Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Performa Indonesia pada 4 Edisi Terakhir All England, Ada Juara Umum!

Performa Indonesia pada 4 Edisi Terakhir All England, Ada Juara Umum!
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/Saif71.com)

Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England, kembali digelar pekan ini di Birmingham, Inggris. Ajang bergengsi level BWF World Tour Super 1000 ini berlangsung pada 3–8 Maret 2026 dan selalu menjadi panggung pembuktian para pebulu tangkis dunia. Indonesia pun kembali mengirimkan wakil terbaiknya dengan harapan mengukir sejarah manis di turnamen klasik tersebut.

Menariknya, jika menilik empat edisi terakhir hingga 2025, performa wakil Merah Putih terbilang impresif dan sempat mencuri perhatian dunia. Indonesia bahkan pernah keluar sebagai juara umum setelah memborong dua gelar juara dalam satu edisi dengan dominasi datang dari sektor putra. Lantas, seperti apa sebenarnya kiprah wakil Indonesia dalam empat edisi terakhir All England?

1. Indonesia meraih satu gelar juara pada edisi 2022

Pada edisi 2022, Indonesia berhasil menorehkan satu gelar juara yang cukup mengejutkan publik bulu tangkis dunia. Pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, yang saat itu sama sekali tidak diunggulkan dan baru pertama kali tampil di All England, sukses menembus puncak sektor ganda putra. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa debutan pun bisa menorehkan sejarah di turnamen sekelas Super 1000.

Menariknya, laga semifinal sektor ganda putra pada saat itu didominasi wakil Indonesia dan bahkan menghasilkan All Indonesian final. Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana berhasil mengalahkan pasangan unggulan pertama, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, di partai semifinal. Pada laga final, Fikri/Bagas kembali tampil gemilang dengan menaklukkan senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, sehingga memastikan gelar juara bagi Indonesia di All England 2022.

2. Kembali terjadi all Indonesian final di sektor ganda putra pada edisi 2023

Pada edisi 2023, sektor ganda putra kembali menyuguhkan kejutan dengan All Indonesian final yang mempertemukan generasi muda dan senior. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil menaklukkan senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dengan dua game langsung. Kemenangan ini menegaskan dominasi wakil Indonesia di sektor putra dan konsistensi prestasi dalam beberapa edisi terakhir.

Selain itu, performa impresif juga ditunjukkan wakil Indonesia di sektor ganda campuran. Pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati sukses melaju hingga babak semifinal. Rehan/Lisa kalah rubber game dari pasangan China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, yang keluar sebagai juara.

3. Juara umum dengan dua gelar juara pada edisi 2024

Pada edisi 2024, Indonesia kembali mencatat prestasi gemilang dengan menjuarai dua sektor sekaligus dan keluar sebagai juara umum. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mempertahankan gelar juara mereka di sektor ganda putra setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada partai final. Kemenangan ini menegaskan konsistensi mereka dan memperkuat dominasi Indonesia di sektor putra.

Satu gelar juara lainnya diraih di sektor tunggal putra yang kembali menampilkan All Indonesian final. Jonatan Christie tampil impresif dengan menang dua game langsung atas rekannya, Anthony Sinisuka Ginting. Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa kekuatan Indonesia di sektor tunggal dan ganda putra tetap sulit ditandingi hingga All England 2024.

4. Nirgelar pada edisi 2025

Pada edisi 2025, Indonesia tetap berhasil menempatkan wakilnya di partai final, kali ini dari sektor ganda putra. Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang saat itu merupakan debutan di All England sebagai pasangan baru, berhasil menyingkirkan rekan senegaranya sendiri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di babak semifinal. Keberhasilan ini tetap menunjukkan kualitas tinggi wakil Indonesia meski masih baru berpasangan.

Sayangnya, langkah Leo/Bagas terhenti di partai final setelah kalah dari pasangan Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Hasil ini membuat Indonesia nirgelar pada All England 2025, meski tetap menorehkan catatan positif dengan menampilkan debutan kuat di final. Meski tanpa gelar, penampilan para wakil Merah Putih tetap meninggalkan kesan kuat bagi penggemar bulu tangkis Indonesia.

Dalam empat edisi terakhir hingga 2025, Indonesia beberapa kali mencatat prestasi gemilang, dari kejutan Fikri/Bagas hingga dominasi Fajar/Rian dan Jonatan Christie. Meski nirgelar pada 2025, penampilan wakil Merah Putih, termasuk debutan Leo/Bagas, tetap menunjukkan kekuatan dan regenerasi bulu tangkis Indonesia menjelang All England 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Perkara Sepak Pojok yang Jadi Buah Bibir di Premier League

07 Mar 2026, 08:01 WIBSport