Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PBSI Belum Umumkan Skuad Indonesia untuk Asian Games 2026, Kenapa?
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, di Pelatnas PBSI (IDN Times/Margith Damanik)
  • PBSI belum menetapkan skuad final Asian Games 2026 meski long list telah diserahkan ke NOC, karena masih menunggu hasil Kejuaraan Dunia pada 17-23 Agustus 2026.
  • Pemilihan pemain melibatkan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum I, pelatih, serta tim pencapaian target; PBSI menegaskan akan mengirim wakil terbaik Indonesia.
  • Bulu tangkis ditargetkan menyumbang minimal satu emas dari target empat emas Indonesia, dengan beregu putra dinilai berpeluang besar karena berada di peringkat kedua dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PP PBSI belum mengumumkan daftar final pemain yang akan memperkuat Indonesia di Asian Games 2026. Meskipun nama-nama atlet yang masuk long list sudah disiapkan, penentuan skuad akhir disebut masih menunggu hasil Kejuaraan Dunia yang berlangsung pada 17-23 Agustus 2026 mendatang.

PBSI memastikan akan mengirim atlet terbaik untuk Asian Games 2026 mendatang. Mereka berkomitmen untuk menurunkan kekuatan penuh demi memenuhi target satu emas yang dibebankan pemerintah.

1. Keputusan libatkan seluruh pengurus

Alwi Farhan kandas di 32 besar China Open 2026. (Dok. PP PBSI)

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian,  menegaskan penentuan pemain yang masuk skuad Asian Games bukan ditentukan oleh satu orang. Prosesnya melibatkan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum I, jajaran pelatih, hingga tim yang bertanggung jawab terhadap pencapaian target Indonesia di Asian Games.

"Tapi, untuk siapa saja (yang masuk) shortlist, bukan keputusan pribadi. Ada Waketum 1, Ketum, dan pastinya diskusi melibatkan pelatih untuk kebutuhan tim dan pencapaian target yang dibutuhkan," kata Eng Hian saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Selasa (4/8/2026).

2. Sudah kirim long list ke KOI

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pelatnas PBSI, Eng Hian di Pelatnas Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)

Menurut Eng Hian, PBSI telah menyerahkan daftar nama kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Namun, daftar pemain yang telah diserahkan saat ini masih sebatas long list. Artinya, belum ada keputusan final mengenai siapa saja yang akan masuk ke dalam skuad Indonesia untuk Asian Games 2026.

Pihak PBSI masih melakukan diskusi, termasuk menunggu hasil dari Kejuaraan Dunia 2026 mendatang. PBSI memastikan akan mengirimkan wakil terbaik untuk mewakili Merah Putih di Asian Games 2026.

"Tentu yang dikirimkan adalah yang terbaik. Tapi nama yang kami masukkan masih di long list. Tentunya, nanti kami akan rilis,” kata Eng Hian.

3. Ditargetkan bawa satu medali emas

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu mengunjungi Pelatnas PBSI Cipayung pada 4 Agustus 2026 (IDN Times/Margith Damanik)

Tim Indonesia tak pasang target terlalu tinggi di Asian Games 2026. Target realistis Pasukan Garuda adalah membawa empat medali emas dari seluruh cabang olahraga.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, menegaskan PBSI diharapkan menjadi salah satu penyumbang medali emas. Setidaknya, PBSI ditargetkan membawa satu medali emas.

"Kalau soal target resmi, nanti biar dijelaskan oleh PBSI. Namun, tentu kami berharap bulu tangkis menjadi salah satu penyumbang medali. Dari hasil diskusi tadi, harapan terbesar memang ada pada nomor beregu putra. Di cabang bulu tangkis nanti ada tujuh nomor yang dipertandingkan. Dari semua nomor tersebut, peluang terbesar yang kami lihat saat ini memang berasal dari beregu putra. Saat ini tim beregu putra Indonesia berada di peringkat kedua dunia, sehingga peluang untuk meraih medali emas cukup besar," kata Todotua pada kesempatan yang sama.

Curated For You

Editorial Team

Related Article