Manuver Lando Norris yang Berbuah Kemenangan di F1 GP Belanda 2026

- Lando Norris memenangi F1 GP Belanda 2026 di Zandvoort, mengalahkan Kimi Antonelli dan George Russell, dengan keunggulan 11,536 detik atas Antonelli.
- Setelah kehilangan pimpinan usai restart, Norris menyalip Antonelli dan Lewis Hamilton pada lap 54 melalui manuver krusial yang didukung penyesuaian keseimbangan pengereman.
- Kemenangan beruntun setelah GP Hungaria memberi Norris 31 poin akhir pekan, membawanya ke peringkat keempat klasemen dengan 159 poin, tertinggal 83 poin dari Antonelli.
Raut gembira jelas tampak dari wajah Lando Norris. Pembalap McLaren itu sukses menorehkan kemenangan pada balapan utama Formula 1 GP Belanda yang digelar pada Minggu (23/8/2026) malam WIB. Norris finis di depan Kimi Antonelli dan George Russell yang masing-masing berada di posisi kedua serta ketiga.
Norris menjelaskan kunci penting dari kemenangan di Sirkuit Zandvoort. Salah satunya terkait manuver yang terjadi pada lap 54. Sebab, ia berhasil mengasapi dua pembalap sekaligus.
1. Lando Norris memenangi balapan utama GP Belanda 2026 setelah mengungguli Kimi Antonelli
Lando Norris sejatinya memulai balapan GP Belanda 2026 dengan baik. Ia langsung memimpin balapan setelah menempati posisi start terdepan. Sayangnya, momentum tersebut hanya bertahan sejenak menyusul kecelakaan yang dialami Max Verstappen di tikungan terakhir.
Kejadian tersebut menyebabkan balapan dihentikan dan restart dilakukan pada lap kelima. Norris langsung kehilangan posisi terdepan tepat setelah restart setelah disalip Kimi Antonelli di tikungan pertama. Selepas itu, Norris terus membuntuti Antonelli demi kembali berada di posisi pertama.
Norris sebetulnya sempat kembali memimpin balapan pada lap 40 menyusul Antonelli yang masuk ke pit untuk mengganti ban kepada jenis hard. Namun, pembalap berkebangsaan Inggris tersebut melorot ke posisi ketiga pada lap 48 seusai mengganti ban kepada jenis yang sama.
Norris mencari cara untuk bisa menyalip Antonelli dan Lewis Hamilton yang berada di depannya. Upayanya membuahkan hasil pada lap 54. Norris terlebih dahulu mengasapi Antonelli dengan menyalip dari sisi luar tikungan pertama. Kemudian, Norris mengambil alih posisi pimpinan balapan dari Hamilton sebelum memasuki tikungan sebelas.
Norris terus mempertahankan kedudukannya selepas melakukan manuver tersebut. Ia menuntaskan balapan dengan keunggulan 11,536 detik atas Antonelli. Ini menjadi kemenangan keduanya secara beruntun setelah GP Hungaria 2026.
2. Lando Norris membeberkan manuver penting yang membawanya pada kemenangan di Sirkuit Zandvoort
Lando Norris menyambut gembira keberhasilannya meraih kemenangan di GP Belanda 2026. Ia mengaku kemenangannya di Sirkuit Zandvoort kali ini merupakan salah satu yang terbaik dalam kariernya. Momen itu semakin spesial lantaran sirkuit tersebut melangsungkan balapan Formula 1 untuk terakhir kalinya.
Norris juga menyinggung perihal manuver yang dirinya lakukan pada lap 54. Ia sadar perlu melakukannya demi bisa meraih kemenangan. Norris menilai peluangnya untuk finis terdepan kian menipis apabila terus berada di belakang Antonelli.
"Aku melakukan sejumlah penyesuaian terhadap keseimbangan pengereman. Aku tahu diriku akan melakukan pengereman dan manuver itu mengantarkanku pada kemenangan. Aku melakukannya dengan baik. Aku paham diriku harus melakukannya dan mungkin hanya punya satu peluang untuk benar-benar mewujudkannya sehingga aku melakukannya sebaik mungkin," jelas Lando Norris dilansir Formula 1.
3. Sejumlah catatan menarik di balik keberhasilan Lando Norris memenangi balapan utama GP Belanda 2026
Kemenangan Lando Norris pada balapan utama GP Belanda 2026 menyisakan catatan menarik. Ini menjadi kedua kalinya Norris naik podium tertinggi di Sirkuit Zandvoort. Sebelumnya, ia merengkuh kemenangan pada 2024 setelah memulai balapan sebagai pole-sitter.
Norris menyamai pencapaian Alberto Ascari, Jack Brabham, James Hunt, dan Alain Prost yang pernah menang dua kali di GP Belanda. Selain itu, Norris juga meraih status driver of the day berdasarkan voting penggemar. Ia mengantongi 18,5 persen suara dan unggul 0,8 persen atas Fernando Alonso.
Norris membawa pulang total 31 poin dari pekan balap GP Belanda. Selain meraup 25 poin pada balapan utama, ia juga mendulang 6 poin usai finis ketiga pada balapan sprint. Tambahan poin tersebut membuat Norris kini menduduki peringkat keempat lewat koleksi 159 poin. Ia berjarak 83 poin dari Kimi Antonelli yang bertengger di puncak klasemen.
Seri berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Monza, Italia, pada 4--6 September 2026. Norris belum pernah membukukan kemenangan di sirkuit tersebut. Prestasi terbaiknya adalah finis kedua pada 2025. Akankah Norris meneruskan tren positifnya pada pekan balap GP Italia musim ini?


















