Membedah Sisa Laga Manchester City dan Arsenal, Siapa Paling Sulit?

- Manchester City memperkecil jarak jadi tiga poin dari Arsenal setelah menang 2-1 di Etihad, dengan satu laga tunda yang bisa menentukan perebutan gelar Premier League 2025/26.
- Arsenal menghadapi lima laga berat melawan Newcastle, Fulham, West Ham, Burnley, dan Crystal Palace, di tengah tekanan mempertahankan posisi puncak klasemen.
- Selain Premier League, Arsenal harus fokus pada semifinal Liga Champions lawan Atletico Madrid, sementara Manchester City bersiap menghadapi Southampton di semifinal Piala FA.
Jakarta, IDN Times - Persaingan gelar Premier League musim 2025/26 antara Arsenal dan Manchester City kian memanas. Itu setelah ManCity membungkam Arsenal dengan skor 2-1, Minggu (19/4/2026) malam WIB.
Kemenangan di Etihad Stadium itu menipiskan jarak ManCity dengan Arsenal, menjadi tinggal tiga poin. Tekanan kini mengarah pada Arsenal, lantaran The Citizens masih memiliki tabungan satu pertandingan.
Arsenal tinggal menyisakan lima pertandingan, sementara ManCity satu lebih banyak. Semua laga sisa mereka akan menjadi partai final. Lantas, seperti apa peta persaingan dan lawan mereka di sisa laga musim ini?
1. Arsenal diuji Newcastle hingga Crystal Palace

Bisa dibilang, ujian Arsenal untuk mempertahankan posisi puncak klasemen lebih berat. Situasi itu menimbulkan tekanan tersendiri, bahkan sempat disinggung oleh manajer ManCity, Pep Guardiola.
Klub yang akan mengadang pasukan Mikel Arteta adalah Newcastle United, Fulham, West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace. Lawan paling berat justru terendus dalam duel West Ham dan Burnley.
Sebab, mereka akan menghadapi The Gunners dengan ambisi besar, demi menghindari ancaman degradasi. Tiga klub lainnya juga tak kalah ambisius, karena masih berpotensi untuk tampil di Liga Europa atau Liga Konferensi.
2. Manchester City juga tak kalah sulit

Sementara itu, ManCity masih harus menghadapi Burnley, Everton, Brentford, Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa. Kelima klub tersebut diprediksi dapat membuat The Citizens sulit untuk menikung Martin Odegaard dan kawan-kawan.
Burnley berjuang degradasi, Brentford ingin mempertahankan keuntungannya untuk bersaing tiket Liga Europa atau Liga Konferensi, sedangkan Aston Villa demi finis di zona Liga Champions.
3. Jadwal kompetisi lain juga menentukan

Selain sisa laga di Premier League, jadwal kompetisi lain juga akan menjadi penentu. Ujian Arsenal jauh lebih berat, karena akan menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions.
Partai dua leg itu praktis menipiskan waktu pemulihan Arsenal, dan memaksa Arteta untuk memutar otak dalam melakukan rotasi. Sementara itu, ManCity juga harus menghadapi Southampton di semifinal Piala FA.
Berikut jadwal sisa laga Arsenal dan ManCity, yang semuanya akan terasa seperti partai final:
Arsenal
25 April 2026: Arsenal vs Newcastle United
2 Mei 2026: Arsenal vs Fulham
10 Mei 2026: West Ham vs Arsenal
17 Mei 2026: Arsenal vs Burnley
24 Mei 2026: Crystal Palace vs Arsenal
Manchester City
23 April 2026: Burnley vs Manchester City
5 Mei 2026: Everton vs Manchester City
9 Mei 2026: Manchester City vs Brentford
17 Mei 2026: Bournemouth vs Manchester City
22 Mei 2026: Manchester City vs Crystal Palace
24 Mei 2026: Manchester City vs Aston Villa

















