Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Performa Viktor Axelsen pada 4 Turnamen Terakhir sebelum Gantung Raket

Performa Viktor Axelsen pada 4 Turnamen Terakhir sebelum Gantung Raket
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)

Viktor Axelsen resmi memutuskan gantung raket pada Rabu (15/4/2026) setelah mengalami cedera punggung yang tak kunjung pulih. Tunggal putra asal Denmark tersebut menutup kariernya dengan torehan prestasi mentereng, termasuk dua medali emas Olimpiade. Sepanjang 2026, Axelsen juga tercatat belum tampil dalam satu pun turnamen internasional.

Turnamen terakhir yang diikuti Axelsen adalah French Open 2025 (Super 750), yang menjadi penampilan penutupnya di level dunia. Situasi ini membuat performanya menjelang akhir karier ikut menjadi sorotan. Bagaimana hasil yang diraih Viktor Axelsen dalam empat turnamen terakhir sebelum memutuskan gantung raket?

1. Langsung angkat koper pada laga perdana Hong Kong Open 2025

Pada Hong Kong Open 2025 yang berlangsung pada 9–14 September 2025, Viktor Axelsen harus mengakhiri langkahnya lebih cepat. Turnamen level BWF Super 500 tersebut menjadi salah satu momen yang kurang menguntungkan bagi tunggal putra Denmark ini. Ia langsung tersingkir pada laga perdana tanpa mampu melangkah lebih jauh.

Axelsen kala itu kalah dari wakil Jepang, Kodai Naraoka, dalam dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 7-21. Hasil tersebut menjadi kejutan karena ini merupakan kekalahan pertamanya dari Naraoka setelah sebelumnya selalu menang dalam enam pertemuan. Kekalahan ini sekaligus menandai penurunan performa yang mulai terlihat dalam rangkaian turnamen terakhirnya.

2. Keok pada babak kedua China Masters 2025

Pada China Masters 2025 yang berlangsung pada 16–21 September 2025 di Shenzhen, Viktor Axelsen mencoba bangkit setelah hasil kurang maksimal sebelumnya. Turnamen level BWF Super 750 ini diawali dengan kemenangan atas wakil tuan rumah, Wang Zheng Xing. Axelsen harus bekerja keras melalui pertarungan tiga gim sebelum akhirnya mengamankan tiket ke babak kedua.

Namun, langkah Axelsen kembali terhenti setelah menghadapi tunggal putra Prancis, Alex Lanier, di babak kedua. Ia kalah dalam laga tiga gim berdurasi sekitar satu jam yang berlangsung cukup ketat. Hasil ini menjadi kekalahan kedua beruntun Axelsen dari Lanier sekaligus membuat rekor pertemuan keduanya berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan wakil Prancis tersebut.

3. Terhenti pada babak semifinal Denmark Open 2025

Pada Denmark Open 2025 yang digelar pada 14–19 Oktober 2025 di Odense, Viktor Axelsen tampil di hadapan publik sendiri dengan motivasi tinggi. Turnamen BWF Super 750 ini menjadi salah satu kesempatan bagi Axelsen untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya. Ia pun mampu melangkah hingga babak semifinal setelah melewati beberapa pertandingan.

Namun, langkah Axelsen harus terhenti di semifinal usai menghadapi tunggal putra China, Shi Yu Qi. Ia kalah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 19-21, 21-17, dan 17-21 dalam durasi sekitar 1 jam 15 menit. Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun. Meski demikian, Axelsen masih unggul head to head dengan skor 9-4.

4. Kalah pada perempat final French Open 2025

Pada French Open 2025 yang berlangsung pada 21–26 Oktober 2025, Viktor Axelsen kembali melanjutkan rangkaian turnamennya di level BWF Super 750. Ia mampu melangkah hingga babak perempat final setelah melalui beberapa pertandingan awal. Turnamen ini sekaligus menjadi penampilan terakhirnya di kancah internasional.

Di babak perempat final, Axelsen harus menghadapi rekan senegaranya, Anders Antonsen. Ia kalah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 15-21, 21-17, dan 12-21 dalam durasi 1 jam 29 menit. Meski kembali kalah dalam dua pertemuan terakhir, Axelsen masih memimpin rekor head to head dengan keunggulan tipis 6-5.

Performa Viktor Axelsen dalam beberapa turnamen terakhirnya cenderung mengalami penurunan. Ia kesulitan melangkah jauh dan beberapa kali harus tersingkir sejak babak awal hingga fase gugur. Meski demikian, Axelsen tetap sempat menutup catatan prestasinya dengan meraih gelar di BWF Super 300 German Open 2025 sebelum akhirnya memutuskan gantung raket.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Bayern Muenchen Punya Trio Baru Bernama KOL, Sekuat Apa Mereka?

16 Apr 2026, 23:56 WIBSport