Masalah Rem Depan Menghambat Marc Marquez di MotoGP Austria 2026

Marc Marquez finis kelima di MotoGP Austria 2026 setelah старт kedua, tertinggal 7,339 detik dari pemenang Pedro Acosta dan gagal podium untuk pertama kali dalam tiga seri.
Masalah rem depan Desmosedici GP26 yang tidak konsisten, bahkan sempat blong, membuat Marquez melebar di tikungan pertama dan nyaris mempertimbangkan berhenti balapan.
Marquez mengumpulkan 20 poin dari sprint dan balapan utama, tetapi turun ke posisi kedua klasemen dengan 294 poin, tertinggal 12 poin dari Jorge Martin.
Marc Marquez meraih hasil kurang memuaskan dalam balapan utama MotoGP Austria 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut finis kelima pada balapan yang berlangsung Minggu (20/9/2026) malam WIB. Marquez membeberkan penyebab performanya yang kurang maksimal saat memacu Desmosedici GP26. Ia mengaku ada kendala pada motor yang hampir membuatnya berpikir untuk berhenti dari balapan.
1. Marc Marquez gagal naik podium usai menuntaskan balapan utama GP Austria 2026 di posisi kelima
Marc Marquez sebetulnya punya modal bagus saat menjalani balapan utama GP Austria 2026. Pembalap asal Spanyol itu menduduki posisi start kedua dalam balapan berdurasi 28 lap tersebut. Sayangnya, Marquez langsung melorot ke posisi keempat pada lap pembuka.
Pada lap berikutnya, Pedro Acosta berhasil mengasapi Marquez. Ini membuat pembalap bernomor motor 93 itu turun ke posisi kelima. Bahkan, Marquez sempat melebar di tikungan pertama pada lap kesepuluh.
Marquez menuntaskan balapan di posisi kelima. Ia finis dengan jarak 7,339 detik dari Pedro Acosta yang memenangi balapan. Ini menjadi pertama kalinya Marquez gagal naik podium dalam tiga balapan terakhir musim ini.
Sebelumnya, Marquez finis di luar zona tiga besar saat balapan utama GP Inggris. Rekan setim Francesco Bagnaia tersebut finis ketujuh di Sirkuit Silverstone. Hasil di Red Bull Ring sekaligus mengakhiri rentetan kemenangan di GP Aragon dan San Marino.
2. Marc Marquez mengalami masalah inkonsistensi rem depan yang membuat dirinya sempat melebar di tikungan pertama
Marc Marquez langsung membeberkan kendala yang terjadi saat balapan utama GP Austria 2026. Ia menilai motornya punya kecepatan yang mumpuni untuk bersaing memperebutkan posisi kedua. Namun, kans tersebut sirna lantaran masalah rem depan yang tidak konsisten.
Permasalahan tersebut sempat membuat Marquez berpikir untuk menyudahi balapan lebih awal. Namun, hal tersebut tidak terjadi hingga bendera finis berkibar. Ia merasa beruntung karena bisa menuntaskan balapan meski tidak berhasil masuk zona podium.
"Masalahnya ada pada bagian awal balapan. Aku mengalami banyak kendala dengan rem depan. Oleh karena itu, aku melebar di tikungan pertama. Tuas rem depan tidak konsisten sehingga tiap titik pengereman terasa berbeda," kata Marc Marquez dilansir Crash.
Lebih lanjut, Marquez menyebut rem depan motornya sempat blong. Ketiadaan daya pengereman berujung pada melebarnya motor Marquez di tikungan pertama. Akan tetapi, rem mulai kembali berfungsi sehingga memungkinkan Marquez memperbaiki posisi. Sayangnya, ia tak punya banyak waktu untuk bersaing di barisan depan dan berakhir finis kelima.
3. Marc Marquez melorot ke peringkat kedua klasemen pembalap pascabalapan GP Austria 2026
Marc Marquez membawa pulang 20 poin dari pekan balap GP Austria 2026. Ia meraih sembilan poin usai finis kedua pada balapan sprint. Sebanyak sebelas poin lainnya didapat setelah finis kelima pada balapan utama.
Tambahan poin tersebut membuat Marquez kini memiliki koleksi 294 poin. Namun, kedudukan Marquez dalam klasemen pembalap mengalami penurunan. Ia kini bercokol di peringkat kedua dengan jarak 12 poin dari Jorge Martin.
Marquez tentu tidak ingin menghadapi masalah seperti di GP Austria pada seri balap mendatang. Sebab, ia kini sedang bersaing dalam perebutan titel juara MotoGP 2026. Konsisten bertarung di barisan depan menjadi salah satu kunci untuk menjaga peluang meraih gelar juara.
Di sisi lain, Marquez melihat sisi positif dari masalah rem depan yang dihadapinya di Red Bull Ring. Kendala tersebut dapat dianalisis dari rekaman data. Ini membuka peluang bagi tim melakukan pembenahan sebelum menghadapi seri berikutnya.
Marquez bakal menjalani pekan balap GP Jepang yang dihelat di Sirkuit Motegi pada 2--4 Oktober 2026. Ia memiliki rekor mentereng dengan mencatatkan tiga kemenangan pada 2016, 2018, dan 2019. Jika berhasil menang pada edisi musim ini, Marquez akan menjadi pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di Sirkuit Motegi. Mampukah Marquez merealisasikannya?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















