Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ironi Julian Alvarez, Dicemooh Suporter Atletico Hingga Cabut Sendirian

Ironi Julian Alvarez, Dicemooh Suporter Atletico Hingga Cabut Sendirian
Striker Atletico Madrid, Julian Alvarez (AFP / Pierre-Philippe Marcou)

  • Julian Alvarez disoraki dan dicemooh suporter Atletico Madrid saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Villarreal di Wanda Metropolitano.
  • Usai laga, staf Atletico meminta Alvarez menuju ruang ganti lebih awal, sementara rekan-rekannya mendatangi tribun untuk berterima kasih kepada suporter.
  • Kemarahan suporter dipicu keinginan Alvarez pindah ke Barcelona; Atletico menolak, sementara opsi pertukaran ke Arsenal juga ditentang sang pemain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah cemoohan fans Atletico kepada Alvarez wajar?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Suasana tak bersahabat dialami oleh Julian Alvarez ketika membela Atletico Madrid saat menghadapi Villarreal di Wanda Metropolitano, akhir pekan lalu. Dalam duel itu, Alvarez menjadi musuh publik Wanda Metropolitano karena terus diserang secara verbal.

Dalam kesempatan itu, Alvarez disoraki, dicemooh, saat masuk sebagai pemain pengganti. Kata-kata dan kalimat kasar dikeluarkan suporter Atletico, bentuk kekecewaan terhadap Alvarez.

  1. 1. Alvarez dapat sambutan pahit dari penggemar

    Menit 66, Alvarez diminta masuk ke lapangan untuk bermain sebagai pengganti. Tapi, saat masuk, Alvarez langsung disoraki suporter. Mereka juga secara spontan melayangkan kalimat kasar, meminta Alvarez cabut dari Atletico. Bahkan, mayoritas dari 70.692 penonton terdengar meneriakkan chant yang menuntut pria Argentina itu cabut hingga mengejek Barcelona dengan kata-kata kasar.

    "Suruh dia pergi! Biarkan dia pergi selamanya! Puta Barca," begitu cemoohan suporter Atletico, dilansir Goal International.

  2. 2. Harus tinggalkan lapangan sendirian

    Alvarez tak cuma disoraki, tetapi juga pada akhir laga terpaksa menuju ruang ganti sendirian. Staf kepelatihan Atletico memintanya meninggalkan lapangan lebih awal, ketika teman-temannya mendekati tribun untuk berterima kasih kepada suporter.

    Alhasil, Alvarez berjalan dengan langkah pelan, penuh ironi, menuju ruang ganti lewat lorong tanpa ada rekan-rekannya yang menemani.

  3. 3. Reaksi atas saga rumit Alvarez

    Suporter bereaksi keras terhadap Alvarez karena saga transfernya yang rumit. Sejak awal, Alvarez memang mengumbar niat ingin cabut dari Atletico ke Barcelona, yang dianggap jadi klub idamannya.

    Manajemen Atletico enggan melepas Alvarez ke Barcelona, karena bisa memperdalam kekuatan rival di LaLiga. Hingga, ada opsi dari manajemen melego Alvarez ke Arsenal dengan opsi tukar guling melibatkan Viktor Gyokeres.

    Ide itu ditentang Alvarez, karena tak nyaman main untuk Arsenal. Dia masih bersikeras pindah ke Barcelona, karena dianggap sebagai klub yang pas. Hingga sekarang, belum ada solusi atas saga rumit ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More