Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bayern Singkirkan Real Madrid, Kompany Malah Teringat Blackburn Rovers

Bayern Singkirkan Real Madrid, Kompany Malah Teringat Blackburn Rovers
Para pemain Bayern Munich merayakan kelolosan ke semifinal Liga Champions. (AFP/Karl Josef-Hildebrand)
Intinya Sih
  • Bayern Munich menyingkirkan Real Madrid di perempat final Liga Champions dengan agregat 6-4, memastikan langkah ke semifinal setelah laga panas di Allianz Arena.
  • Vincent Kompany mengenang masa melatih Burnley dan menyamakan euforia kemenangan atas Madrid dengan momen mengalahkan Blackburn Rovers di derby East Lancashire.
  • Selanjutnya Bayern akan menghadapi Paris Saint-Germain di semifinal, dengan Harry Kane mengingatkan tim agar tetap fokus menghadapi ancaman besar dari juara bertahan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany memberikan reaksi menarik usai anak-anak menyingkirkan Real Madrid di perempat final Liga Champions, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Kompany justru nostalgia masa lalunya, kala masih melatih Burnley.

Bayern memastikan tiket ke semifinal dengan membngkam Los Blancos dengan skor 4-3 di Allianz Arena. Dengan agregat 6-4, bentrokan Bayern kontra Madrid menjadi yang paling panas di perempat final musim ini.

1. Samakan singkirkan Madrid dengan menang derby kasta kedua

Namun, saat ditanya seberapa spesial malam kemenangan atas Madrid tersebut, Kompany malah memberikan jawaban yang tak terduga. Alih-alih membanggakan pencapaiannya, mantan kapten Manchester City itu justru mengenang masa melatih Burnley.

Kompany menyamakan ledakan emosi kemenangan atas Madrid dengan ketika membawa Burnley memenangi derby panas East Lancashire melawan Blackburn Rovers beberapa tahun lalu.

"Saya ingat kami mengalahkan Blackburn dua kali di Burnley, tidak ada wartawan di ruangan ini yang ingin membandingkannya dengan hari ini, tapi itu luar biasa," kenang Kompany dikutip dari BBC.

2. Kenangan manis di tengah karier yang naik turun

Sebelum ditunjuk menangani Bayern pada 2024, Kompany memang memiliki kisah manis dan getir bersama Burnley. Ia sukses membawa klub tersebut promosi ke Premier League, namun sayangnya langsung terdegradasi kembali di musim berikutnya.

"Itu adalah sesuatu yang sangat sering saya alami sebagai pemain, dan malam ini (menang atas Madrid) sungguh luar biasa," ujar Kompany.

3. Tantangan raksasa berikutnya: Sang Juara Bertahan PSG

Selanjutnya, Die Roten bakal bersua Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal. Striker andalan Bayern, Harry Kane, mengajak rekan-rekannya untuk tak larut dalam euforia, karena Les Parisiens memiliki segudang ancaman.

"PSG adalah salah satu yang terbaik di Eropa, kami mengharapkan permainan terbuka, banyak tekanan man-to-man, dan banyak kualitas individu. Semoga kami bisa keluar sebagai pemenang," kata Kane.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Sport

See More