Monster vs Monster di UFC, Cortes-Acosta Bidik Hantam KO Lewis

- Waldo Cortes-Acosta akan berhadapan dengan striker mematikan UFC, Derrick Lewis, dalam pertarungan kelas berat UFC 324.
- Waldo mengakui tantangan besar menghadapi Lewis yang memiliki 16 kemenangan KO, namun ia percaya kecepatannya akan menjadi keunggulan.
- Kemenangan atas Lewis diharapkan dapat mengangkat reputasi Waldo sebagai calon juara di kelas berat dan meningkatkan eksposur publik terhadap dirinya.
Jakarta, IDN Times - Pertarungan paling dinantikan di kelas berat Ultimate Fighting Championship 324: Gaetjhe vs Pimblett, Minggu pagi WIB (25/1/2026), bakal digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada. Petarung yang sedang naik daun, Waldo Cortes-Acosta, akan berhadapan dengan salah satu striker paling mematikan UFC, Derrick Lewis.
Bagi Waldo, duel melawan Lewis akan menjadi momen paling penting dalam kariernya. Sebab, dengan statusnya sebagai penghuni peringkat lima kelas berat, kemenangan atas Lewis bisa mengantarkan Waldo ke panggung perebutan gelar.
"Ya, ini merupakan momen terpenting dalam karier saya. Jika menang, maka saya bisa berada dalam jalur perebutan gelar, interim atau utama. Jadi, ini sangat penting," ujar Waldo kepada IDN Times.
1. Hormat kepada legenda

Meski begitu, bukan perkara mudah mengalahkan Lewis. Dalam kariernya, Lewis merupakan striker paling berbahaya di UFC dengan gaya ortodoks yang mampu mencatatkan 16 kemenangan KO dari 29 sepanjang karier profesionalnya.
"Eksplosivitasnya memang menjadi tantangan terbesar buat saya. Serangan tangan kanannya harus saya waspadai. Kami menghormatinya, tapi harus menyeimbangkannya dengan kemampuan di atas arena, membaca pergerakannya, dan mengamati kemampuan dengan cermat demi bisa menang," kata Waldo.
2. Waspada perubahan cepat di arena

Petarung asal Dominika itu memprediksi laga akan menjadi sangat sengit. Dengan tipe serupa, sama-sama striker, Waldo merasa pertarungan akan lebih banyak terjadi di atas.
Merespons hal tersebut, Waldo mengaku telah membangun fondasi kuat demi menghadapi Lewis. Dia bakal memanfaatkan keunggulannya dalam kecepatan, yang diklaimnya lebih unggul. Meski begitu, Waldo mengantisipasi adanya kejutan Lewis, karena pertarungan di kelas berat arahnya bisa berubah dengan cepat, bahkan hanya dalam satu detik.
"Secara mental kami sudah siap. Ini bukan pertarungan yang tiba-tiba datang. Saya sudah siap bertarung, banyak rekan yang membantu dalam menyiapkan diri. Saya punya keunggulan dalam kecepatan dan jab. Ini dasar saya dalam tinju, kalkulatif, memperhitungkan dengan matang. Saya ingin menyelesaikan pertarungan secepat mungkin dan menang," kata Waldo.
3. Momen Waldo tegaskan reputasi

Panggung besar kontra Lewis, menurut Waldo, juga akan mengangkat namanya lebih tinggi. Dia menyatakan kemenangan atas Lewis nanti bisa membuatnya menegaskan status sebagai salah satu calon juara di kelas berat.
"Reputasi menjadi sangat penting dalam pertarungan ini. Orang-orang mulai mengenal kita atas pencapaian yang berarti. Jadi, menghadapinya akan mengangkat eksposur saya dan membuat publik mulai memberikan atensi lebih besar," ujar Waldo.
















