Tenis Meja Targetkan Tembus Perempat Final Asian Games 2026

- Tim tenis meja Indonesia menargetkan perempat final atau delapan besar Asian Games 2026, dengan 10 atlet—lima putra dan lima putri—yang disiapkan Indonesia Pingpong League.
- Grand Final IPL S2 dan World Tour Filipina akan dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan menuju Asian Games 2026, setelah jadwal grand final tertunda akibat SEA Games serta kejuaraan internasional.
- IPL menekankan persiapan berkelanjutan melalui kompetisi liga untuk menjaga kondisi atlet; tenis meja Indonesia terakhir meraih medali Asian Games pada 1978, yakni perak di Bangkok.
Jakarta, IDN Times - Tim tenis meja Indonesia tak memasang target yang muluk-muluk di Asian Games 2026. Mereka menargetkan lolos perempat final di ajang tersebut.
Indonesia Pingpong League (IPL) jadi pihak yang menyiapkan atlet untuk ajang tersebut. Total, ada 10 atlet yang sudah mereka siapkan, terdiri dari lima putra dan putri.
"Jadi target realistis dengan masuk delapan besar itu sudah cukup menjadi sejarah tenis meja," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) IPL, Yon Mardiyono, dalam sesi jumpa pers pada Kamis (20/8/2026).
1. Manfaatkan Grand Final IPL S2 sebagai momen persiapan

Grand final Indonesia Pingpong League 2024. (IDN Times/Sandy Firdaus) Menuju Asian Games 2026, tim tenis meja Indonesia akan memanfaatkan Grand Final IPL S2 sebagai ajang pemanasan. Kemudian, mereka juga akan tampil di World Tour Filipina.
"Grand Final ini seharusnya dilakukan pada akhir 2025, tapi tertunda karena ada SEA Games dan beberapa kejuaraan internasional yang diikuti para atlet. Jadi kami undur dan memilih pada Agustus ini karena bertepatan dengan HUT RI ke-81 dan bisa jadi persiapan atlet menuju Asian Games 2026," ujar Yon.
2. Persiapan harus melalui proses berkelanjutan

Grand final Indonesia Pingpong League 2024. (IDN Times/Sandy Firdaus) Yon mengungkapkan, dalam momen persiapan menuju Asian Games 2026, perlu proses berkelanjutan. Adanya kompetisi liga seperti IPL jadi sarana untuk menjaga kondisi atlet agar tetap prima.
"Jadi prestasi itu adalah sebuah proses. Kita tahu tahun depan akan ada SEA Games dan persiapannya tidak bisa satu-dua bulan. Jadi kami siapkan dari liga-liga pingpong ini supaya mereka berlatih dan bersiap terus, sehingga mereka tahu arahnya ke mana," kata Yon.
3. Terakhir raih medali pada 1978

Atlet Tenis Meja se-Asean Ikut Kejuaraan yang Diselenggarakan di Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno Tenis meja Indonesia terakhir kali tampil di Asian Games pada 2018. Adapun medali terakhir tenis meja Indonesia di Asian Games diraih pada 1978 di Bangkok, lewat medali perak Empie Wuisan/Sinyo Supit.
Dengan catatan tersebut, tak heran target menembus delapan besar atau perempat final di Asian Games 2026 menjadi sasaran yang ingin diwujudkan tenis meja Indonesia.




















