlatih panjat tebing di tengah kabut asap Kalimantan saat persiapan Kualifikasi PON 2016.
  • Meskipun berisiko dan berbahaya, Veddriq tetap giat berlatih di tengah kepungan asap demi persiapan kompetisi.
  • Setelah gagal lolos PON 2016, Veddriq terus berjuang hingga akhirnya meraih emas Olimpiade 2024 Paris setelah masuk pelatnas panjat tebing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nama Veddriq Leonardo tengah harum usai menyumbangkan emas buat Indonesia di Olimpiade 2024 lalu. Namun, sebelum meraih emas, jalan terjal harus dia lalui, termasuk memanjat di tengah kabut asap Kalimantan.

Dalam wawancara secara eksklusif di program Locker Room by IDN Times, Veddriq menceritakan kisahnya berlatih panjat tebing saat Kalimantan tengah dilanda kabut asap. Itu terjadi pada 2015 silam, saat dia akan mengikuti Kualifikasi PON 2016 di Jawa Barat.

1. Berlatih sambil menantang bahaya

Veddriq Leonardo dalam acara Locker Room by IDN Times pada Selasa (20/8/2024). (IDN Times/Alya Achyarini)

Pada 2015 lalu, Veddriq tengah giat-giatnya berlatih sebagai bagian dari persiapan Kualifikasi PON 2016. Latihan ini jadi berisiko dan berbahaya buatnya karena dikepung asap yang tengah menyelimuti Kalimantan kala itu.

"Jadi memang saat itu Kalimantan sedang kena kabut asap, kebakaran hutan di mana-mana. Tapi, ya kami tidak punya pilihan. Kami harus tetap berlatih, ya sekalian ambil risiko, ya berlatih di suasana kabut dengan segala bahayanya," ujar Veddriq.

2. Hasil belum berpihak pada Veddriq

Veddriq Leonardo dalam acara Locker Room by IDN Times pada Selasa (20/8/2024). (IDN Times/Alya Achyarini)

Sayangnya, meski sudah berlatih di tengah kepungan kabut asap Kalimantan kala itu, Veddriq belum bisa lolos PON 2016. Sebab, ketika itu Kalimantan Barat harus bersaing dengan provinsi-provinsi yang ada di Jawa.

"Waktu itu masih belum bisa lolos PON, tidak tahu kenapa juga saya Provinsi Kalimantan Barat bisa bermain di zona dua. Di situ zonanya Jawa, kan pentolannya pemanjat di situ," kata Veddriq.

3. Tak menyerah dan akhirnya berbuah emas

Veddriq Leonardo dalam acara Locker Room by IDN Times pada Selasa (20/8/2024). (IDN Times/Alya Achyarini)

Meski gagal lolos PON, Veddriq tidak menyerah. Dia terus berjuang, sehingga akhirnya bisa masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing. Masuk ke pelatnas jadi awal mula baginya meraih emas Olimpiade 2024 Paris.

"Yang ingin saya sampaikan, sebenarnya ini kita sudah membuktikan, panjat tebing bisa. Kita juga bisa tunjukin loh ke dunia, bisa unggul di atas negara-negara maju gitu," kata Veddriq.

Editorial Team

Related Article