Program Perlindungan Atlet Jadi Komitmen PP Pordasi

- Pordasi menggandeng BRI Insurance untuk menghadirkan perlindungan bagi atlet berkuda melalui program Personal Accident pada Riders License, bertepatan dengan perayaan HUT ke-60 Pordasi.
- Federasi tengah melakukan transformasi total mencakup digitalisasi, pembinaan atlet, serta penerapan Member Licence dengan perlindungan diri guna membangun ekosistem olahraga berkuda modern dan profesional.
- Menpora Erick Thohir mengapresiasi langkah progresif Pordasi, termasuk rencana sertifikasi penunggang kuda dan fasilitas kandang serta pengembangan website pelayanan berbasis digital.
Jakarta, IDN Times - Risiko tinggi yang kerap membayangi para atlet berkuda di lintasan pacu menjadi perhatian serius bagi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi). Dalam komitmennya memberikan perlindungan kepada atlet, federasi pun menjalin sebuah kolaborasi.
Pordasi menggandeng PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) untuk menghadirkan jaring pengaman bagi para penunggang kuda. Federasi ingin membangun ekosistem olahraga berkuda nasional yang lebih modern, aman, dan memanusiakan atletnya.
1. Jadi kado spesial HUT ke-60 Pordasi

Pengumuman kerja sama strategis ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-60 Pordasi, Minggu (7/6/2026). Kesepakatan ini juga ditandai dengan peresmian kantor pusat baru mereka yang berlokasi di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, dan Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo.
"Kolaborasi bersama PP PORDASI merupakan bagian dari komitmen BRI Insurance untuk menghadirkan perlindungan yang memberikan rasa aman bagi para atlet dalam menjalankan aktivitas dan meraih prestasi. Melalui program Personal Accident pada Riders License ini, kami berharap dapat mendukung terciptanya ekosistem olahraga berkuda yang semakin profesional, aman, dan berkelanjutan," kata Budi Legowo dalam keterangan resmi.
2. Transformasi total, dari lisensi hingga sertifikasi

Bagi Pordasi, jaminan keselamatan atlet hanyalah satu dari sekian banyak terobosan yang sedang mereka kebut saat ini. Aryo menegaskan, federasi yang dipimpinnya jtu tengah melakukan transformasi total, dalam misi mengharumkan Indonesia lewat berkuda.
"Pordasi saat ini tengah menjalankan dan mengembangkan berbagai program strategis, mulai dari peresmian kantor pusat baru yang representatif, penguatan platform digital dan pembinaan atlet untuk mencetak atlet berkuda profesional, hingga implementasi program Member Licence yang dilengkapi perlindungan diri bagi para member. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pordasi dalam membangun ekosistem olahraga berkuda yang modern, profesional, dan berstandar internasional," tutur Aryo.
3. Menpora Erick Thohir puji sistem pelayanan Pordasi

Langkah progresif Pordasi ini mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, yang turut hadir dalam peresmian. Dia juga mendukung rencana sertifikasi bagi para penunggang kuda dan fasilitas kandang yang digagas oleh kepengurusan Aryo.
"Pordasi hadir memberikan solusi. Kita tadi melihat mereka memperkenalkan website resmi yang tidak hanya menjadi sarana informasi, tetapi juga berorientasi pada pelayanan. Nantinya stable akan disertifikasi, rider juga disertifikasi, termasuk sistem pemberdayaan untuk meningkatkan standar mutu para ahli kuda melalui kerja sama dengan berbagai pihak," ucap Erick.

















