Lando Norris dan McLaren Tak Lakukan Selebrasi Juara F1 2025 di Woking

- Pemimpin Dewan Borough Woking mengirim surat kepada McLaren dengan harapan bisa melangsungkan perayaan gelar juara Formula 1 2025 menjadi musim mengesankan bagi McLaren.
- McLaren tak yakin bisa melangsungkan perayaan juara karena sibuk mempersiapkan diri menjelang Formula 1 2026.
- McLaren pernah menggelar selebrasi juara dunia pembalap saat Mika Hakkinen menjadi kampiun pada 1998.
Meraih gelar juara merupakan salah satu capaian membanggakan bagi atlet, tak terkecuali pembalap Formula 1. Itulah yang Lando Norris rasakan setelah memastikan titel tersebut pada 2025. Pembalap McLaren tersebut menyabet gelar juara setelah mengantongi keunggulan 2 poin atas Max Verstappen.
Selebrasi juara menjadi salah satu momen paling ditunggu setelah pembalap berhasil merengkuh titel prestisius. Sayangnya, hal tersebut tidak akan terlihat di markas McLaren yang berlokasi di Woking, Inggris. Pihak tim mengonfirmasi mereka tak melakukan perayaan gelar juara seperti tahun sebelumnya. Lalu, mengapa McLaren memutuskan hal itu?
1. Pemimpin Dewan Borough Woking mengirim surat kepada McLaren dengan harapan bisa melangsungkan perayaan gelar juara
Formula 1 2025 menjadi musim mengesankan bagi McLaren. Tim yang dipimpin Andrea Stella itu berhasil mengawinkan gelar juara pembalap lewat Lando Norris dan titel juara konstruktor. Ini menjadi pertama kalinya McLaren melakukannya sejak terakhir kali pada 1998. Ketika itu, Mika Hakkinen sukses menyabet gelar juara untuk pertama kali dalam kariernya di Formula 1.
Prestasi membanggakan McLaren dan Norris tentu menuai atensi banyak pihak, tak terkecuali pemerintah kota Woking. Ann-Marie Barker selaku pemimpin Dewan Borough Woking mengirim surat kepada CEO McLaren, Zak Brown, pada Desember 2025. Surat tersebut berisi ucapan selamat sekaligus harapan agar McLaren bisa melangsungkan selebrasi juara di kota tersebut.
"Aku sangat berharap kita bisa merayakan pencapaian bersejarah ini secara lokal. Perayaan di pusat kota pada Februari 2025 atas raihan gelar juara konstruktor Formula 1 2024 adalah keberhasilan yang luar biasa dengan kegiatan yang terisi penuh dan keterlibatan komunitas yang luar biasa. Kami akan senang mendukung rencana masa depan Anda sehingga komunitas kami bisa kembali berbagi kebanggaan atas kesuksesan Anda," tulis Ann-Marie Barker dilansir BBC.
2. McLaren tak yakin bisa melangsungkan perayaan juara karena sibuk mempersiapkan diri menjelang Formula 1 2026
Juru bicara McLaren menanggapi perihal rencana selebrasi gelar juara Formula 1 yang diraih Lando Norris. Mereka khawatir tak bisa menggelar perayaan di Woking dalam waktu dekat. Itu karena McLaren sangat sibuk mempersiapkan diri menyongsong bergulirnya Formula 1 2026.
Alasan McLaren tak melangsungkan selebrasi gelar juara terbilang masuk akal. Mereka tak mau kehilangan momentum mengembangkan mobil demi kembali bersaing di barisan depan. Apalagi, Formula 1 menerapkan regulasi baru yang mengubah sejumlah elemen pada mobil. Jika tim tak berhasil memaksimalkan waktu yang ada, performa mobil mereka bisa tertinggal dibandingkan dengan pesaing lainnya.
McLaren punya waktu 1 bulan sebelum tes pramusim resmi di Bahrain pada 11--13 Februari 2026. Kemudian, mereka akan kembali menjalani tes di lokasi yang sama pada 18--20 Februari 2026. Adapun McLaren akan meluncurkan mobil terbaru mereka pada 9 Februari 2026 di Bahrain International Circuit.
3. McLaren pernah menggelar selebrasi juara dunia pembalap saat Mika Hakkinen menjadi kampiun pada 1998
McLaren pernah melakukan selebrasi juara saat Mika Hakkinen menjadi kampiun pada 1998. Perayaan itu masih berada dalam ingatan Will Forster hingga saat ini. Pria yang menjabat sebagai anggota parlemen untuk Woking itu ingat Hakkinen mengendarai mobil Formula 1 mengelilingi kota. Saat itu, Forster masih berusia 12 tahun. Itu adalah momen yang kemungkinan tak bisa terlaksana tahun ini karena kesibukan tim menghadapi musim baru di kejuaraan.
Forster sebetulnya berharap McLaren bisa melangsungkan perayaan gelar juara seperti saat tim tersebut menyabet titel juara konstruktor pada 2024. Terlepas dari itu, Forster menilai kesuksesan McLaren memberikan dampak positif untuk Woking. Kota tersebut kian dikenal karena prestasi mentereng tim dengan warna khas oranye tersebut.
"Ini menjadikan Woking kian terkenal karena alasan yang tepat. Itu artinya kami memiliki kebanggaan sebagai warga kota. Kami dapat merasa bangga dengan kota dan tempat kami berasal," ujar Will Forster dikutip BBC.
McLaren tentu berambisi mempertahankan gelar juara pembalap dan konstruktor pada 2026. Arah pengembangan mobil yang tepat dapat membawa mereka kepada kesuksesan seperti yang terjadi pada tahun lalu. Bisakah itu terjadi tahun ini?


















