Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Laga Pembantaian di Liga Champions dalam Sedekade Terakhir

5 Laga Pembantaian di Liga Champions dalam Sedekade Terakhir
potret Ruben Dias menjadi kapten Manchester City di laga melawan RB Leipzig (twitter.com/City_Xtra)

Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola yang paling dinanti-nanti oleh banyak orang. Pasalnya, terdapat banyak klub top yang akan bersaing memperebutkan trofi tersebut. Ada juga laga-laga dengan skor besar yang kerap terjadi di ajang ini. 

Hal tersebut menunjukkan bahwa masih ada ketimpangan antara para peserta Liga Champions itu sendiri, khususnya dalam hal materi pemain. Dalam sedekade terakhir, beberapa laga pembantaian terjadi di ajang Liga Champions. Kira-kira, laga mana saja ya? Yuk, simak penjelasannya.

1. Borussia Dortmund vs. Legia Warsaw 8-4 (2016/2017)

potret Marco Reus bersama Borussia Dortmund (skysports.com)
potret Marco Reus bersama Borussia Dortmund (skysports.com)

Laga Borussia Dortmund melawan Legia Warsaw merupakan laga yang paling banyak melibatkan gol dalam sejarah Liga Champions. Bagaimana tidak, terdapat 12 gol yang tercipta di laga fase grup ini. Kemenangan Borussia Dortmund ini tak lepas dari gol-gol yang dicetak oleh Kagawa (17', 18'), Nuri Sahin (20'), Dembélé (29'), Reus (32', 52'), Passlack (81'),  dan gol bunuh diri Rzezniczak (90'+2). 

Sementara itu, gol dari Legia Warsaw diciptakan oleh Prijovic (10', 24'), Kucharczyk (57'), dan Nikolic (83'). Dengal hal tersebut, Borussia Dortmund menyamai rekor Liverpool, AS Monaco, dan Real Madrid terkait klub yang dapat mencetak 8 gol dalam satu laga Liga Champions.

2. Barcelona vs. Bayern Munich 2-8 (2019/2020)

potret laga Bayern Munich versus Barcelona (barcatvplus.fcbarcelona.com)
potret laga Bayern Munich versus Barcelona (barcatvplus.fcbarcelona.com)

Bayern Munich merupakan klub yang akan selalu diingat oleh fans Barcelona. Pasalnya, Bayern Munich pernah membantai Barcelona di kandang mereka dengan skor 2-8. Pembantaian tersebut terjadi pada 14 Agustus 2020.

Gol-gol Bayern Munich dicetak oleh Muller (4', 31'), Perisic (22'), Gnabry (27'), Kimmich (63'), Lewandowski (82'), dan Coutinho (85', 89'). Menariknya, Coutinho yang dipinjamkan ke Bayern Munich pada musim tersebut terlibat 2 gol yang masuk ke gawang Barcelona. Adapun 2 gol dari Barcelona dicetak oleh Luis Suarez dan gol bunuh diri Alaba.

3. Tottenham Hotspur vs. Bayern Munich 2-7 (2019/2020)

potret Robert Lewandowski bersama Bayern Munich (twitter.com/lewy_official)
potret Robert Lewandowski bersama Bayern Munich (twitter.com/lewy_official)

Sebelum membantai Barcelona di fase gugur Liga Champions 2019/2020, Bayern Munich juga telah membantai Tottenham Hotspur di fase grup. Skor berakhir dengan hasil 2-7 untuk kemenangan Bayern Munich. Ada pula urutan gol dalam laga tersebut adalah 1-0 Son (12'), 1-1 Kimmich (15'), 1-2 Lewandowski (45'), 1-3 Gnabry (53'), 1-4 Gnabry (55'), 2-4 Kane (penalti 61'), 2-5 Gnabry (83'), 2-6 Lewandowski (87'), dan 2-7 Gnabry (88'). 

Gnabri menjadi pemain bintang dalam laga tersebut setelah mencetak 4 gol ke gawang Hugo Lloris. Di sisi lain, laga ini merupakan kekalahan terbesar Tottenham Hotspur dalam sejarah Liga Champions.

4. Manchester City vs. RB Leipzig 6-3 (2021/2022)

potret Rodrigo, Ferran Torres, dan Nathan Ake (twitter.com/SxrgioSZN)
potret Rodrigo, Ferran Torres, dan Nathan Ake (twitter.com/SxrgioSZN)

Pada musim ini, ada laga pekan pertama yang dibanjiri gol, yaitu Manchester City melawan RB Leipzig. Laga berakhir untuk kemenangan Manchester City dengan hasil 6-3. Tiga gol yang dicetak oleh RB Leipzig dicetak oleh satu pemain saja, yaitu Christopher Nkunku. 

Ada pula gol bunuh diri dari Makiele pada menit ke-28 untuk Manchester City. Sisanya, gol dicetak oleh Nathan Ake, Jack Grealish, Riyad Mahrez, Joao Cancelo, dan Gabriel Jesus. Terlepas dari kekalahan RB Leipzig, setidaknya terdapat rekor baru yang dicetak Nkunku, yaitu pemain pertama klub yang mencetak hattrick di Liga Champions.

5. Real Madrid vs. Malmo 8-0 (2015/2016)

Cristiano Ronaldo saat membela Real Madrid. (skysports.com)
Cristiano Ronaldo saat membela Real Madrid. (skysports.com)

Pada musim 2015/2016, Real Madrid membantai Malmo dengan 8 gol tanpa balas. Kala itu keduanya bertanding di pertandingan fase grup. Laga yang terjadi pada 9 Desember 2015 itu sendiri merupakan laga yang akan sulit dilupakan oleh Cristiano Ronaldo. 

Pasalnya, 4 gol berhasil dicetak Ronaldo pada laga tersebut. Ada juga Karim Benzema yang mencetak hattrick pada laga itu. Satu gol lainnya dicetak oleh Mateo Kovacic.

 

Itu dia 5 laga pembantaian di Liga Champions dalam sedekade terakhir. Liga Champions musim ini masih panjang, terutama di fase grup. Menurutmu, akankah terjadi lagi pembantaian seperti laga di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anoraga Ilafi Perdana
EditorAnoraga Ilafi Perdana
Follow Us

Latest in Sport

See More

Bayern Muenchen Punya Trio Baru Bernama KOL, Sekuat Apa Mereka?

16 Apr 2026, 23:56 WIBSport