PBSI Berikan Dua Target Berbeda untuk Tim Thomas dan Uber 2026

- Ketua Umum PBSI Muhammad Fadil Imran menetapkan dua target berbeda untuk tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026 berdasarkan peta persaingan turnamen dua tahunan tersebut.
- Tim Thomas Indonesia ditargetkan minimal mencapai babak final meski tergabung di grup berat bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair, dengan harapan strategi solid membawa hasil maksimal.
- Tim Uber Indonesia dibidik menembus semifinal setelah tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia, dengan penekanan pada kekompakan serta semangat kebersamaan tim.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PP PBSI, Muhammad Fadil Imran, memberikan dua target berbeda untuk tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026. Target ini disampaikan berdasarkan peta persaingan di ajang dua tahunan tersebut.
Hal ini disampaikan Fadil Imran dalam acara Pelepasan Tim Thomas dan Uber Cup 2026 di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (15/4/2026). Skuad Indonesia rencananya akan berangkat pada Kamis (16/4/2026) menuju Denmark untuk menjalani pemusatan latihan sebelum turnamen dimulai pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
1. Target final untuk tim Thomas Indonesia

Tim beregu putra Indonesia punya target besar di Thomas Cup 2026. Fadil Imran ingin skuad Garuda menembus setidaknya babak final di kejuaraan ini.
Fadil menyadari Indonesia berada di grup berat bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Namun, Fadil berharap para pelatih dan tim pendukung bisa membangun strategi bersama para atlet untuk meraih hasil maksimal di ajang ini.
“Kita berharap kita bisa final untuk Thomas, dan mudah-mudahan anak-anak bisa membawa kebanggaan buat kita semua,” kata Fadil.
2. Target semifinal untuk tim Uber Indonesia

Target berbeda disampaikan untuk tim beregu putri Indonesia. Putri Kusuma Wardani dkk ditargetkan menembus setidaknya babak semifinal di ajang Uber Cup 2026.
Tim Uber Indonesia berada di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. Fadil mengatakan, ajang beregu berbeda dengan perorangan. Dia pun mengingatkan agar kebersamaan dan kekompakan tim terus dijaga.
“Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan China Taipei, kita berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia, lalu kemudian kita lolos ke babak berikutnya,” kata Fadil Imran.
3. Capaian terakhir di Thomas dan Uber Cup 2026

Pada edisi 2024 lalu, Indonesia melaju ke final Piala Thomas dan Uber. Tim putra dan tim putri Merah-Putih hanya mampu mengawinkan medali perak di ajang bergengsi tersebut.
Skuad putra Garuda terakhir menjuarai Thomas Cup pada edisi 2020. Sementara tim putri sudah puasa gelar panjang dari gelar juara Uber Cup sejak edisi 1996.
















