Rekap 6 Ganda Campuran Indonesia di Malaysia Masters 2026, Habis!

Indonesia menurunkan enam wakil dari sektor ganda campuran pada ajang Malaysia Masters 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur pada 19–24 Mei 2026. Sejumlah pasangan datang dengan modal performa yang cukup baik untuk bersaing di turnamen level BWF Super 500 tersebut. Namun, persaingan ketat membuat langkah para wakil Indonesia tak berjalan mulus sejak babak awal.
Dari enam pasangan yang tampil, tak ada satu pun yang berhasil melaju hingga perempat final atau babak delapan besar. Beberapa wakil bahkan harus terhenti lebih cepat setelah kalah pada pertandingan pembuka mereka di Malaysia Masters 2026. Berikut rekap perjalanan enam ganda campuran Indonesia sepanjang turnamen tersebut.
1. Verrell Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata kalah pada laga kualifikasi
Pasangan muda Indonesia, Verrell Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata, menjadi wakil ganda campuran pertama yang harus terhenti di Malaysia Masters 2026. Mereka gagal menembus babak utama setelah kalah dari pasangan Hong Kong, Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau, lewat pertandingan dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 8-21. Duel yang berlangsung selama 27 menit tersebut membuat langkah Verrell/Aisyah langsung berakhir pada babak kualifikasi.
2. Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana kalah atas pasangan unggulan China
Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana juga harus menghentikan langkah mereka pada babak 32 besar Malaysia Masters 2026. Mereka kalah dari unggulan kedelapan asal China, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin, lewat pertandingan dua gim langsung dengan skor identik 19-21 dan 19-21 dalam waktu 39 menit. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan kedua beruntun Dejan/Bernadine dari pasangan tersebut dalam dua turnamen terakhir.
3. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga keok pada laga perdana
Meski berstatus unggulan kelima, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal melangkah jauh di Malaysia Masters 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Amerika Serikat, Presley Smith/Jennie Gai, lewat pertandingan sengit tiga gim dengan skor 19-21, 21-12, dan 19-21. Duel selama 59 menit tersebut membuat Jafar/Felisha ikut tersingkir pada babak 32 besar.
4. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti kalah dari pasangan Thailand
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti menjadi salah satu wakil Indonesia yang mampu mencapai babak kedua Malaysia Masters 2026. Namun, langkah mereka terhenti setelah kalah dari pasangan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai, lewat pertandingan tiga gim dengan skor 21-18, 18-21, dan 16-21 dalam durasi 54 menit. Laga tersebut juga menjadi pertemuan perdana antara Bobby/Melati dan pasangan Thailand tersebut.
5. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil takluk atas pasangan unggulan keempat
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga harus menghentikan langkah mereka pada babak kedua Malaysia Masters 2026. Mereka kalah dari unggulan keempat asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, lewat pertandingan tiga gim dengan skor 21-13, 10-21, dan 13-21 dalam waktu 48 menit. Hasil tersebut membuat rekor pertemuan Adnan/Indah melawan pasangan Denmark itu menjadi 0-2.
6. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah keok atas pasangan unggulan tuan rumah
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah turut gagal melangkah lebih jauh setelah kalah pada babak kedua Malaysia Masters 2026. Mereka takluk dari unggulan kedua tuan rumah, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, lewat pertandingan dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 20-22 dalam durasi 47 menit. Laga tersebut sekaligus menjadi pertemuan perdana Amri/Nita melawan pasangan andalan Malaysia tersebut.
Hasil di Malaysia Masters 2026 membuat sektor ganda campuran Indonesia belum mampu menunjukkan hasil maksimal di level BWF Super 500. Dari enam wakil yang diturunkan, tiga pasangan terhenti pada laga perdana, sementara tiga lainnya gagal melangkah lebih jauh usai kandas di babak kedua. Meski belum ada yang berhasil menembus perempat final, pengalaman menghadapi pasangan-pasangan unggulan dunia bisa menjadi modal penting bagi para wakil Indonesia untuk turnamen berikutnya.


















