Perhitungan Matematis Jonatan Christie Jadi Ranking 1 Dunia
- Jonatan Christie berpeluang menjadi peringkat satu dunia pada pembaruan ranking BWF 25 Agustus 2026, setelah poin Kejuaraan Dunia 2025 keluar dari perhitungan 52 pekan.
- Perhitungan menempatkan Jonatan di 87.031 poin, unggul 116 poin atas Kunlavut Vitidsarn yang diproyeksikan meraih 86.915 poin, sementara Shi Yu Qi turun ke 81.205 poin.
- Meski tersingkir di 16 besar Kejuaraan Dunia 2026 oleh Rasmus Gemke, Jonatan diuntungkan kekalahan Chou Tien Chen, yang gagal mengumpulkan poin cukup untuk merebut posisi teratas.
Jakarta, IDN Times - Jonatan Christie bakal mencetak sejarah baru. Berdasarkan perhitungan matematis ranking BWF setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026, Jonatan berpeluang naik peringkat menjadi nomor satu dunia pada pembaruan ranking Selasa (25/8/2026) mendatang.Â
Berdasarkan Statuta BWF soal World Ranking System terbaru per 26 April 2026 (versi 6.0), catatan poin ranking BWF dihitung dari poin turnamen dalam periode 52 pekan terakhir. Artinya, dalam ranking baru per 25 Agustus 2026, poin dari Kejuaraan Dunia 2025 harus dihapuskan. Ini membawa perubahan signifikan di dalam daftar ranking tunggal putra dunia.
1. Poin Jonatan lampaui Shi Yu Qi dan Kunlavut
Alwi Farhan vs Jonatan Christie di 16 Besar Indonesia Open 2026, Kamis (4/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim) Sebelum pembaruan ranking, Jonatan berada di peringkat ketiga dunia dengan 89.231 poin berdasarkan ranking BWF pekan ke-34 pada 18 Agustus 2026. Di atasnya terdapat Shi Yu Qi dengan 94.255 poin sebagai peringkat pertama dan Kunlavut Vitidsarn dengan 91.215 poin pada peringkat kedua.Â
Catatan poin kemudian diperbarui untuk pekan ke-35 sesuai dengan aturan BWF. Jojo sebelumnya meraih 8.200 poin setelah mencapai perempat final Kejuaraan Dunia 2025. Sedangkan, pada Kejuaraan Dunia 2026 dia mendapatkan 6.000 poin setelah terhenti di babak 16 besar.
Berdasarkan perhitungan, poin terakhir Jonatan adalah 87.031 poin. Angka tersebut membuat Jojo unggul 116 poin atas Kunlavut yang diprediksi mengoleksi 86.915 poin, sekaligus menjauhi Shi Yu Qi yang diproyeksikan turun ke 81.205 poin. Dengan demikian, Jojo akan naik dua peringkat dan kini menjadi nomor satu dunia.
2. Kekalahan Chou Tien Chen menguntungkan Jojo
Chou Tien Chen mentas di Indonesia Open 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus) Selain poin yang diraih Jojo, hasil pertandingan wakil Taiwan, Chou Tien Chen, di Kejuaraan Dunia 2026 turut memengaruhi peta persaingan ranking dunia.Â
Chou yang berada di peringkat keenam dengan 84.280 poin sebenarnya memiliki peluang memperkuat posisinya. Namun, langkahnya dihentikan oleh wakil Jepang, Kodai Naraoka, dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 11-21, 10-21.Â
Hasil ini membuat Chou gagal menambah poin yang lebih besar. Chou diprediksi mengakhiri periode perhitungan dengan capaian 86.580 poin.
Hasil ini menguntungkan Jojo. Sebab, jika saja Chou berhasil keluar sebagai Juara Dunia 2026, maka Chou Tien Chen yang akan menjadi nomor satu dunia, mengungguli Jonatan.
3. Tersingkir di babak 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tumbang di 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 (dok.PP PBSI) Pecapaian Jojo di Kejuaraan Dunia 2026 sebenarnya jauh dari harapan. Datang dengan ambisi besar, Jojo justru harus terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke.Â
"Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga. Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya," kata Jojo.





![[WANSUS] Golf, Yips, dan Mimpi Besar Luke Evan Moore](https://image.idntimes.com/post/20260823/whatsapp-image-2026-08-23-at-15_5d3b6901-ac43-46ce-9f8c-57d5bf97d83a.jpeg)












