Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Laga Pertama Endrick Cetak Gol dan Assist

3 Laga Pertama Endrick Cetak Gol dan Assist
ilustrasi pemain sepak bola (unsplash.com/concoyne)
Intinya Sih
  • Endrick, striker muda Brasil kelahiran 2006, tampil impresif bersama Palmeiras sebelum direkrut Real Madrid dan kini dipinjamkan ke Olympique Lyon pada musim 2025/2026.
  • Ia mencatat tiga laga penting dengan kontribusi gol dan assist, dimulai saat membawa Palmeiras menang telak atas Liverpool Montevideo di Copa Libertadores 2024.
  • Dua momen lainnya terjadi bersama Lyon, ketika ia membantu kemenangan atas Stade Lavallois di Coupe de France serta menundukkan PSG lewat duet apik dengan Afonso Moreira.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Endrick Felipe Moreira de Sousa digadang-gadang sebagai bintang besar selanjutnya dari Brasil. Sosok yang lahir pada 21 Juli 2006 ini mencuri perhatian berkat penampilannya bersama Palmeiras. Real Madrid lantas memboyongnya pada musim panas 2024. Endrick kini tengah menjalani masa peminjaman di Olympique Lyon pada paruh kedua 2025/2026.

Bersama ketiga klub di atas, striker kidal setinggi 1,73 meter ini tercatat telah bermain 139 kali dan mencetak 35 gol dan 11 assist per 21 April 2026. Ia juga sudah mengoleksi 15 caps di Timnas Brasil dengan torehan 3 gol dan 2 assist. Bakat istimewa Endrick setidaknya terlihat dari fakta terdapat tiga momen ketika ia menciptakan gol dan assist dalam laga yang sama.

1. Endrick menyumbang sepasang gol dan assist saat Palmeiras membantai Liverpool Montevideo pada 10 Mei 2024

Endrick pertama kali mencetak gol dan assist dalam pertandingan yang sama pada 10 Mei 2024. Saat itu, ia dan Palmeiras melawat ke Estadio Centenario untuk melakoni matchday keempat fase grup Copa Libertadores 2024 melawan Liverpool Montevideo. Mereka pulang dengan kemenangan telak 5-0. Endrick membantu Raphael Veiga mengemas brace pada menit 71. Ia menggiring bola dari tengah lapangan dan memberikan umpan pendek ke dalam kotak penalti. Veiga menuntaskannya menggunakan kaki kiri pada sentuhan pertama. Sebelumnya, ia membuka papan skor pada menit 44.

Endrick kemudian mencetak gol ketiga Palmeiras pada menit 83. Pemain yang menggunakan nomor punggung 9 itu menanduk umpan sundulan dari Rony di tiang jauh. Sayangnya, ia mendapat kartu kuning akibat selebrasinya yang memicu keributan. Endrick lantas keluar lapangan 3 menit berselang dengan digantikan Mayke. Sementara itu, dua gol sisa Palmeiras dibuat Rony pada menit 90+1 dan Gustavo Gomez melalui tendangan penalti pada menit 90+5. Ini ternyata menjadi gol dan assist terakhir Endrick bagi Palmeiras karena 2 bulan kemudian ia resmi pindah ke Real Madrid.

2. Gol dan assist Endrick membuat Olympique Lyon menang atas Stade Lavallois pada 4 Februari 2026

Setelah 10 Mei 2025, Endrick baru kembali menciptakan gol dan assist dalam laga yang sama pada 4 Februari 2026. Ia mengukirnya bersama Olympique Lyon. Mereka menjamu Stade Lavallois di Groupama Stadium untuk menjalani 16 besar Coupe de France 2025/2026. Gol dan assist Endrick membuat Lyon menang dramatis dengan skor 2-0.

Endrick memecah kebuntuan pada menit 80. Ia berhasil menjangkau umpan dari Pavel Sulc yang hendak dibuang William Bianda. Endrick mengakhirinya dengan tembakan keras di depan kotak penalti. Endrick kemudian menciptakan umpan untuk Afonso Moreira pada menit 90+4. Moreira bermanuver sebelum melepaskan tendangan dari sudut sempit.

3. Endrick dan Afonso Moreira saling memberi assist saat Olympique Lyon mengalahkan Paris Saint-Germain pada 19 April 2026

Olympique Lyon mempermalukan Paris Saint-Germain (PSG) di kandangnya, Parc des Princes, pada pekan ke-30 Ligue 1 Prancis 2025/2026 (19/4/2026). Lyon berhasil menang 2-1. Kedua gol mereka berasal dari Endrick dan Afonso Moreira yang saling memberi assist. Endrick membuka papan skor pada menit keenam. Ia menuntaskan reverse pass dari Moreira dengan sepakan kaki kiri kencang di dalam kotak penalti.

Endrick kemudian membantu Moreira mencetak gol pada menit 18. Berawal dari sepak pojok PSG yang gagal, Endrick melepaskan umpan panjang. Moreira menerimanya dan berhasil menang duel lari melawan Achraf Hakimi serta Desire Doue. Ia lantas menaklukkan Matvey Safonov dengan tendangan dari luar kotak penalti. Sementara itu, PSG memperkecil kekalahan melalui gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit 90+4.

Tiga laga di atas menggambarkan kemampuan Endrick untuk menentukan pertandingan meski masih sangat belia. Salah satunya bahkan terjadi dengan melawan tim sebesar PSG. Permainan Endrick jelas bakal makin matang seiring waktu. Syaratnya, ia harus terus berlaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More