Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sudah Sepertiga Musim Moto3 2026 Berjalan, Veda Ega Menjanjikan
Veda Ega Pratama (Dok. Red Bull Content Pool/Gold & Goose)
  • Veda Ega Pratama tampil konsisten di Moto3 2026 dengan selalu finis di 10 besar dari tujuh balapan, kecuali satu kali gagal finis di GP Amerika Serikat.
  • Pembalap muda Indonesia ini bahkan mencetak sejarah dengan naik podium di GP Brasil, menjadi rider Tanah Air pertama yang menembus podium Grand Prix motor.
  • Meski baru debut di Moto3, Veda mampu bersaing ketat dengan pembalap berpengalaman dan menunjukkan potensi besar sebagai sensasi baru musim 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sudah mengarungi sepertiga musim Moto3 2026. Selama periode itu, dia menorehkan capaian yang menjanjikan.

Total, Veda Ega sudah membalap sebanyak tujuh kali di Moto3 2026 ini. Sebagai satu-satunya pembalap yang tak memiliki pengalaman menunggangi Moto3, capaian Veda sangaat mengejutkan.

1. Tak pernah keluar dari 10 besar saat finis

Veda Ega Pratama (Dok. Red Bull Content Pool/Gold & Goose)

Selama tujuh balapan di Moto3 2026, Veda tak pernah finis di luar posisi 10 besar, minus satu seri saat dia gagal finis di GP Amerika Serikat. Paling buruk, dia finis kedelapan dua kali di Catalunya dan Italia.

Veda Ega bahkan sempat sekali masuk podium, yakni saat GP Brasil. Dia jadi pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus podium Grand Prix motor, sebuah sejarah tersendiri.

2. Unggul atas para pembalap berpengalaman di Moto3

ilustrasi motor Veda Ega (honda.racing)

Berkat capaian ini, Veda pun untuk sementara unggul atas pembalap-pembalap yang sudah berpengalaman mengendarai motor Moto3 macam Valentin Perrone, David Almansa, Guido Pini, David Munoz, hingga Hakim Danish.

Veda juga tidak tertinggal jauh dari pesaingnya di level junior, Brian Uriarte, yang sejak tahun lalu sudah berkesempatan merasakan motor Moto3. Beda dengan Veda yang baru merasakannya musim ini.

3. Potensi untuk bersaing itu ada

ilustrasi motor Veda Ega (honda.racing)

Memang, Veda Ega masih tertinggal dari nama-nama berkualitas lain di Moto3 macam Maximo Quiles, Alvaro Cape, dan Adrian Fernandez musim ini. Namun, bukan berarti dia tidak bisa bersaing.

Tak pernah terlempar dari 10 besar, serta mampu meraih poin di setiap balapan, adalah bukti Veda Ega Pratama tak bisa diremehkan. Dia adalah sensasi baru di Moto3 2026 dari Indonesia.

Editorial Team

Related Article