Gol Maguire Sah Meski Kena Tangan, Ini Penjelasan VAR

- Manchester United menang 5-2 atas Ipswich Town di Old Trafford, tetapi gol kedua memicu kontroversi karena bola sempat mengenai tangan Harry Maguire.
- VAR mengesahkan gol karena sentuhan tangan Maguire dinilai tidak disengaja dan gol tercatat sebagai bunuh diri Jacob Greaves, bukan gol langsung Maguire.
- MU bangkit pada babak kedua melalui penalti dan hattrick Bruno Fernandes serta gol Bryan Mbeumo; Ipswich mencetak gol lewat Leif Davis dan Chuba Akpom.
Jakarta, IDN Times - Manchester United berhasil mengunci kemenangan atas Ipswich Town dengan skor telak 5-2 pada pekan kedua Premier League 2026/2026 di Old Trafford. Namun, kemenangan tersebut diwarnai kontroversi pada gol kedua.
Harry Maguire terlihat menyentuh bola dengan tangannya sebelum melepaskan tembakan yang kemudian dibelokkan pemain Ipswich, Jacob Greaves, ke gawang sendiri. Meski mendapat protes keras dari pemain Ipswich, wasit tetap menyatakan gol itu sah setelah diperiksa oleh VAR.
1. Kenapa gol tetap disahkan?

ilustrasi lambang klub sepak bola Manchester United (unsplash.com/Pranshu Bhatnagar) Kontroversi bermula ketika Maguire memenangkan bola di tepi kotak penalti Ipswich. Bola tampak mengenai tangannya sebelum bek Manchester United tersebut melepaskan tembakan rendah yang kemudian membentur Jacob Greaves dan masuk ke gawang Ipswich.
Para pemain Ipswich memprotes dan menilai sentuhan tangan tersebut seharusnya membuat gol dianulir. Namun, aturan yang diterapkan dalam situasi tersebut membuat gol tetap dapat disahkan.
Mengutip Mirror, jika Maguire langsung mencetak gol setelah bola mengenai tangannya secara tidak sengaja, pelanggaran handball akan dihukum dan Ipswich mendapatkan tendangan bebas. Akan tetapi, karena gol akhirnya tercatat sebagai gol bunuh diri Greaves, Maguire dianggap bukan pencetak gol langsung.
“Keputusan wasit yang memberikan gol untuk Manchester United telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR. Maguire dinilai bukan pencetak gol langsung setelah bola mengenai tangannya secara tidak sengaja,” kata pihak Premier League.
2. Handball tidak bisa disalahkan

Bola dengan logo Manchester United (pixabay.com/fernandozhiminaicela) VAR secara khusus menyoroti dua hal dalam insiden tersebut, yakni sifat sentuhan tangan Maguire dan siapa yang menjadi pencetak gol. Handball dinilai dilakukan secara tidak disengaja dan Maguire tidak langsung mencetak gol.
Oleh sebab itu, VAR menilai tidak ada dasar membatalkan gol Manchester United.
“Gol bunuh diri, dan handball yang terjadi secara tidak sengaja tidak dianggap sebagai pelanggaran. Jadi, kami merekomendasikan agar gol tersebut tetap disahkan,” kata VAR.
3. MU libas Ipswich

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, usai cetak gol ke gawang Ipswich Town (AFP / Paul Ellis) Gol kontroversial Maguire menjadi awal kebangkitan besar Manchester United pada babak kedua. Setelah Greaves mencetak gol bunuh diri yang membuat MU unggul 2-1, Bruno Fernandes kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan penalti pada menit ke-61.
Setelah tujuh menit berselang, Fernandes mencetak hattrick dan menambahkan keunggulan untuk Manchester United. Bryan Mbeumo menyempurnakan kemenangan Setan Merah lewat gol pada menit ke-82.
Sementara itu, Ipswich cukup lama tertahan hanya dengan satu poin yang berhasil dicetak Leif Davis pada menit ke-29. Angka kedua Ipswich lalu tercipta pada injury time lewat Chuba Akpom pada menit ke-90+1.




















