Rapor 5 Pembelian Pemain Termahal Newcastle United Era Eddie Howe

- Eddie Howe mengundurkan diri jelang musim 2026/2027 setelah hampir lima tahun melatih Newcastle, periode yang diwarnai belanja besar pasca-akuisisi konsorsium Arab Saudi pada 2021.
- Alexander Isak dan Sandro Tonali menjadi rekrutan mahal yang memberi dampak besar, membantu Newcastle menjuarai Piala Liga Inggris serta dijual dengan keuntungan signifikan.
- Rekrutan 2025 Nick Woltemade, Anthony Elanga, dan Yoane Wissa belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pada debutnya; Elanga minim kontribusi, sementara Wissa terkendala cedera.
Jelang bergulirnya musim 2026/2027, Eddie Howe mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih Newcastle United. Setelah hampir 5 tahun di St James’ Park, ia memutuskan pergi. Selama melatih, Howe berkesempatan mendatangkan sederet pemain mahal setelah klub diakuisisi oleh konsorsium Arab Saudi pada 2021 lalu. Tercatat, ada lima pemain termahal yang pernah direkrut Newcastle pada era Eddie Howe. Seperti apa kiprahnya?
1. Nick Woltemade menjalani musim debut yang menjanjikan setelah dibeli mahal
Nick Woltemade merupakan pembelian termahal ketika bergabung dengan Newcastle pada musim panas 2025. Sang striker diboyong dari VfB Stuttgart dengan biaya 69 juta pound sterling (Rp1,66 triliun). Ia dibeli untuk menggantikan Alexander Isak yang pergi ke Liverpool.
Musim debutnya pada 2025/2026, Woltemade terbilang menjanjikan. Ia bisa membukukan 8 gol dan 3 assist dari 33 laga. Kendati begitu, statistik ini dinilai belum sepadan dengan harga mahalnya. Striker Jerman ini diharapkan lebih tajam lagi pada musim baru mendatang.
2. Sempat berstatus pembelian termahal, Alexander Isak mampu menjadi mesin gol
Newcastle memecahkan rekor transfer klub ketika merekrut Alexander Isak pada musim panas 2022. Kala itu, striker Swedia ini ditebus dari Real Sociedad seharga 58 juta pound sterling (Rp1,39 triliun). Tambahan 5 juta pound sterling (Rp120 miliar) berdasarkan bonus performa membuat nilai ini meningkat hingga total 63 juta pound sterling (Rp1,51 triliun).
Selama 3 tahun di St. James’ Park, Isak memang moncer dengan 54 gol dan 9 assist dari 86 penampilan. Ia turut membawa tim menjuarai Piala Liga Inggris. Newcastle juga untung setelah menjualnya kepada Liverpool pada musim panas 2025. Newcastle menerima 125 juta pound sterling (Rp3,01 triliun) hingga membuatnya memegang rekor transfer Britania Raya.
3. Sandro Tonali konsisten menjadi jenderal lapangan tengah Newcastle
Sandro Tonali menjajal karier baru di Inggris dengan berlabuh ke Newcastle pada musim panas 2023. Kala itu, pemain asal Italia ini dibeli dari AC Milan seharga 55 juta pound sterling (Rp1,32 triliun). Mulanya, Tonali mampu diandalkan. Sayangnya, kiprahnya sempat terhenti 10 bulan untuk menjalani hukuman larangan bermain karena judi pada Oktober 2023–Agustus 2024.
Kendati begitu, Tonali melakukan penebusan pada 2024/2025. Ia menjadi sosok tak tergantikan di lini tengah hingga membantu tim menjuarai Piala Liga Inggris. Secara total, ia mencatatkan 79 penampilan dengan sumbangsih 5 gol dan 4 assist. Namun, kariernya tak lama sebab Tonali hengkang pada musim panas 2026. Newcastle untung hampir dua kali lipat setelah melepasnya ke Tottenham Hotspur dengan harga total mencapai 100 juta pound sterling (Rp2,40 triliun).
4. Anthony Elanga belum menunjukkan kualitasnya sepadan dengan harga
Newcastle merekrut Anthony Elanga pada musim panas 2025. Kala itu, ia dibeli dari Nottingham Forest seharga 52 juta pound sterling (Rp1,25 triliun). Newcastle kepincut setelah performa mengesankannya pada 2024/2025. Ia mengemas 6 gol dan 11 assist dari 38 laga.
Dengan statistik tersebut, tak heran bila Newcastle tergoda. Sayangnya, musim debutnya pada 2025/2026 jauh dari harapan. Winger asal Swedia ini sejatinya mampu tampil 32 kali. Namun, ia minim kontribusi dengan hanya menghasilkan satu assist. Ini membuatnya dicap sebagai pembelian mahal yang tidak berdampak. Namun, ia punya kans menebusnya pada musim baru.
5. Yoane Wissa menjalani musim debut tidak maksimal karena dibekap cedera
Yoane Wissa datang dengan reputasi mentereng ke Newcastle pada musim panas 2025. Pada 2024/2025, ia membukukan 19 gol dan 4 assist dari 34 laga. Produktivitas ini yang membuat Newcastle rela menebusnya dari Brentford dengan harga 50 juta pound sterling (Rp1,20 triliun).
Sayangnya, kiprahya tidak maksimal karena cedera lutut pada awal musim 2025/2026. Cedera yang menimpanya saat membela Republik Demokratik Kongo ini membuatnya absen cukup lama. Ia baru debut pada Desember 2025. Setelah itu, ia kesulitan beradaptasi dengan permainan. Meski tampil 19 kali, ia hanya menghasilkan satu gol. Jelang musim baru 2026/2027, Wissa telah pulih sepenuhnya dan diharapkan bisa tampil tajam di lini serangan.
Dari daftar di atas, beberapa pemain mampu diandalkan hingga membuat Newcastle menuai prestasi. Namun, mereka telah hengkang dari St. James’ Park. Tersisa sejumlah nama baru peninggalan dari Eddie Howe yang akan bersaing di bawah asuhan pelatih baru, Matthias Jaissle. Akankah mereka bisa menunjukkan tajinya pada musim anyar 2026/2027?

















