Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih Sebut Debut All England Raymond/Joaquin Melebihi Target
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke perempat final All England 2026 (dok. PP PSBI)
  • Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil melebihi target di debut All England 2026 dengan mencapai semifinal sebelum dikalahkan juara dunia asal Korea Selatan.
  • Pelatih Antonius Budi Ariantho menilai performa mereka positif namun perlu evaluasi non-teknis seperti komunikasi, fokus, dan analisis permainan lawan agar lebih matang.
  • Dalam tur Eropa, hasil Raymond/Joaquin belum stabil; setelah semifinal All England, mereka tersingkir cepat di Swiss Open dan berhenti di perempat final Orleans Masters.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala pelatih ganda putra utama PBSI Antonius Budi Ariantho bicara soal debut pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di All England 2026. Menurut Anton, Raymond/Joaquin tampil melebihi target di panggung pertama mereka di turnamen bulu tangkis tertua dunia tersebut.

Raymond/Joaquin terhenti di semifinal ajang super 1000 tersebut. Raymond/Joaquin gagal melaju ke final usai dibungkam Juara Dunia 2025 asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 19-21, 13-21.

1. Evaluasi dari sisi non-teknis

Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di semifinal All England 2026 (dok.PP PBSI)

Dalam keterangan tertulisnya, Anton mengakui debut Raymond/Joaquin di All England 2026 terbilang cukup baik. Namun, Anton memberikan catatan yang menjadi bahan evaluasi pasangan muda tersebut. Menariknya, mayoritas yang jadi sorotan utama merupakan hal non-teknis.

“Secara permainan, mereka menunjukkan potensi yang positif. Namun masih ada beberapa evaluasi, terutama dari sisi non-teknis seperti komunikasi di lapangan, fokus, dan kemampuan menganalisa permainan lawan,” kata Anton.

2. Upayakan permainan yang lebih solid

Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di semifinal All England 2026 (dok.PP PBSI)

Anton juga punya beberapa catatan kecil dari sisi teknis. Mulai dari pertahanan Raymond/Joaquin yang dinilai perlu semakin diperkuat karena belum cukup aman hingga arah bola yang masih relatif terlalu mudah diantisipasi oleh lawan.

“Ke depan, hal-hal ini akan menjadi fokus pembenahan agar permainan mereka bisa lebih solid dan kompetitif,” kata Anton.

3. Rapor tur Eropa Raymond/Joaquin

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke perempat final All England 2026 (dok. PP PSBI)

Hasil Raymond/Joaquin di tiga turnamen tur Eropa tak terbilang stabil. Pada All England 2026, pasangan muda Indonesia itu tampil solid dan finis di semifinal.

Sepekan setelahnya, Raymond/Joaquin malah babak belur dan kalah di putaran pertama Swiss Open 2026. Pekan lalu, keduanya terhenti di delapan besar Orleans Masters 2026.

Editorial Team