Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Juanlu Sanchez, Pengganti Alex Jimenez di Bek Kanan AFC Bournemouth

Juanlu Sanchez, Pengganti Alex Jimenez di Bek Kanan AFC Bournemouth
ilustrasi pemain (unsplash.com/emmmmaaaa)
  • Bournemouth merekrut Juanlu Sanchez dari Sevilla pada 6 Agustus 2026 setelah Alex Jimenez dipinjamkan ke Fiorentina di tengah investigasi dugaan pesan tidak senonoh kepada anak di bawah umur.
  • Juanlu dipilih karena profil ofensifnya sebagai bek kanan: ia mencatatkan 59 crossing berakurasi 30,5 persen dan tiga asis di LaLiga 2025/2026.
  • Pada usia 22 tahun, Juanlu telah tampil 147 kali di level senior. Bournemouth dilaporkan membayar 11,1 juta pound sterling dan mengikatnya dengan kontrak lima tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Juanlu Sanchez berpotensi menjadi pengisi utama pos bek kanan AFC Bournemouth yang baru. Itu setelah dirinya direkrut dari Sevilla pada 6 Agustus 2026. Pria asal Spanyol tersebut direncanakan untuk menggantikan Alex Jimenez yang lebih dulu dilepas meski tampil cukup apik sepanjang 2025/2026. Lantas, mengapa perubahan ini terjadi dan apa alasan The Cherries memilih Juanlu?

  1. 1. Menggantikan Alex Jimenez yang tersandung kasus hukum

    AFC Bournemouth melakukan pergantian personel di pos bek kanannya menjelang 2026/2027 memang karena alasan darurat. Mereka tidak bisa lagi memainkan Alex Jimenez yang sedang tersandung kasus hukum. Bournemouth mengeluarkan pernyataan resmi di situsnya pada 8 Mei 2026 bahwa mereka tengah menginvestigasi secara serius sebuah unggahan yang saat itu viral di media sosial yang melibatkan Jimenez. Asetnya tersebut diduga mengirim pesan tidak senonoh melalui akunnya kepada perempuan di bawah umur (15 tahun).

    Dampaknya, Bournemouth tidak menyertakan Jimenez ke dalam skuad yang akan bertanding melawan Fulham keesokan harinya yang kemudian tuntas dengan kemenangan 1-0. Setelahnya, pemain dengan nomor punggung 20 tersebut juga tidak dilibatkan ketika timnya menjalani dua laga pemungkas English Premier League (EPL) 2025/2026. Bournemouth imbang 1-1 dengan Manchester City dan Nottingham Forest. Pada 16 Juli 2026, Bournemouth lantas mengumumkan Jimenez telah dipinjamkan kepada klub Serie A Italia, Fiorentina.

    Menurut BBC, Bournemouth mengambil langkah tersebut agar Jimenez tetap bisa melanjutkan kariernya selagi menunggu hasil investigasi. Andai situasi ini tidak ada, mereka mungkin memang tidak akan melakukannya. Sebab, pria yang lahir pada 8 Mei 2005 tersebut tampil apik. Bahkan, Bournemouth sebetulnya hanya meminjamnya dari AC Milan pada awal musim. Mereka lantas mengumumkan telah merekrutnya secara permanen pada 12 Februari 2026 karena Jimenez yang sudah memenuhi syarat jumlah penampilan minimal.

  2. 2. Kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim

    AFC Bournemouth memilih Juanlu Sanchez untuk menggantikan Alex Jimenez karena kesamaan gaya bermain. Mereka merupakan bek sayap yang agresif dalam menyerang, baik via overlap maupun underlap. Bournemouth sendiri memang tipe tim yang memanfaatkan bek sayapnya secara lebih tradisional, alih-alih sebagai inverted midfielder. Pakem seperti ini pula yang menjadi salah satu alasan manajemen menunjuk Marco Rose sebagai pelatih barunya untuk melanjutkan pekerjaan Andoni Iraola yang hengkang ke Liverpool.

    Crossing merupakan salah satu indikator kualitas bek sayap ofensif. Jimenez mencatatkan 51 crossing dengan akurasi 21,6 persen sepanjang Premier League 2025/2026. Sementara, Juanlu mencoba 59 kali dan akurasinya 30,5 persen. Dilansir Opta, dari 456 pemain yang melepaskan crossing di LaLiga 2025/2026, Juanlu ada di posisi ke-39 sebagai yang paling sering melakukannya. Selain itu, meski ada 38 orang yang membuat crossing lebih banyak dibanding dirinya, ia berada di posisi keenam untuk urusan akurasi. Ini menunjukkan kuantitas sekaligus kualtias.

    Secara produk akhir, Juanlu tercatat mengemas tiga asis. Angka yang mungkin terbilang minim. Terlebih, ada 63 pemain yang terekam membuat umpan yang berujung gol lebih banyak dibanding dirinya di LaLiga 2025/2026. Namun, dari jumlah tersebut, hanya delapan yang terdaftar sebagai bek, yaitu Trent Alexander-Arnold (4), Sergi Cardona (4), Jeremy Toljan (4), Oscar Mingueza (4), Johan Mojica (4), Andrei Ratiu (4), Javi Rueda (6), dan Yuri Berchiche (6). Sementara itu, Jimenez tercatat hanya mampu mengemas satu asis di EPL 2025/2026.

  3. 3. Berpengalaman di usia yang masih muda

    Tiago Pinto menyampaikan satu hal menarik saat memperkenalkan Juanlu Sanchez sebagai pemain baru. Hal pertama yang ditekankan oleh sosok yang menjabat Presiden Operasional Sepak Bola klub tersebut justru adalah pengalaman Juanlu di usianya yang masih muda. Ini memang menjadi salah satu alasan lain mereka merekrutnya.

    Menurut FBRef, Juanlu tercatat sudah bermain 147 kali di semua kompetisi sepanjang berkarier bersama klub di level senior hingga 2025/2026 silam. Ia membuat 109 di antaranya bersama Sevilla dan 38 lainnya bersama Mirandes. Jumlah ini memang terbilang tinggi bagi pemain yang baru berusia 22 tahun. Juanlu lahir pada 15 Agustus 2003.

    Artinya, Bournemouth berhasil mendapatkan aset yang sudah terbukti. Namun, usianya juga masih muda sehingga tetap sesuai dengan kebijakan transfer. Juanlu memenuhi rencana jangka panjang maupun pendek. Menurut sejumlah laporan, Bournemouth membelinya 11,1 juta pound sterling (Rp267 miliar) dan mengontraknya selama 5 tahun.

    Bournemouth harus menyesuaikan ulang personelnya di bek kanan akibat apa yang dilakukan Alex Jimenez. Namun, mereka tampaknya berhasil mendapatkan pengganti yang lebih baik dalam diri Juanlu Sanchez. Lantas, akankah Juanlu memenuhi atau justru di bawah ekspektasi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More